Fumarol di sebelah timur danau Kawah Ijen (1927-1929)
Sebuah fumarol di Námafjall, Eslandia
Pengambilan sampel gas pada fumarol di Gunung Baker, Washington, Amerika Serikat

Fumarol (Latin fumus, asap) adalah lubang pada kerak bumi (atau benda langit lainnya) yang mengeluarkan uap dan gas seperti karbon dioksida, belerang dioksida, asam klorida, dan hidrogen sulfida. Fumarol sering ditemukan di sekitar gunung berapi. Fumarol yang mengeluarkan gas Belerang disebut solfatara (berasal dari kata solfo dari bahasa Italia, sulfur [melalui dialek Sisilia]).[1]

Fumarol bisa terdapat di sepanjang retakan kecil maupun rekahan yang panjang, dalam medan atau klaster yang kacau balau, dan di permukaan aliran lava serta endapan aliran piroklastik yang tebal.[2] Lapangan fumarol merupakan suatu wilayah mata air panas dan semburan gas di mana magma atau batuan beku yang panas di kedalaman yang dangkal atau air tanah.[3] Dari perspektif air tanah, fumarol bisa dideskripsikan sebagai mata air panas yang membuat air mendidih sebelum air mencapai permukaan tanah.

Sebuah fumarol di kawah Halema`uma`u

Fumarol bisa bertahan selama beberapa dekade atau abad jika berada di atas sebuah sumber panas yang persisten, atau hilang dalam berminggu-minggu atau berbulan-bulan jika berada di puncak sebuah endapan vulkanik yang masih baru dan cepat mendingin.[2] Sebagai contoh, aktivitas fumarol di Lembah Ten Thousand Smokes (Sepuluh Ribu Asap) terbentuk pada tahun 1912 ketika terjadi letusan Novarupta di Alaska. Awalnya, ribuan fumarol terbentuk di abu yang mendingin akibat letusan, tetapi seiring waktu sebagian besar dari mereka telah menghilang.

Diperkirakan empat ribu fumarol berada di sekitar wilayah Taman Nasional Yellowstone di Amerika Serikat. Selain itu, terdapat pula serangkaian fumarol di Lembah Kehancuran di Taman Nasional Morne Trois Pitons di Dominika.

Fumarol mengeluarkan uap belerang yang membentuk endapan permukaan mineral yang kaya belerang; tempat-tempat di mana endapan ini telah ditambang, yaitu:

Di Mars

sunting

Formasi lahan yang disebut Dataran Rumah di Kawah Gusev, Mars, yang dijelajahi dan diteliti oleh Mars Exploration Rover (MER) Spirit, diduga merupakan sisa-sisa dari fumarol kuno yang telah lama punah dari dataran itu.[5]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Solfatara". Merriam-Webster.com Dictionary (dalam bahasa Inggris). Merriam-Webster. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-10. Diakses tanggal 30 Juli 2020.
  2. ^ a b  Artikel ini berisi bahan berstatus domain umum dari United States Geological Survey dokumen "Fumarole" (diakses 30 Juli 2020).
  3. ^ Neuendorf, Klaus K. E. (2005). Jackson, Julia A.; Mehl, James P.; Neuendorf, Klaus K. E. (ed.). Glossary of Geology (dalam bahasa Inggris). Springer Science & Business Media. hlm. 257. ISBN 9780922152766. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-26. Diakses tanggal 30 Juli 2020. Fumarole field[:] A group of cool fumaroles (Bahasa Indonesia: Lapangan fumarol[:] Sekelompok fumarol dingin).
  4. ^ "Purico Complex". Global Volcanism Program, National Museum of Natural History, Smithsonian Institution (dalam bahasa Inggris). Institusi Smithsonian. 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-21. Diakses tanggal 30 Juli 2020.
  5. ^ Morris, R. V.; Ming, D. W.; Gellert, R.; Yen, A. S.; Clark, B. C.; Graff, T. G.; Arvidson, R. E.; Squyres, S. W.; Athena; CRISM Science Teams (Maret 2008). "The Hydrothermal System at Home Plate in Gusev Crater, Mars: Formation of High Silica Material by Acid-Sulfate Alteration of Basalt" (dalam bahasa Inggris). Konferensi Ilmiah Bulan dan Planet ke-39, (Lunar and Planetary Science XXXIX), 10-14 Maret 2008 di League City, Texas. Kontribusi LPI No. 1391.: 2208. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-02-20. Diakses tanggal 30 Juli 2020. ;

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gunung Wayang

Wayang memiliki kawah bulan sabit dengan 750 m yang memegang empat kelompok fumarol. Gunung Windu memiliki kawah dengan lebar 350 m. Komplek pegunungan Wayang-Windu

Gunung Welirang

berarti belerang), di sejumlah lokasi di pegunungan ini terdapat area fumarol dan endapan belerang yang cukup signifikan. Aktivitas vulkanik terakhir

Lapangan Fumarol Ndete Napu

Napu adalah sebuah lapangan fumarol yang terletak di tengah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Lapangan fumarol terletak di sepanjang lembah

Gunung Tangkuban Parahu

Domas. 1846: Terjadi erupsi dan peningkatan kegiatan. 1896: Terbentuk fumarol baru di sebelah utara Kawah Badak. 1900: Erupsi uap dari Kawah Ratu. 1910:

Gunung Kilimanjaro

adalah gunung api strato raksasa yang sekarang tidak aktif, namun memiliki fumarol yang mengeluarkan gas di kawah yang terletak di puncak utama Kibo. Di Tanzania

Gunung Sindoro

dari fumarol dengan temperatur rata-rata sebesar 75 °C pada 26 Oktober, dan 95 °C pada 2 November. Pada tanggal 2 November tinggi asap fumarol sudah

Gunung Lawu

Di lerengnya terdapat kepundan kecil yang masih mengeluarkan uap air (fumarol) dan belerang (solfatara). Gunung Lawu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp

Gunung Ungaran

Tidak ada catatan sejarah tentang aktivitas gunung tersebut. Dua ladang fumarol aktif ditemukan di sisi selatan. Ungaran terletak di sisi timur gunung