Dukun | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Gresik | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Gunawan Purna Atmaja, S.STP., M.M. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 66.086 jiwa | ||||
| Kode pos | 61155 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.25.01 | ||||
| Kode BPS | 3525140 | ||||
| Luas | 59,09 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 26 | ||||
| |||||
Dukun adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Gresik bagian utara. Dukun terletak di barat Sidayu dan Bungah, serta selatan Panceng.[1] Kecamatan ini juga berbatasan dengan Kabupaten Lamongan di sebelah barat dan selatan. Bagian selatan dari Dukun dipisahkan oleh Bengawan Solo yang melintas dari barat ke timur. Nama kecamatan ini berasal dari salah satu desa yaitu Dukunanyar. Pusat kecamatan Dukun berada di tepi Bengawan Solo, tepatnya di perbatasan Desa Dukunanyar, Kalirejo, dan Sembungan Kidul yang terdapat pasar yang ramai bernama Pasar Dukun (Pasar Wage). Di pusat kecamatan ini terdapat jembatan menuju Karangbinangun hingga ibu kota Lamongan.[2] Dukun memiliki obyek wisata populer seperti kolam renang Malindo dan Banyu Biru Lowayu. Dukun adalah kecamatan dengan jumlah desa terbanyak di Gresik yaitu 26 desa.
Geografi
sunting
Dukun adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Gresik bagian utara. Wilayahnya memanjang dari timur di Kecamatan Sidayu hingga ke barat di Kabupaten Lamongan (Solokuro). Geografi kecamatan ini berupa dataran rendah dengan lahan yang subur dan banyak dijadikan areal persawahan, terutama padi dan jagung. Pada saat-saat tertentu, sawah tersebut juga banyak yang diubah menjadi tambak. Kondisi pertanian ini berbeda dari Kecamatan Panceng di utaranya yang berupa tanah berkapur dan kering. Tanah yang subur di Dukun karena sepanjang batas selatannya terdapat Bengawan Solo yang merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa.
Sebagian besar wilayah Dukun berada di utara sungai Bengawan Solo. Namun karena perubahan aliran sungai pada masa lampau, beberapa perkampungan di Dukun berada di selatan sungai dan dikelilingi wilayah Lamongan. Contohnya Desa Baron, Dusun Petissari di Desa Babaksari, dan Dusun Brayo di Desa Jrebeng. Perkampungan tersebut terhubung dengan wilayah utara sungai dengan adanya jasa perahu tambangan.[3] Selain membuat tanah subur, Bengawan Solo juga sering meluap dan membanjiri desa-desa di Dukun.[4]
Batas wilayah Kecamatan Dukun adalah sebagai berikut:[5]
| Utara | Kecamatan Panceng |
| Timur | Kecamatan Sidayu dan Kecamatan Bungah |
| Selatan | |
| Barat |
Daftar desa dan dusun
suntingKecamatan Dukun terdiri dari 26 desa sehingga menjadi kecamatan dengan desa terbanyak di Gresik. Desa-desa tersebut dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:
| No. | Nama Kelurahan / Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Babakbawo | Babakbawo, Sidomulyo | [5] |
| 2 | Babaksari | Babaksari, Petissari, Sariwonorejo | [5][6] |
| 3 | Bangeran | Bangeran Geneng, Bangeran Lebak | [5] |
| 4 | Baron | Baron Utara, Baron Selatan | [5] |
| 5 | Bulangan | Bulangan | [5] |
| 6 | Dukuhkembar | Langkir, Semampir | [5] |
| 7 | Dukunanyar | Dukunanyar | [5] |
| 8 | Gedongkedoan | Gedongkedoan | [5] |
| 9 | Imaan | Imaan | [5] |
| 10 | Jrebeng | Jrebeng, Brayo | [5] |
| 11 | Kalirejo | Gedong, Kalimati Kulon, Kalimati Wetan, Ngulek | [5] |
| 12 | Karangcangkring | Karangcangkring | [5] |
| 13 | Lowayu | Lowayu | [5] |
| 14 | Madumulyorejo | Kwangen, Tasik Wangi | [5] |
| 15 | Mentaras | Mentaras, Pondok, Rejosari, Sidobangun | [5] |
| 16 | Mojopetung | Mojopetung | [5] |
| 17 | Padangbandung | Padang, Bandung | [5] |
| 18 | Petiyintunggal | Jajar, Jetis, Petiyin | [5] |
| 19 | Sambogunung | Sambogunung | [5] |
| 20 | Sawo | Sawo | [5] |
| 21 | Sekargadung | Sekargadung | [5] |
| 22 | Sembungan Kidul | Sembungan Kidul | [5] |
| 23 | Sembunganyar | Gopaan, Kalanganyar, Siraman | [5] |
| 24 | Tebuwung | Tebuwung, Karangasem | [5] |
| 25 | Tiremenggal | Tiremenggal, Kaliagung | [5] |
| 26 | Wonokerto | Wonokerto | [5] |
Tempat terkenal
sunting
(Dukun di sebelah kanan)
- Pasar Dukun
- Jembatan Dukun-Karangbinangun di Bengawan Solo atau perbatasan Lamongan
- Malindo Swimming Pool di Lowayu
- Banyu Biru Lowayu
- Puskesmas Dukun
- Puskesmas Mentaras
Tokoh terkenal
sunting- KH. Ma'shum Sufyan - pendiri Pondok Pesantren Ihyaul Ulum (PPIU) Dukun pada tahun 1951.[7]
- KH. Robbah Ma’shum - mantan Bupati Gresik (tahun 2000-2010) dan putra ketiga dari KH. Ma'shum Sufyan.[8]
Referensi
sunting- ^ Achmad Willy Alva Reza (2026-05-28). "Pemkab Gresik Lebarkan Jalan Raya Bungah-Dukun Sepanjang 4 Kilometer". MEMORANDUM.
- ^ Khoiruddin, Nurani Hartatik, Putri Mawariza (2024). "Analisis Karakteristik dan Kebutuhan Parkir di Pasar Tradisional Dukun, Kabupaten Gresik Jawa Timur". JUTIN : Jurnal Teknik Industri Terintegrasi. 7 (2). Universitas Pahlawan. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ Syafik Hoo (2024-04-11). "Anjangsana Idulfitri, Warga Manfaatkan Jasa Penyebrangan Bengawan Solo di Dukun Gresik". NUGRES - PCNU Gresik.
- ^ "Bendungan Tidak Memadai Sawah dan Tambak 4 Desa di Dukun Gresik Terendam Banjir". SABDA NEWS. 2025-05-22.
- ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z aa "Kabupaten Gresik Dalam Angka 2019". BPS Kabupaten Gresik. 2019-09-23.
- ^ "SEJARAH DESA BABAKSARI". gresikkab.go.id - Pemerintah Kabupaten Gresik. 2023-03-10.
- ^ Muhyiddin (2021-10-17). "KH Ma'shum Sufyan, Sang Pendidik dari Gresik". REPUBLIKA.
- ^ "Mantan Bupati Gresik Robbach Ma'sum Tutup Usia". REPUBLIKA. 2020-09-22.
