iPhone, contoh sebuah gawai.

Gawai[1] atau acang (alat canggih) (bahasa Inggris: gadget) adalah suatu peranti atau instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis yang secara spesifik dirancang lebih canggih dibandingkan dengan teknologi yang diciptakan sebelumnya.

Perbedaan gawai dengan teknologi yang lainnya adalah unsur kebaruan berukuran lebih kecil. Sebagai contoh:

  • Komputer merupakan alat elektronik yang memiliki pembaruan berbentuk gawainya yaitu laptop/notebook/netbook.
  • Telepon rumah merupakan alat elektronik yang memiliki pembaruan berbentuk gawainya telepon seluler.

Selain sebagai alat komunikasi dan sumber informasi, gawai yang dilengkapi berbagai fitur juga menjadi akses bagi anak-anak untuk menggunakan media sosial, bermain gim, dan fitur lainnya secara daring yang mungkin belum sesuai untuk usia mereka. Penggunaan gawai yang terus-menerus tanpa batasan waktu dapat mengganggu perkembangan anak dan menyebabkan kecanduan atau adiksi gawai.

Anak-anak yang rentan terhadap kecanduan gawai biasanya berusia antara 13-18 tahun. Pada usia ini, bagian otak yang berfungsi untuk mencegah perilaku impulsif dan membantu dalam perencanaan serta pengendalian perilaku, yaitu dorsolateral prefrontal cortex, belum berkembang sepenuhnya.[2]

Penggunaan lain

sunting

Bom atom pertama dijuluki 'gadget' oleh para ilmuwan pada Proyek Manhattan. Bom atom tersebut diuji coba pada Trinity (uji coba nuklir).[3][4]

Referensi

sunting
  1. ^ "Kateglo". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-02. Diakses tanggal 2011-05-29.
  2. ^ KOMINFO, PDSI. "Kecanduan Gawai Ancam Anak-anak". Website Resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Diakses tanggal 2024-05-18.
  3. ^ "Manhattan Project: The Trinity Test, July 16, 1945". www.osti.gov. Diarsipkan dari asli tanggal 2021-07-16. Diakses tanggal 2020-09-12.
  4. ^ "Trinity Test -1945". Atomic Heritage Foundation (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2019-07-09. Diakses tanggal 2020-09-12.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Korteks prefrontal

March 2017. Miller EK, Freedman DJ, Wallis JD (August 2002). "The prefrontal cortex: categories, concepts and cognition". Philosophical Transactions of

Korteks prefrontal ventromedial

of networks within the orbital and medial prefrontal cortex of rats, monkeys and humans". Cerebral Cortex. 10 (3): 206–19. doi:10.1093/cercor/10.3.206

Lobotomi

Prefrontal Area and Psychosurgery. In: Uylings, H.B.M.; Van Eden, C.G.; De Bruin, J.P.C.; Corner, M.A.; Feenstra, M.G.P. (eds). The Prefrontal Cortex:

Manusia

Diakses tanggal 3 April 2005. Stern P (22 June 2018). "The human prefrontal cortex is special". Science (dalam bahasa Inggris). 360 (6395): 1311–1312

Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas

154–157. ISBN 978-0-07-148127-4. DA has multiple actions in the prefrontal cortex. It promotes the 'cognitive control' of behavior: the selection and

Emosi

2003, hal. 95-105. Miller, E. K. (Inggris)"An Integrative Theory of Prefrontal Cortex Function," Annual Review of Neuroscience, 24, 2001, hal. 167-202.

Rasisme

dalam grup bias dan diskriminasi orang luar grup. Aktifnya medial prefrontal cortex (social categorization) saat berfikir tentang personal attribute (jati

Hierarki dominasi

"Bidirectional Control of Social Hierarchy by Synaptic Efficacy in Medial Prefrontal Cortex". Science. 334 (6056): 693–697. Bibcode:2011Sci...334..693W. doi:10