Cryptococcus neoformans
Cryptococcus neoformans
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Cryptococcus neoformans
Nama binomial
Cryptococcus neoformans
(San Felice) Vuill.


Cryptococcus neoformans adalah salah satu spesies cendawan patogen pada manusia.[1] Spesies ini terdiri dari dua jenis, yaitu C. neoformans var. neoformans dan C. neovormans var. gattii.[1] Cendawan ini ditemukan pertama kali oleh Otto Busse dan Abraham Buschke pada tahun 1984.[2] Beberapa karakteristik dari cendawan ini adalah berbentuk khamir terenkspsulasi dengan ukuran 4-7 hingga 4-8 µm, dapat menggunakan berbagai macam sumber karbon, memproduksi enzim urease dan fenoloksidase.[1] C. neovormans memiliki kapsul yang berperan bagi virulensinya dan terbuat dari polisakarida, enzim, serta protein.[2] Bakteri ini dapat menginfeksi manusia normal serta yang memiliki sistem imun yang rentan.[2] Bakteri ini dapat tumbuh dengan baik pada suhu tubuh manusia (± 37 °C).[2]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c (Inggris) Esther Segal, Gerald L. Baum (1994). Pathogenic Yeasts and Yeast Infections. CRC Press. ISBN 978-0-8493-6426-6. Page.133-135
  2. ^ a b c d (Inggris) Arturo Casadevall, John R. Perfect (1998). Cryptococcus Neoformans: Molecular Pathogenesis and Clinical Management. American Society for Microbiology. ISBN 978-1-55581-107-5. Page.1;71-73


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Kriptokokus

adalah bentuk tidak sempurna. Cryptococcus neoformans adalah spesies yang paling penting secara medis. Cryoptococcus neoformans diketahui menyebabkan beberapa

Kriptokokosis

diterima oleh pernapasan pada tanah yang terkontaminasi oleh fungi Cryptococcus neoformans. Kriptokokosis adalah infeksi oportunistik yang terjadi untuk AIDS

Kitosan

deacetylated form of chitin, is necessary for cell wall integrity in Cryptococcus neoformans". Eukaryotic Cell 6 (5):855-867. Yunizal dkk, (2001), “Ekstraksi

Fungi

inang terhadap infeksi. Cryptococcus neoformans adalah ragi berkapsul yang dapat hidup baik pada tumbuhan maupun hewan. C. neoformans biasanya menginfeksi

Propagul

(1990-10-13). "Ecology, life cycle, and infectious propagule of Cryptococcus neoformans". The Lancet (dalam bahasa English). 336 (8720): 923–925. doi:10

Parasit intraseluler

paru dan diseminata. Infeksi Cryptococcus neoformans disebut kriptokokosis. Sebagian besar infeksi Cryptococcus neoformans terjadi di paru-paru. Namun

Meningitis

jamur yang paling sering adalah meningitis cryptococcal akibat Cryptococcus neoformans. Di Afrika, meningitis cryptococcal diperkirakan merupakan penyebab

Fagolisosom

Harrison, T. S.; Speizer, R. A.; Simons, E. R. (1999-02-01). "Cryptococcus neoformans resides in an acidic phagolysosome of human macrophages". Infection