Badan Penjaga Perbatasan dan Pantai Eropa (Inggris: European Border and Coast Guard Agency) merupakan badan yang dibentuk oleh Uni Eropa untuk menjaga dengan baik perbatasan negara-negara anggota Uni Eropa. Badan ini lebih dikenal dengan nama Frontières extérieures yang disingkat Frontex.[1]

Referensi

sunting
  1. ^ "European Border and Coast Agency". European Union. Diakses tanggal 22 Mei 2018.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Persyaratan visa warga negara Indonesia

tersebut di awal tahun depan. Dewan Eropa kemudian akan meminta 3 entitas (Frontex, Europol dan EASO) untuk mempelajari dan meninjau kelayakan Indonesia.

Kebijakan pengungsi di Uni Eropa

dibentuklah Frontex. Frontex merupakan Pasukan keamanan Uni Eropa khusus menangani imigran gelap sesuai dengan isi poin ke 3 diatas. Frontex merupakan pasukan

Kantor Bantuan Suaka Eropa

pengangkatannya di EASO, Frantzeskakis adalah Koordinator Manajemen Keuangan di FRONTEX, sejak 2010. Pada tahun 1991, ia bergabung dengan Yayasan Penelitian dan

Perbatasan Finlandia-Rusia

Uni Eropa dan NATO. Grenfell, Julian; Jopling, Thomas Michael (2008). FRONTEX: the EU external borders agency, 9th report of session 2007-08. House of

Operasi Sophia

memperbanyak sumber daya dan aset yang tersedia untuk Operasi Gabungan Frontex, Poseidon dan Triton. Peristiwa tragedi terbesar di Mediterania sejak awal

Kecelakaan kapal migran Laut Tengah April 2015

Italia Operasi Mare Nostrum, yang digantikan oleh Operasi Triton oleh Frontex pada November 2014. Beberapa kapal migran berlayar dari Libya ke pulau

Eu-Lisa

Europol, FRA dan Frontex. Pada tahun 2013 eu-LISA menandatangani kesepakatan kerjasama dengan CEPOL dan pada tahun 2014 dengan Frontex dan EASO dan pada

Perluasan NATO

ISBN 978-0-385-40668-0. Grenfell, Julian; Jopling, Thomas Michael (2008). FRONTEX: the EU external borders agency, 9th report of session 2007–08. House of