Infobox orangPublius Septimius Geta

Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran7 Maret 189 Suntingan nilai di Wikidata
Roma Suntingan nilai di Wikidata
Kematian26 Desember 211 Suntingan nilai di Wikidata (22 tahun)
Roma Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanKastil Malaikat Kudus Suntingan nilai di Wikidata
Kaisar Romawi
209 – 26 Desember 211
← Septimius Severus
Ancient Roman senator (en) Terjemahkan
Konsul Romawi
Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaAgama di Romawi Kuno Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpatron of the arts (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
PeriodeHigh Roman Empire (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
KeluargaWangsa Severa Suntingan nilai di Wikidata
Orang tuaSeptimius Severus Suntingan nilai di WikidataJulia Domna (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
SaudaraCaracalla, Septimia Major (en) Terjemahkan dan Septimia Minor (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata

Find a Grave: 35110929 Modifica els identificadors a Wikidata


Publius Septimius Geta adalah seorang Kaisar Romawi yang memerintah bersama saudaranya, Caracalla, selama masa Dinasti Severa. Geta lahir pada 7 Maret 189 di Roma dan wafat pada 19 Desember 211 di Roma dalam sebuah pembunuhan yang diperintahkan oleh saudaranya. Ia adalah putra kedua dari Kaisar Septimius Severus dan permaisurinya, Julia Domna. Masa pemerintahannya yang singkat berlangsung dari Februari 211 hingga Desember 211, setelah kematian ayah mereka.

Kehidupan Awal

sunting

Publius Septimius Geta dilahirkan dalam keluarga bangsawan yang ambisius. Ayahnya, Septimius Severus, berasal dari Afrika Utara dan memiliki karier militer dan politik yang cemerlang, yang membawanya menjadi kaisar pada tahun 193. Geta dibesarkan dalam lingkungan yang penuh dengan intrik politik, di bawah pengawasan ketat ibunya, Julia Domna, seorang wanita terpelajar dari Suriah yang memainkan peran penting dalam kehidupan politik dan budaya Kekaisaran Romawi.

Sejak muda, Geta sering dibandingkan dengan kakaknya, Caracalla, yang memiliki kepribadian yang lebih agresif. Hubungan antara kedua saudara ini dilaporkan tegang, dan persaingan mereka semakin memburuk setelah mereka tumbuh dewasa.

Naik Takhta

sunting

Pada tahun 198, Septimius Severus mengangkat Caracalla sebagai Augustus (kaisar penuh), sementara Geta hanya mendapatkan gelar Caesar (pewaris). Namun, setelah kematian Severus pada Februari 211 selama kampanye di Britania, Caracalla dan Geta secara bersama-sama diangkat sebagai kaisar bersama.

Meskipun secara resmi mereka berbagi kekuasaan, hubungan antara kedua bersaudara itu tetap bermusuhan. Mereka membagi istana dan pemerintahan menjadi dua bagian yang berbeda, masing-masing memiliki pengikut dan penasihat sendiri. Bahkan, ada laporan bahwa mereka merencanakan untuk membagi kekaisaran menjadi dua wilayah terpisah, tetapi rencana ini tidak pernah terwujud.

Pemerintahan Singkat

sunting

Geta dikenal lebih cenderung ke arah administrasi sipil dibandingkan militer, yang menjadi bidang utama Caracalla. Selama masa pemerintahannya yang singkat, ia mencoba memperkenalkan kebijakan yang bersifat mendamaikan dan reformasi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, meskipun sumber-sumber sejarah tidak banyak yang mencatat rincian prestasinya.

Geta juga mendapatkan dukungan dari beberapa kelompok senat dan rakyat Romawi karena kepribadiannya yang lebih lembut dibandingkan kakaknya. Namun, pengaruh Julia Domna, ibu mereka, sering kali dianggap mempersulit hubungan antara kedua kaisar ini.

Pembunuhan

sunting

Pada 19 Desember 211, konflik antara Geta dan Caracalla mencapai puncaknya. Dalam sebuah pertemuan yang dirancang untuk memperbaiki hubungan mereka, Caracalla memerintahkan pembunuhan Geta. Geta tewas di hadapan ibunya, Julia Domna, yang dilaporkan berusaha melindunginya.

Setelah kematian Geta, Caracalla memulai damnatio memoriae terhadap adiknya, yaitu tindakan resmi untuk menghapus ingatan tentangnya dari sejarah. Nama dan citra Geta dihapus dari monumen, patung, dan catatan resmi. Banyak pendukung Geta, termasuk pejabat tinggi dan pengikutnya, juga dibunuh dalam aksi pembalasan yang brutal.

Warisan dan Penilaian Sejarah

sunting

Geta sering kali dilihat sebagai korban dari ambisi dan kekejaman kakaknya. Sumber-sumber kuno, seperti sejarawan Cassius Dio dan Herodian, menggambarkannya sebagai sosok yang kurang berpengaruh dalam pemerintahan dibandingkan Caracalla, tetapi juga jauh lebih populer di kalangan rakyat biasa.

Meski masa pemerintahannya sangat singkat, keberadaan Geta mencerminkan dinamika internal Dinasti Severa yang penuh konflik. Ia juga menjadi simbol bagaimana persaingan keluarga dapat berdampak pada stabilitas pemerintahan di Kekaisaran Romawi.

Sumber dan Rujukan

sunting
  1. Cassius Dio. Roman History.
  2. Herodian. History of the Roman Empire.
  3. Mattingly, Harold. The Roman Imperial Coinage.
  4. Southern, Pat. The Roman Empire from Severus to Constantine.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Geta (alas kaki)

Geta (下駄code: ja is deprecated ) adalah alas kaki tradisional Jepang yang dibuat dari kayu. Pada bagian alas (dai) terdapat tiga buah lubang untuk memasukkan

Hentai

bahasa Jepang). Kenkyūsha. Adachi, Mitsuru (23 July 2007). "ja:下駄とダイヤモンド" [Geta and Diamonds]. Short Program. Vol. 3. Tokyo: Shogakukan. hlm. 36. ISBN 978-4-09-127873-9

Geta (kota)

Untuk pengertian lain silakan lihat Geta Geta ialah sebuah kotamadya di Åland, daerah otonomi Finlandia. Kotamadya ini berpenduduk 448 jiwa dan meliputi

Geta

Geta dapat mengacu pada beberapa hal berikut: Geta (alas kaki), sandal tradisional Jepang Geta (kotamadya), munisipalitas di Finlandia. Bagian nama cognomen

Romawi Kuno

Caracalla dan Geta, putra-putra mendiang, dinobatkan menjadi kaisar. Cekcok antara Caracalla dan Geta membuat warga Roma terbelah menjadi dua kubu. Geta menghembuskan

David Guetta

Pierre David Guetta, dikenal dengan David Guetta (pengucapan: [da ˌ vid ɡɛta]) lahir 7 November 1967 adalah seorang produser musik dan DJ asal Prancis

Aleksander Agung

menghadapi suku Getai di seberang sungai. Ia mengejutkan pasukan Getai dengan menyeberangi sungai pada malam hari. Ia berhasil memaksa pasukan Getai menyerah

Bakiak

dari budaya Jepang yang telah lama mengenal sandal kayu tradisional bernama Geta. Hal tersebut terlihat dari kesamaan bentuk dasar serta penggunaan kayu sebagai