Diagram alir data (bahasa Inggris: Data flow diagram, DFD) adalah suatu diagram yang menggambarkan aliran data dari sebuah proses atau sistem (biasanya sistem informasi). DFD juga menyediakan informasi mengenai luaran dan masukan dari setiap entitas dan proses itu sendiri. DFD tidak memiliki kontrol terhadap alirannya, tidak ada aturan mengenai keputusan maupun pengulangan. Operasi spesifik berbasis data dapat digambarkan oleh diagram flowchart.[1] Menurut Kenneth Kozar, tujuan dari DFD adalah menyediakan jembatan antara pengguna dan pengembang sistem.

Walaupun pemodelan berbasis aliran data terkesan sebagai teknik yang ketinggalan zaman oleh beberapa software engineer, DFD tetap menjadi salah satu notasi analisis kebutuhan yang paling sering digunakan saat ini. Walaupun DFD bukan bagian dari UML, DFD dapat digunakan untuk melengkapi diagram UML dan memberikan tambahan wawasan pada aliran dan kebutuhan di dalam sistem.[2]

Sejarah

sunting

DFD pertama kali dipopulerkan sekitar tahun 1970 oleh Larry Constantine dan Ed Yourdon dalam teks klasik mengenai SADT (Structured Analysis and Design Technique). Notasi DFD mengacu pada teori grafik yang awalnya digunakan dalam penelitian operasional untuk memodelkan alur kerja dalam organisasi.[3]

Notasi Diagram Alir Data

sunting

Terdapat banyak notasi untuk menggambarkan DFD. Notasi yang ditampilkan di atas dideskripsikan pada tahun 1979 oleh Tom DeMarco sebagai bagian dari analisis tersturktur. Komponen DFD terdiri dari proses, aliran, warehouse, dan terminator.

Proses

sunting
Notasi Yourdon and Coad

Proses (fungsi, transformasi) merupakan bagian dari sistem yang mengubah masukan menjadi luaran. Simbol proses digambarkan dalam bentuk lingkaran, oval, persegi panjang atau persegi panjang dengan sudut bundar (tergantung tipe notasi yang digunakan). Penamaan proses dapat menggunakan satu kata (kata kerja), kalimat singkat, atau frasa yang dapat menjelaskan esensinya secara jelas.[3]

Aliran Data

sunting
Notasi Gane dan Sarson

Aliran data menggambarkan penyaluran informasi dari satu bagian sistem ke bagian lainnya. Simbol dari aliran adalah panah. Aliran harus memiliki nama yang menentukan informasi (atau material) apa yang sedang berpindah. Aliran seharusnya hanya mengalirkan satu jenis informasi (atau material). Simbol panah menggambarkan arah aliran (dapat dua arah bila informasi ke/dari entitas secara logis saling tergantung, contohnya pertanyaan dan jawaban). Aliran menghubungkan proses, basis data, dan terminator.[3]

Warehouse

sunting

Warehouse (data store, file, data base) digunakan untuk menyimpan data. Simbol dari penyimpanan adalah dua garis horizontal, gambaran simbol lain dapat dilihat pada gambar notasi Gane dan Sarson. Warehouse diberi nama dalam kata benda jamak (contoh: Pesanan). Nama tersebut diturunkan dari masukan dan luaran dari warehouse tersebut. Warehouse tidak harus hanya berupa data file, contohnya, folder dengan dokumen di dalamnya, lemari arsip, dan disk optik. Oleh karena itu, warehouse pada DFD tidak tergantung pada implementasi.[3]

Entitas Eksternal

sunting

Entitas eksternal berkomunikasi dengan sistem dan berdiri di luar sistem. Entitas dapat berupa organisasi (misalnya bank), kelompok orang (misalnya pelanggan), otoritas (misalnya kantor pajak) atau departemen (mis. Departemen sumber daya manusia) dari organisasi yang sama, yang tidak berada di dalam sistem. Entitas juga dapat berupa sistem lain yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dimodelkan.[3]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Data Flow Diagram (DFD)s: An Agile Introduction". www.agilemodeling.com. Diakses tanggal 2019-04-26.
  2. ^ Pressman, Roger S. (2010). Software Engineering : a practitioner's approach (Edisi 7. udg). New Delhi: McGraw Hill Education (India) Private Limited. ISBN 9789339212087. OCLC 939736946.
  3. ^ a b c d e Yourdon, Edward (1975). "Structured programming and structured design as art forms". Proceedings of the May 19-22, 1975, national computer conference and exposition on - AFIPS '75. New York, New York, USA: ACM Press. doi:10.1145/1499949.1499997.
  • Whitten & Bentley. 2005. "System Analysis and Design Methods – 7th Edition". November 22, 2005.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Informasi

(2007). The Phenomenon of Information: A Conceptual Approach to Information Flow (dalam bahasa Inggris). Lanham (Md.): Scarecrow Press. hlm. 21–22. ISBN 978-0-8108-5942-5

Graph database

library consisted of network topological analysis tools, graph matching and search tools, and graph path and flow tools. It has been applied to various use

Python dalam sains data dan kecerdasan buatan

munculnya pustaka seperti TensorFlow dan PyTorch. Analisis Data dan Statistik: Python digunakan untuk eksplorasi data, analisis statistik, dan pemodelan

Banjir bandang

application of the geomorphic and environmental controls on flash flood flow". Geomorphology. 16 (4): 337–47. Bibcode:1996Geomo..16..337S. doi:10

Jaringan saraf tiruan

dari awal. Kemudian, jaringan dalam dapat diimplementasikan dengan TensorFlow atau Keras. Hiperparameter juga harus didefinisikan sebagai bagian dari desain

Kemacetan

73(4):1067–1141, 2001. [2] B.S. Kerner, Introduction to Modern Traffic Flow Theory and Control: The Long Road to Three-Phase Traffic Theory, Springer

Model keseimbangan umum multisektoral yang dapat dikomputasi

berupa proses penyesuain parsial maupun berupa relasi-relasi akumulasi stock:flow seperti modal dan investasi, hutang luar negeri dan defisit perdagangan.

Ekonomi Amerika Serikat

Labor Statistics U.S. Dept of Commerce – Bureau of Economic Analysis FRB: Z.1 Release-- Flow of Funds Accounts of the United States, Release Dates OECD's