First Pacific Company Limited
第一太平有限公司
Jenis perusahaan
Perusahaan yang terdaftar
Kode emitenSEHK: 142
Merah Muda OTC: FPAFY
IndustriManajemen Investasi
Didirikan1981
PendiriSudono Salim
Kantor pusat,
Wilayah operasi
Hong Kong, Filipina, Indonesia
Tokoh kunci
Anthony Salim (Ketua)
Manuel V. Pangilinan (Managing Director, CEO)
PemilikAnthony Salim (45,1%)
Situs webFirst Pacific Company Limited

First Pacific Company Limited (Hanzi: 第一太平有限公司) (SEHK142, Merah Muda OTC: FPAFY) adalah manajemen investasi berbasis di Hong Kong dan perusahaan induk dengan usaha yang berlokasi di Asia. Ini melibatkan telekomunikasi, produk konsumen dan infrastruktur Ketuanya adalah Anthony Salim., Seorang pengusaha Tionghoa Indonesia.

Sejarah

sunting
  • 1981: seorang pengusaha Tionghoa Indonesia dan ayah Anthoni Salim First Pacific Finance Limited didirikan sebagai penyedia jasa keuangan di Hong Kong oleh Sudono Salim.
  • 1982: Acquired Hibernia Bank di San Francisco, Amerika Serikat. First Pacific International didirikan untuk melakukan usaha pemasaran dan distribusi Grup
  • 1985: Diinvestasikan dalam First Pacific Davies di Hong Kong
  • 1987: Acquired Hong Nin Savings Bank di Hong Kong dari Pemerintah Inggris Hong Kong
  • 1988: Penjualan Hibernia Bank. First Pacific Holdings dan First Pacific International bergabung untuk membentuk saat ini terdaftar First Pacific Company. Acquired Pacific Link. Investasi pertama di telekomunikasi dengan pembelian 50% di Pacific Link, Hong Kong. Acquired Naga Department Benih Toko di Hong Kong kemudian menjualnya ke Tokyu tahun yang sama, mengatur operasi ritel (Sistem Satu untuk peralatan elektronik dan Sports Authority untuk barang olahraga)
  • 1989: Acquired Imagineering Australia (bernama Tech Pacific sesudahnya)
  • 1992: Acquired Far East Bank dan bergabung dengan Hong Nin Savings Bank, berganti nama dan terdaftar sebagai First Pacific Bank di Hong Kong
  • 1995: mengakuisisi Darya-Varia.
  • 1996: First Pacific menjadi konstituen dari Hang Seng Index (blue chip stock). Smart Communications meluncurkan layanan seluler di Filipina. NTT Jepang diinvestasikan di Smart Communications sebagai investor strategis. Acquired PDCP Bank dan First e-Bank di Filipina. Diinvestasikan dalam jaringan GSM di Provinsi Fujian China, Shenzhen, Dongguan dan Huizhou dan di Taiwan Tuntex Telecom, meluncurkan jaringan seluler GSM di India melalui Escotel.
  • 1997: Dijual Tech Pacific ke Hagemeyer dan Pacific Link ke Hong Kong Telecom
  • 1998: Memperoleh PLDT di Filipina dan Indofood di Indonesia. Akuisisi menyimpulkan Smart oleh PLDT
  • 2000: Penjualan First Pacific Bank kepada Bank of East Asia Dihapus dari konstituen dari Indeks Hang Seng: 2001.
  • 2001 : Menjual Darya-Varia ke Unilab.
  • 2006: kembali mencatatkan MPIC sebagai perusahaan infrastruktur
  • 2007: Peningkatan investasi di PLDT. Diinvestasikan dalam distribusi air (Maynilad) dan rumah sakit (Makati Medical Center) melalui MPIC. Terdaftar perkebunan bisnis Indofood melalui IndoAgri. IndoAgri mengakuisisi Lonsum (perkebunan)
  • 2008: First Pacific melakukan investasi pertama di bidang pertambangan (Philex), dan di jalan tol (MPTC) melalui MPIC. MPIC peningkatan investasi di Maynilad. Indofood menambahkan bisnis susu melalui akuisisi Indolakto
  • 2010: Diinvestasikan dalam Meralco melalui Beacon Electric (PLDT dan MPIC), di rumah sakit melalui MPIC dan Philex.

Anak perusahaan

sunting

Anak perusahaan per 24 Maret 2015:[1]

Mantan unit usaha

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Business Structure Diarsipkan 2013-04-11 di Wayback Machine. diakses 15 Juni 2015

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Nusantara Infrastructure

Metro Pacific Tollwaays Corporation, yang juga anak usaha Metro Pacific, sebuah perusahaan infrastruktur Filipina. Metro Pacific juga anak usaha First Pacific

First Media

PT First Media Tbk adalah perusahaan publik Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Saat ini bisnis utamanya adalah dalam industri media massa

Anthoni Salim

Tiongkok, Hong Kong dan Singapura. Salah satunya adalah pendirian First Pacific, perusahaan investasi yang berbasis di Hong Kong pada tahun 1981. Anthoni

Indofood Sukses Makmur

agrobisnis serta distribusi. 1999 - Pengalihan kepemilikan Indofood ke First Pacific, lengan bisnis Salim Grup di Hong Kong dari Indocement (60%), terhitung

PLDT

(satu-satunya perusahaan Filipina yang tercatat di NYSE) dan dikontrol oleh First Pacific, perusahaan manajemen investasi yang berbasis di Hong Kong, Nippon Telegraph

Kelompok Empat (Indonesia)

dalam banyak perusahaannya: misalnya, bisnis Liem di Hong Kong bernama First Pacific kemudian juga mengikutsertakan Dwi, Djuhar dan Risjad sebagai pimpinannya

Indofood Agri Resources

produksi gula dan etanol di Brazil dengan harga Rp 681,1 miliar. Bersama First Pacific, perusahaan ini juga mendirikan FP Natural Resources untuk mengakuisisi

Darya-Varia

kemudian. PT Darya-Varia kemudian sempat dimiliki oleh Salim Group (lewat First Pacific, awalnya PT Indocom Mutiara Pertiwi) sejak 10 November 1989; yang dilepas