Datuk Djamin
Gubernur Jawa Barat ke-2
Masa jabatan
Desember 1945 – Juni 1946
Informasi pribadi
Lahir1903
Sulit Air, Sumatra Westkust, Hindia Belanda
Meninggal10 Mei 1957
Cipanas, Cianjur, Jawa Barat
KebangsaanIndonesia
Suami/istriSiti Nuraini
AnakYazeed Djamin
Orang tuaDatuk Malin Maharadja (ayah)
AlmamaterUniversitas Leiden
ProfesiPengacara
Politikus
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Mr. Mohammad Djamin[1] gelar Datuk Sutan Maharaja Besar (1903 – 10 Mei 1957) adalah pengacara dan politikus asal Minangkabau Indonesia. Dia pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat yang kedua. Djamin merupakan lulusan sekolah hukum di negeri Belanda dengan titel Meester in de Rechten.[2] Tokoh nasional ini menduduki jabatan Gubernur Jawa Barat ketika ibu kota negara Jakarta diduduki tentara sekutu dan kemudian ibu kota dipindahkan ke Yogyakarta. Ia memimpin Jawa Barat tidak di Bandung karena sejak 1946 ibu kota Jawa Barat dipindahkan ke daerah pedalaman, yaitu Tasikmalaya. Dia menikah dengan Siti Nuraini, putri Betawi yang berprofesi sebagai penari. Putranya, Yazeed Djamin, merupakan seorang komposer Indonesia yang cukup terkenal.[3]

Keluarga

sunting

Mohammad Djamin gelar Soetan Maharadja Besar dilahirkan di Sulit Air pada 1903. Ia adalah anak mendiang Datuk Malin Maharadja, penghulu kepala Sulit Air, cucu kandung dari almarhum Datuk Radjo Mansoer, Larashoofd Sulit Air yang terakhir, dan keponakan dari Datuk Radjo Mansoer, mantri polisi kelas dua di Kota Medan.

Pendidikan

sunting
Datuk Djamin sebagai mahasiswa di Universitas Leiden, Belanda

Karier

sunting

Kematian

sunting

Putra Sulit Air ini meninggal dunia pada hari Sabtu, 10 Mei 1957 di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. Pemakamana jenazah almarhum di TPU Karet Jakarta dihadiri oleh banyak orang besar yang berasal dari Minangkabau.

Referensi

sunting
  1. ^ Mr. Mohammad Djamin Niadilova.wordpress.com (5/1/2015). Diakses tanggal 13 Juni 2020
  2. ^ Mohammad Hatta, Untuk Negeriku: Berjuang dan Dibuang, Kompas, 2011
  3. ^ Muhammad Syafiq, Ensiklopedia Musik Klasik, Adicita, 2003
  4. ^ https://khastara.perpusnas.go.id/uploads/opac/938307_Sinar_Sumatra_1927_10_06_001.pdf
Jabatan politik
Didahului oleh:
Mas Sutardjo Kertohadikusumo
Gubernur Jawa Barat
1945–1946
Diteruskan oleh:
Murdjani


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Djamin Datuk Bagindo

Djamin Datuk Bagindo (31 Januari 1906 – 1 Maret 1995)[butuh rujukan] adalah Residen Jambi periode 1954–1957. Ia diangkat menjadi penjabat gubernur menggantikan

Djamin

Kepolisian Republik Indonesia Datuk Djamin (1903–1957), pengacara dan politisi asal Minangkabau Indonesia Djanius Djamin (lahir 1942), seorang ahli hukum

Yazeed Djamin

komposer untuk Orkes Kebangsaan Malaysia. Yazeed Djamin merupakan putra kedua dari pasangan Djamin Datuk Sutan Maharaja Besar asal Minangkabau dan Siti

Daftar Gubernur Jawa Barat

Jawa Tengah. Di tengah masa revolusi, Sutardjo digantikan oleh Mohammad Djamin. Dualisme kepemimpinan juga pernah terjadi pada masa pemerintahan Ipik Gandamana

Gerakan Pasundan Merdeka

Jawa Barat yang bukan orang Sunda, yaitu Sutardjo Kertohadikusumo dan Datuk Djamin. Proklamasi ini merupakan reaksi terhadap pengangkatan kedua gubernur

Daftar tokoh Minangkabau

bupati Pasaman Daan Jahja, gubernur militer Jakarta, pangdam Siliwangi Datuk Djamin, gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, wakil gubernur Jawa Barat, aktor Deri

Daftar Gubernur Jambi

Februari 1957 Ketua Dewan Banteng Letkol Ahmad Husein melantik Residen Djamin gr. Datuk Bagindo sebagai acting Gubernur dan H. Hanafi sebagai wakil Acting

Daftar tokoh Sumatera Barat

militer Jakarta, pangdam Siliwangi Datuk Djamin, gubernur Jawa Barat Deri Asta, wali kota Sawahlunto Djamin Datuk Bagindo, gubernur Jambi Ekos Albar,