Emanasi berasal dari bahasa Yunani; ematio, yang berarti ajaran bahwa dunia terjadi melalui pancaran yang berasal dari "prinsip pertama" atau "realitas pertama", biasanya disebut "Sang Absolut" atau "Tuhan". Plotinus (abad ke-3 M) adalah tokoh zaman klasik yang dikenal sebagai salah satu pengusung teori ini.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Radon

yang ia beri nama "emanasi radium" (radium emanation, "Ra Em"). Pada tahun 1901, Rutherford dan H. Brooks mendemonstrasikan bahwa emanasi tersebut bersifat

Zoroastrianisme

terlihat) melalui tujuh (enam bila tanpa Spenta Mainyu) Amesha Spentas (emanasi langsung dari Ahura Mazda). Zoroastrianisme tidak sepenuhnya seragam dalam

Ikan laut dalam

seperti yang ada di mata manusia, yang dapat mengintensifkan atau mengurangi emanasi cahaya. Kemampuan menghasilkan cahaya hanya membutuhkan 1% energi dan memiliki

Ibnu Sina

franca di Timur Tengah—dan beberapa ditulis dalam bahasa Persia. Skema emanasi Neoplatonis yang diangkat Ibnu Sina menjadi landasan fundamental dalam

Malaikat

memanggil Malaikat Kematian dengan nama Azra'il. Ibnu Sina, yang memanfaatkan Emanasi Neoplatonisme dari Al-Farabi, mengembangkan hierarki angelologi Intellects

Paganisme

pada segolongan dewata/daimon yang lebih rendah—lihat henoteisme—atau emanasi ilahi.) Bagi kaum Kristen, perbedaan yang paling penting adalah apakah

Neoplatonisme

taraf lain melalui jalan pengeluaran atau “emanasi” (bahasa Inggris: emanation). Dengan istilah “emanasi” ditunjukkan bahwa pengeluaran itu secara mutlak

Makhluk gaib

jahat, setan dan Lucifer. Keberadaan makhluk gaib ini merupakan hasil emanasi sehingga keberadaannya dapat diterima. Keberadaan makhluk gaib merupakan