Contoh ekoton di pinggir danau

Ekoton adalah wilayah transisi antara dua bioma.[1] Di sinilah kedua komunitas dari bioma-bioma tersebut bertemu dan berintegrasi.[2] Wilayah transisinya dapat bersifat lokal (zona di antara padang rumput dan hutan) atau regional (transisi antar ekosistem).[3] Ekoton bisa berupa: 1) pemaduan kedua zona tersebut di wilayah yang luas, atau 2) garis batas yang jelas.

Referensi

sunting
  1. ^ Senft, Amanda (2009). Species Diversity Patterns at Ecotones (PDF). University of North Carolina. Diarsipkan dari asli (Master's thesis) tanggal 2011-09-30. Diakses tanggal 2018-09-19.
  2. ^ Pearl, Solomon Eldra; Berg, Linda R.; Martin, Diana W. (2011). Biology. Belmont, California: Brooks/Cole.[halaman dibutuhkan]
  3. ^ Smith, Robert Leo (1974). Ecology and Field Biology (Edisi 2nd). Harper & Row. hlm. 251. ISBN 978-0-06-500976-7.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Rusa

Meskipun sering dikaitkan dengan hutan, banyak rusa merupakan spesies ekoton yang hidup di kawasan peralihan antara hutan dan semak belukar (untuk perlindungan)

Paya

besar, seperti hutan mangrove atau hutan gambut. Atau, merupakan wilayah ekoton (peralihan) antara danau, sungai dan hutan rawa air tawar. Wilayah yang

Celepuk rinjani

lahan hutan. Apalagi habitat jenis Otus yang satu ini hidup di ekosistem ekoton. Julukan spesifik jolandae diberikan pada spesies ini untuk menghormati

Gajah

di hutan-hutan khatulistiwa, tetapi juga akan memasuki hutan galeri dan ekoton di antara hutan dan sabana. Gajah asia lebih menyukai wilayah yang merupakan

Tepi hutan

Tepi hutan adalah zona transisi (ekoton) dari wilayah hutan ke ladang atau wilayah terbuka lainnya. Beberapa spesies tumbuhan dan hewan beradaptasi untuk

Impala

ditemukan di hutan terbuka (lahan berkayu) dan terkadang di perbatasan (ekoton) antara hutan terbuka dan sabana; hewan ini menghuni tempat-tempat di dekat

Lahan basah

khas tumbuh di wilayah basah. Lahan basah juga kerap dideskripsi sebagai ekoton, yakni wilayah peralihan antara daratan dan perairan. Seperti disebutkan

Hutan tropis musiman

yakni antara 10° dan 20°LU serta 10° dan 20°LS. Di wilayah Nusantara, Zona ekoton peralihan antara Hutan Monsoon Tropis dan Hutan Hujan Tropis dapat ditemukan