Model komunikasi Lasswell terwujud dalam sebuah ungkapan verbal.

Model komunikasi Lasswell atau Model Lasswell adalah model komunikasi yang dikembangkan oleh pakar politik dan teoritisi komunikasi asal Amerika Serikat bernama Harold D. Lasswell pada tahun 1948[1] untuk memahami proses di dalam komunikasi massa.[2] Model ini tidak berbentuk grafik melainkan kalimat pernyataan.[2] Isi model ini adalah kalimat yang berbunyi: Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect?[1] Secara ringkas, terdapat lima elemen berdasarkan kalimat tersebut, yaitu komunikator (penyampai pesan), pesan, saluran/medium, audiens (penerima pesan), dampak/efek.[2]

Model Lasswell pada umumnya mempunyai kemiripan dengan model Shannon dan Weaver kecuali pada elemen dampak.[3] Elemen dampak menunjukkan adanya perubahan yang bisa diamati dan diukur seperti perilaku pada penerima pesan yang disebabkan proses penyampaian pesan.[3]

Penjelasan

sunting

Model ini menggambarkan proses komunikasi dan fungsi-fungsi yang diembannya dalam masyarakat. Lasswell menyebutkan tiga fungsi komunikasi yaitu pengawasan lingkungan, hubungan timbal balik dari berbagai unsur masyarakat dalam merespons lingkungan, transmisi warisan sosial (pengetahuan).[1][4]

Lasswell mengakui bahwa tidak semua komunikasi bersifat dua arah, dengan suatu aliran yang lancar dan umpan balik yang terjadi antara pengirim dan penerima.[3]

Kritik

sunting

Model Lasswell dikritik karena mengisyaratkan kehadiran komunikator dan pesan yang memiliki tujuan.[5] Model ini juga sering mendapatkan kritik yang berfokus pada kesederhanaannya dan pembahasannya yang tidak mendalam.[5]

Lihat juga

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ a b c Mulyana, Deddy (2005). ILMU KOMUNIKASI Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya. hlm. 136. ISBN 9795149938. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ a b c Maulana, Syarif (April 2022). Pengantar Ilmu Komunikasi. Bandung: Yrama Widya. hlm. 25. ISBN 9786232056572. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ a b c Maulana, Syarif (April 2022). Pengantar Ilmu Komunikasi. Bandung: Yrama Widya. hlm. 26. ISBN 9786232056572. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Lasswell, Harold D. (2006). The Structure and Function of Communication in Society (dalam bahasa Inggris).
  5. ^ a b Mulyana, Deddy (2005). ILMU KOMUNIKASI Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya. hlm. 137. ISBN 9795149938. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Model-model komunikasi

Model komunikasi menyederhanakan atau merepresentasikan proses komunikasi. Sebagian besar model komunikasi berupaya menggambarkan baik komunikasi verbal

Model generatif

Model generatif (generative model) merupakan model yang mempelajari distribusi probabilitas yang mendasari variabel masukan dan dapat digunakan untuk menghasilkan

F(x) (grup musik)

singkatan flower dan x merupakan kromosom X. Anggota kelompok dijuluki "function girls" dan membuat debutnya pada 1 September 2009 dengan merilis digital

Alam semesta

Make Sense to Speak of Self-Locating Uncertainty in the Universal Wave Function? Remarks on Sebens and Carroll". Foundations of Physics (dalam bahasa Inggris)

Perhatian

Pembinaan Bahasa. Bjorklund. D.F (2000) Children's thinking: Developmental function and individual differences. 3rd ed.Bellmont, CA:Wadsworth Grover, S., Pick

Proton X50

mendapat sistem ADAS dengan fitur Intelligent Cruise Control dengan Stop & Go Function, Lane Centering Assist, Autonomous Emergency Braking dengan deteksi pejalan

Model klien-peladen

Model klien-peladen atau klien-server adalah struktur aplikasi terdistribusi yang membagi tugas atau beban kerja antara penyedia sumber atau layanan,

Kebugaran

Field CJ, Mackey JR (January 2002). "Physical exercise and immune system function in cancer survivors: a comprehensive review and future directions". Cancer