Hio yang dibakar di kuil Buddha di Thailand.

Dupa atau setanggi adalah bahan-bahan aromatik yang mengeluarkan asap harum yang khas ketika dibakar. Dupa umumnya digunakan dalam ritual keagamaan seperti sembahyang dan ibadah, untuk aromaterapi, atau sebagai sarana meditasi.[1] Selain itu, dupa juga dapat digunakan sebagai deodoran sederhana atau penolak serangga.[2][3]

Dupa umumnya terbuat dari tumbuh-tumbuhan aromatik yang sering kali dikombinasikan dengan minyak asiri.[4] Bentuk dupa yang digunakan saat ini berbeda-beda tergantung budaya yang menggunakannya dan juga mengalami perubahan seiring kemajuan teknologi dan kebutuhan.[5]

Dupa umumnya dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu dupa yang terbakar oleh sumber api terpisah dan dupa yang langsung dibakar. Dupa yang langsung dibakar umumnya berupa pasta kering yang dibalut pada sebuah tongkat membentuk batangan dan bagian yang terbakar terlihat seperti bara api yang menyala.[2][6] Dupa semacam itu, khususnya dupa yang digunakan dalam upacara Tionghoa, disebut hio (Hanzi: ; Pinyin: xiāng; bahasa Inggris: joss stick). Dupa pada hio umumnya terbuat dari bahan gaharu dan cendana.

Dupa umumnya sering digunakan pada kegiatan ritual peribadatan keagamaan kepercayaan tradisional Tionghoa, Taoisme, Konghucu, Buddha, Hindu, Kejawen, dan berbagai kepercayaan lainnya.

Dupa juga digunakan dalam misa dan ibadat Kristen, khususnya dalam Gereja Katolik, Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, dan Gereja Timur Asiria, serta juga digunakan dalam peribadatan jemaat Lutheran, Katolik Lama, Metodis, Reformed, Presbiterian, dan Anglikan. Dupa tersebut umumnya dimasukkan dalam suatu pedupaan yang disebut turibulum, yaitu wadah yang terbuat dari logam dengan tutup yang berlubang, serta memiliki gantungan rantai yang dikaitkan pada dua sisinya. Arang diletakkan di dalam turibulum, terpisah dengan bagian dupa, untuk membakar dupa tersebut. Dupa yang digunakan umumnya terbuat dari bahan kemenyan atau resin mur.

Galeri

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Maria Lis-Balchin (2006). Aromatherapy science: a guide for healthcare professionals. Pharmaceutical Press. hlm. 9–11. ISBN 978-0-85369-578-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ a b "Incense - New World Encyclopedia". www.newworldencyclopedia.org. Diakses tanggal 2020-09-05.
  3. ^ Malcolm Harper (2010). Inclusive Value Chains: A Pathway Out of Poverty. World Scientific. hlm. 247. ISBN 9789814295000. Diakses tanggal 05 September 2020. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ^ Cunningham's Encyclopedia of magical herbs. Llewellyn Worldwide. 2000. hlm. 15. ISBN 978-0-87542-122-3. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ^ "Making Incense by David Oller". baieido-usa.com. Diakses tanggal 05 September 2020.
  6. ^ "How to Make Incense". Scents-of-earth.com. Diakses tanggal 05 September 2020.

Daftar pustaka

sunting


Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Dupa di Tiongkok

Dupa di Tiongkok secara tradisional digunakan dalam berbagai kegiatan kebudayaan Tionghoa termasuk upacara keagamaan, penghormatan leluhur, pengobatan

Nilam

bagian daunnya untuk diekstraksi minyaknya, dan diolah menjadi parfum, bahan dupa, minyak asiri, antiserangga, dan digunakan pada industri kosmetik. Dalam

Makau

sebagai pelabuhan utama menurun. Industri utama saat itu adalah petasan, dupa, teh, dan tembakau. Memanfaatkan kelemahan Tiongkok pascaperang, Portugal

Tradisi malam satu suro

Artinya, seseorang yang hidup harus siap menerima segala risiko. 2. Dupa Tradisi dupa telah ada sejak zaman nenek moyang dan merupakan salah satu tradisi

Hong Kong

Hanzi: 香港code: zh is deprecated Makna harfiah: Pelabuhan Harum, Pelabuhan Dupa Alih aksara Mandarin - Hanyu Pinyin: Xiānggǎng - Wade-Giles: Hsiang1-kang3

Liem Tjae Ho

farmasi, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk. yang sebelumnya bermula dari PT Dupa Surabaya. Selain itu, dia juga merupakan salah seorang pendiri Ikatan Sarjana

Cubitus

muncul di Amerika Serikat. Cubitus diciptakan oleh seorang kartunis Belgia, Dupa, yang menampilkan Cubitus, seekor anjing antropomorfik besar, yang tinggal

Kemenyan

Kemenyan adalah getah atau resin, yang acap dijadikan dupa, yang dihasilkan dari tumbuhan Styrax benzoin. Padanan katanya dalam bahasa Inggris adalah benzoin