Teknologi Penyimpanan Silikon 39VF512

EEPROM atau ditulis juga E2PROM (electrically erasable programmable read-only memory yang berarti Memori Hanya Baca Tertataolahkan Terhapuskan Berlistrik) adalah sejenis cip memori tidak terhapus yang digunakan dalam komputer dan peralatan elektronik lain untuk menyimpan sejumlah konfigurasi data pada alat elektronik tersebut yang tetap harus terjaga meskipun sumber daya diputuskan, seperti tabel kalibrasi atau kofigurasi perangkat.

Pengembangan EEPROM lebih lanjut menghasilkan bentuk yang lebih spesifik, seperti memori kilat (flash memory). Memori kilat lebih ekonomis daripada perangkat EEPROM tradisional, sehingga banyak dipakai dalam perangkat keras yang mampu menyimpan data statik yang lebih banyak (seperti diska lepas USB).

Kelebihan utama dari EEPROM dibandingkan EPROM adalah ia dapat dihapus per blok data tergantung alamat yang diinginkan untuk dihapus secara elektrik. sementara EPROM tidak bisa dihapus per blok data tetapi keseluruhannya terhapus dan menghapus datanya dengan sinar ultraviolet. Jika RAM tidak memiliki batasan dalam hal baca-tulis memori, maka EEPROM sebaliknya. Beberapa jenis EEPROM keluaran pertama hanya dapat dihapus dan ditulis ulang (erase-rewrite) sebanyak 100 kali, sedangkan model terbaru bisa sampai 100.000 kali.

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Memori kilat

kilat (bahasa Inggris: flash memorycode: en is deprecated ) adalah sejenis EEPROM yang mengizinkan banyak lokasi memori untuk dihapus atau ditulis dalam satu

Arduino Uno

Memori Flash : 32 KB dimana 0,5 KB digunakan oleh bootloader SRAM : 2 KB EEPROM : 1 KB Kecepatan Jam: 16 MHz Panjang: 68.6 mm Lebar: 53,4 mm Berat: 25 gram

Papan induk

Kebanyakan desain papan induk modern menggunakan BIOS, disimpan dalam chip EEPROM yang disolder atau dipasang pada soket papan induk, untuk mem-boot sistem

BIOS

kompleksnya sebuah sistem komputer, maka BIOS pun kemudian disimpan dalam EEPROM atau Flash memory yang dapat diubah oleh pengguna, sehingga dapat di-upgrade

Politeknik Negeri Malang

Electro (WSEC) Electronic Education and Programming Robotic of Malang (EEPROM) Microsoft User Grup Indonesia (MUGI) Polinema Workshop & Riset Informatika

Memori (komputer)

memori non-volatil adalah memori flash dan memori ROM, PROM, EPROM dan EEPROM. Contoh memori volatil adalah memori akses acak dinamis (DRAM), yang digunakan

Toshiba

Jepang (1978), sistem MRI (1982), komputer pribadi laptop (1986), NAND EEPROM (1991), DVD (1995), komputer pribadi sub-notebook Libretto (1996), dan HD

I2C-bus

sistem PC yang melibatkan I2C meliputi deteksi keberadaan serial (SPD) EEPROM pada modul memori dalam-baris ganda (DIMM) dan Data Identifikasi Tampilan