Karbanion

Karbanion adalah sejenis anion dari karbon yang memiliki satu pasangan elektron menyendiri. Karbanion memiliki geometri trigonal piramida dan secara formal merupakan konjugat basa dari asam karbon:

R3C-H + B → R3C + H-B

dengan B merujuk pada basa. Karbanion merupakan salah satu dari beberapa zat antara reaktif kimia organik.

Teori

sunting

Karbanion merupakan sejenis nukleofil. Stabilitas dan reaktivitas karbanion ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu:

  1. Efek induktif. Atom-atom elektronegatif yang berada di sekitar muatan akan menstabilisasikan muatan tersebut;
  2. Hibridisasi dari atom yang bermuatan. Semakin banyak karakter s dari atom bermuatan tersebut, semakin stabil anion tersebut;
  3. Konjugasi dari anion. Efek resonansi dapat menstabilisasi anion. Hal ini terutama terjadi pada anion yang terstabilisasi oleh karena aromatisitas.

Karbanion merupakan zat antara reaktif dan sering ditemukan pada reaksi kimia organik (misalnya pada reaksi eliminasi E1cB dan reaksi kimia organologam (misalnya pada reaksi Grignard). Walaupun merupakan zat antara, terdapat pula karbanion yang stabil. Pada tahun 1984, Olmstead berhasil membuat garam litium eter mahkota dari karbanion difenilmetil, dibuat dari difenilmetana, butil litium, dan 12-mahkota-4 pada temperatur rendah.[1]:

Formation of the triphenylmethane anion
Formation of the triphenylmethane anion

Dengan menambahkan n-butillitium ke trifenilmetana dalam THF pada tempratur rendah dan diikuti penambahkan 12-mahkota-4, dihasilkan larutan berwarna merah dan kompleks garam mengendap pada suhu -20 °C. Panjang ikat C-C pusat adalah 145 ppm dengan cincin fenil terdesak pada sudat rata-rata 31,2°.

Salah satu cara mendeteksi karbanion dalam larutan tersebut adalah dengan menggunakan NMR proton.[2] Spektrum dari siklopentadiena dalam DMSO menunjukkan empat proton vinilik pada 6,5 ppm dan 2 proton metilena pada 3 ppm, sedangkan anion siklopentadienil memiliki penyerapan tunggal pada 5,50 ppm.

Pranala luar

sunting

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ The isolation and x-ray structures of lithium crown ether salts of the free phenyl carbanions [CHPh2]- and [CPh3]- Marilyn M. Olmstead, Philip P. Power; J. Am. Chem. Soc.; 1985; 107(7); 2174-2175. DOI abstract[pranala nonaktif permanen]
  2. ^ A Simple and Convenient Method for Generation and NMR Observation of Stable Carbanions. Hamid S. Kasmai Journal of Chemical Education • Vol. 76 No. 6 June 1999


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Xenon trioksida

Katherine Mary; Mercier, Hélène Paule Anne; Schrobilgen, Gary J. "A stable crown ether complex with a noble-gas compound". Angewandte Chemie. Wiley-VCH. doi:10

Petrolatum

in benzene, carbon disulfide, chloroform, or turpentine oil; soluble in ether, solvent hexane, or in most fixed and volatile oils, the degree of solubility

Deathcore

Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) "MAKE THEM SUFFER's New Song "Ether" Is Pretty Damn Catchy - Metal Injection". Metal Injection (dalam bahasa

Nicki Minaj

Unleashes Nicki Minaj Diss Track 'shETHER'". Rap-Up. February 25, 2017. Diakses tanggal February 25, 2017. Remy Ma – ShETHER (dalam bahasa Inggris), diakses

Geometri

Dodecahedron, yang menurut Aristoteles untuk menggambarkan elemen kelima yaitu ether. Permulaan geometri paling awal yang tercatat dapat ditelusuri ke Mesopotamia