Jiwaku Sekuntum Bunga Kemboja adalah sebuah lagu yang lirik dan lagunya dibuat oleh Panji Sakti sekitar pertengahan tahun 2015. Rilis tahun 2016 sebagai soundtrack sebuah sinetron berjudul "Kemboja Di Hati" yang ditayangkan oleh TV Al-Hijrah, Malaysia. Kemudian baru rilis di berbagai digital platform. Panji Sakti memulainya dengan kunci Am (A minor), meminta Hendra J.P. untuk menjadi music director dan music arranger-nya, Murtiko Ardi mengisi gitar akustik, mixing dan mastering oleh Leo Gunawan.

Lagu Jiwaku Sekuntum Bunga Kemboja termasuk lagu yang pendek syairnya, hanya satu bait dan dinyanyikan dengan teknik mengulang bagian verse dan chorusnya. Karena waktu yang mendesak dan lain hal akhirnya Panji sendiri yang menyanyikan lagu itu pada rilisan pertamanya, padahal saat membuat lagunya Panji membayangkan bahwa lagu ini akan dinyanyikan oleh seorang penyanyi wanita.

Lagu ini rilis dua kali, tahun 2016, dengan aransemen full string, lalu kemudian tahun 2020 kembali rilis dalam versi akustik (hanya gitar dan vokal saja).

Menariknya, lagu Jiwaku Sekuntum Bunga Kemboja yang rilis belakangan justru versi demo yang rilis pada tahun 2016.

Lirik

sunting

jiwaku sekuntum bunga kemboja,

dihempas angin, didera hujan,

disengat matahari, dicekam cerita

dan aku kan mengingatnya

sebagai cinta yang memahami

bagaimanapun akhir cerita kita

sekuntum jiwa yang tak letih

menyerukan rindu pada Dia

Pemilik Semesta

Riwayat Perilisan

sunting
Negara Tanggal Format Label
Indonesia 30 April 2020 Unduhan Digital Sony Music Entertainment, ID
Malaysia 11 Maret 2016 Unduhan Digital Sony Music Entertainment, MY

Referensi

sunting
  1. Spotify For Artist, Panji Sakti
  2. Itunes Apple Music
  3. JOOX, Panji Sakti
  4. Langit Musik
  5. Instagram, panji_sakti
  6. Facebook, Panji Siswanto Bin Suparlan

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sheila on 7

Berbeda dengan album ketiga 07 Des, yang mengandalkan alat musik gesek (string section dan orkestra). Dalam album keempat ini, Sheila On 7 mengandalkan

Generasi Biru (album)

– mic advisor Budi, Umar, Jeber, Jager & Mardi – crew Dimas Djay – art director, desain artwork, foto Andy Cole – desain Album ini memperoleh penghargaan

Bintang di Surga (lagu)

penghargaan yang sama, Rizal Mantovani dinominasikan untuk kategori Best Director sebagai sutradara video musik ini. Setelah Peterpan berubah nama menjadi

M.E Voices

dipandu Rano Karno dan Tantowi Yahya inilah pintu rekaman terbuka. Music Director Kuis Lacak Dunia adalah Purwa Tjaraka. Tahun 1997, mereka muncul dengan

Ungu (grup musik)

produser Musik Handi Santoso yang saat itu masih menjabat sebagai Managing Director dari Warner Music Indonesia. Disitulah Ungu mengisi 2 lagu untuk album

Selo (alat musik)

Sant’Ambrogio, founder and artistic director Bowed Radio Diarsipkan 2005-08-09 di Wayback Machine. (podcast focusing on new music for bowed string instruments)

Selamat Malam

(Ikang Fawzi) "Andaikan Saja" (Ikang Fawzi) "Menunggu" (Ikang Fawzi) Music director: Addie M.S. Arrangement: Addie M.S., kecuali "Andaikan Saja" & "Jangan

Metamorphosis (album ADA Band)

Yaya Moektio - Drum Jakarta String Quartet (Lilik, Irsal, Rival, Mas Jassin & Mas Amir Katamsi) Ari Malibu - Vocal Director EMI Music Indonesia - Produser