Hackathon Merdeka, Merdeka dengan kode!

Hackathon Merdeka adalah sebuah ajang kompetisi pembuatan aplikasi komputer (software) yang difasilitasi oleh Kantor Staf Presiden Republik Indonesia dan diselenggarakan oleh komunitas Code4Nation yang bertujuan mencari solusi terbaik bagi permasalahan bangsa.[1] Pembuatan aplikasi komputer yang diperlombakan adalah aplikasi pemantau harga komoditas, terutama tiga bahan pokok yang dianggap paling strategis, yaitu beras, gula, dan daging. Aplikasi buatan peserta diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia.

Acara perlombaan ini diselenggarakan di Gedung Krida Bhakti Sekretariat Negara, Jakarta. Berlangsung dalam 2 hari nonstop, pada tanggal 22 hingga 23 Agustus 2015 yang diikuti oleh 380 peserta. Dalam ajang perlombaan ini juga diselenggarakan seminar dengan tajuk "Peran Informasi Teknologi untuk Meningkatkan Efisiensi Perdagangan Barang Komoditas" dengan narasumber dari berbagai kalangan termasuk diantaranya Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Wicak Hidayat (22 Agustus 2015). "Hackathon Merdeka, Kompetisi Software Pemecah Masalah Bangsa". Kompas.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-01-17. Diakses tanggal 27 Agustus 2015. ;
  2. ^ Kementerian Perdagangan RI. (22 Agustus 2015). "Mendag Menjadi Pembicara dalam Seminar Hackathon Merdeka". Kementerian Perdagangan RI. Diakses tanggal 27 Agustus 2015.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Literasi Digital Inklusif

Literasi Digital Inklusif (disingkat LIDI) adalah bagian dari program Hackathon Merdeka yang spesifik mengajarkan literasi digital kepada anak-anak sekolah

Universitas Presiden

Hackathon Golden Code tingkat internasional. Mahasiswa Program Studi Informatika meraih Juara I pada 2025 Global Start-up Design Thinking Hackathon Day

Universitas Telkom

JDIE 2019, ISTEC 2020, WINTEX 2020, WSEEC 2021, serta kompetisi ATU-Net Hackathon 2021. Mahasiswa Telkom University diwajibkan ikut serta dalam berbagai