
Gramofon adalah mesin untuk mereproduksi suara dan musik yang direkam pada piringan hitam. Alat ini populer pada tahun 1900-an sampai tahun 1970-an. Gramofon ditemukan oleh Thomas Alva Edison pada tahun 1877.

Gramofon adalah mesin untuk mereproduksi suara dan musik yang direkam pada piringan hitam. Alat ini populer pada tahun 1900-an sampai tahun 1970-an. Gramofon ditemukan oleh Thomas Alva Edison pada tahun 1877.
Emile Berliner, gramofon, untuk penghargaan, yang pertama kali diberikan pada tahun 1958. Trofi berlapis emas, yang menggambarkan gramofon, yang dibuat dan
global (globaal) golok (dolk) gorden (gordijn) got (goot) grafik (grafiek) gramofon (grammofoon) granat (granaat) gratis (gratis) gravir (graveur) gitar (gitaar)
Bali, dan sebagainya. Saat itu hanya kaum berpunya saja yang memiliki gramofon untuk memutar piringan hitam. Budayawan Arswendo Atmowiloto menggambarkan
tikar di Kudus, Jawa Tengah. Perusahaan tersebut memiliki merek Djarum Gramofon. Dia menyingkat merek tersebut menjadi Djarum. Perusahaan ini hampir punah
menggambarkan seorang penyiar radio yang akan memperkenalkan dan memainkan rekaman gramofon yang populer. Rekaman pada media ini, juga dikenal sebagai "cakram" di
sinkronisasi dengan berbagai cara. Film-film mulai banyak mengandalkan rekaman gramofon yang dikenal sebagai teknologi suara pada pelat. Pelat rekaman suaranya
bisnis kecil bernama Djarum Gramophon, yang secara harfiah berarti "jarum gramofon". Perusahaan ini berdiri pada tanggal 21 April 1951 di Jalan Bitingan Kudus
Deutsche Grammophon (Jerman: [ˈdɔʏtʃə ɡʁamoˈfoːn]; DGG) adalah label rekaman musik klasik Jerman yang merupakan perusahaan pendahulu PolyGram. Berpusat