📑 Table of Contents
Damietta
دمياط
Kota
Damietta di Egypt
Damietta
Damietta
Location of Damietta within Egypt
Koordinat: 31°25′N 31°49′E / 31.417°N 31.817°E / 31.417; 31.817
Country Mesir
KegubernuranDamietta
Ketinggian
5 m (16 ft)
Populasi
 (2012)
 • Kota337.303
 • Metropolitan
1.100.000
Zona waktuUTC+2 (EST)
Kode area telepon(+20) 57

Dimyath atau Damietta (bahasa Arab: مدينة دمياط, Madīnah Dimyāth) ialah ibu kota Governorat Dimyath, Mesir. Kota ini terletak di Laut Tengah, di muara Delta Nil, sekitar 191 km[1] di utara Kairo.

Dimyath modern berpenduduk 203.187 jiwa (November 2006).[2]

Sejarah

sunting

Kota yang awalnya bernama Tamiat pada masa Mesir Kuno ini memiliki pelabuhan penting, yang kemudian menjadi kurang populer karena pembangunan pelabuhan baru di Iskandariyah.

Dimyath penting selama abad ke-12 dan 13, pada masa Perang Salib. Pada tahun 1169, armada Kerajaan Yerusalem yang didukung oleh Kekaisaran Bizantium menyerang pelabuhan ini, tetapi akhirnya dikalahkan oleh Shalahuddin Yusuf bin Ayyub.

Sekarang, terdapat terusan yang menghubungkan kota ini dengan Sungai Nil, yang kembali mengubahnya sebagai salah satu pelabuhan penting di Mesir.

Tokoh terkenal

sunting

Catatan

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Dinasti Ayyubiyah

usulan putranya. Pada tahun 1218, benteng Dimyath di Delta Nil dikepung oleh Tentara Salib. Walaupun Dimyath memiliki perbentengan yang kuat, kota tersebut

Mesir

&&&&&0910 &&&&&&&&01097339.&&&&&01.097.339 &&&&&&&&01240000.&&&&&01.240.000 Dimyath 15 al-Fayyum &&&&&&&&&&&06068.&&&&&06.068 &&&&&&&&02511027.&&&&&02.511

Nuruddin Zanki

pasukan Salib. Pasukan salib yang dipimpin Amalric masuk ke Mesir dari arah Dimyath pada awal tahun 1167. Kedatangan mereka diketahui oleh Shirkuh yang kemudian

Amaury I dari Yerusalem

dan pada bulan Oktober Amalric meluncurkan invasi lain dan mengepung Dimyath melalui laut dan darat. Pengepungan itu panjang dan kelaparan pecah di

Jalaluddin al-Mahalli

Muhammad bin Muhammad bin Khalaf bin Kamil Al-Manshuri Ad-Dimyathi, Qadhi di Dimyath, lebih dikenal dengan nama Ibnu Kamil (Wafat 887 H) Syamsuddin Abu Al-Barakay

Athribis

Yusuf. Kota ini terletak sekitar 40 km utara Kairo, di tepi timur cabang Dimyath di sungai Nil. Wilayah ini terutama diduduki selama era-era Ptolemaik,

Kekaisaran Romawi Timur di bawah dinasti Makedonia

902. Kelemahan ini kemudian diimbangi oleh ekspedisi yang menang melawan Dimyath di Mesir (856), kekalahan Emir Malatya (863), konfirmasi otoritas kekaisaran

Carlo I dari Napoli

tentara perang salib dari Aigues-Mortes pada tahun 1248 dan berperang di Dimyath dan bergelut di Mansourah, Mesir. Namun kesalehannya tampaknya tidak sama