Pasukan Pertahanan Israel
צבא הגנה לישראל
IDF Emblem, containing a sword wrapped in an olive branch inside a Star of David
Lambang
Standar
Didirikan26 Mei 1948; 78 tahun lalu (1948-05-26)
Angkatan
Situs webidf.il
Kepemimpinan
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu
Menteri Pertahanan Israel Katz
Kekuatan personel
Usia penerimaan17
Wajib militer24–34 bulan
Personel aktif169.500[1]
Personel cadangan465.000[1]
Belanja
AnggaranUS$46,5 miliar (2024)[2]
(peringkat ke-12)
Persentase terhadap PDB8,8% (2024)[2]
Industri
Pemasok lokal
Pemasok asing
Artikel terkait
Operasi militerKonflik Israel–Palestina (1948–sekarang)
Perang Arab–Israel 1948 (1948–1949)
Operasi Pembalasan (1951–1956)
Krisis Suez (1956)
Perang Enam Hari (1967)
Perang Atrisi (1967–1970)
Perang Yom Kippur (1973)
Operasi Litani (1978)
Perang Lebanon 1982 (1982–1985)
Konflik Lebanon Selatan (1985–2000)
Intifadah Pertama (1987–1993)
Intifadah Kedua (2000–2005)
Perang Lebanon 2006 (2006)
Perang Gaza (2008–2009) (2008–2009)
Insiden garis gencatan senjata Israel–Suriah selama perang saudara Suriah (2012–sekarang)
Operasi Pilar Pertahanan (2012)
Perang Gaza 2014 (2014)
Krisis Israel–Palestina 2021 (2021)
Perang Israel–Hamas (2023–sekarang)
Invasi Lebanon oleh Israel 2024 (2024–sekarang)
Invasi Suriah oleh Israel (2024–sekarang)
Perang Iran–Israel (2025)
Serangan Israel–Amerika Serikat terhadap Iran 2026 (2026–sekarang)
Jenjang pangkatPangkat Pasukan Pertahanan Israel

Pasukan Pertahanan Israel (bahasa Ibrani: צבא ההגנה לישראל Tsva HaHagana LeYisrael dengarkan, "[Tentara] Angkatan untuk Pertahanan Israel"), yang sering kali disingkat dengan singkatan bahasa Ibrani צה"ל Tsahal, atau Tzahal, adalah sebutan bagi angkatan bersenjata Israel, yang terdiri atas Angkatan Darat Israel, Angkatan Udara Israel dan Angkatan Laut Israel. Dalam bahasa Inggris, dikenal sebagai Israel Defence Forces atau disingkat IDF.

IDF adalah salah satu militer paling unik dunia karena juga mengikutkan perempuan dalam wajib militer sejak pembentukannya. IDF adalah salah satu badan paling menonjol dalam masyarakat Israel karena pengaruhnya terhadap ekonomi, budaya dan panggung politik Israel. IDF menggunakan beberapa teknologi yang dikembangkan di Israel, dengan banyak di antaranya dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan IDF di lingkungan operasionalnya di Levant, seperti tank tempur utama Merkava, pengangkut personel lapis baja Achzarit, sistem pertahanan udara Iron Dome, sistem perlindungan aktif Trophy untuk kendaraan, dan senapan serbu Galil dan Tavor. Senapan mesin ringan Uzi telah digunakan oleh IDF hingga Desember 2003, mengakhiri layanan yang dimulai pada tahun 1954. Sejak tahun 1967, IDF memiliki hubungan militer yang erat dengan Amerika Serikat,[3] termasuk dalam kerjasama pembangunan, seperti seperti pada jet F-15I, sistem pertahanan laser THEL, dan sistem pertahanan rudal Arrow.

Angkatan Pertahanan Israel
Jumlah anggota militer
Usia dinas militer 18 tahun
Jumlah yang tersedia Laki-laki usia 15-49: 1.499.186 (perk. 2000)


Perempuan usia 15-49: 1.462.063 (perk. 2000)

Memenuhi syarat dinas kemiliteran Laki-laki usia 15-49: 1.226.903 (perk. 2000)


Perempuan usia 15-49: 1.192.319 (perk. 2000)

Yang mencapai usia ini tiap tahun Laki-laki: 50.348 (perk. 2000)
Perempuan: 47.996 (perk. 2000)
Pengeluaran militer
Jumlah dalam USD$8,7 miliar (tahun fiskal ‘99)
Persentase dari PDB 9,4% (tahun fiskal ‘99)

Sejarah

sunting
Lihat artikel utama: Sejarah Angkatan Pertahanan Israel untuk sejarah terinci IDF.

Angkatan Pertahanan Israel dibentuk pada 14 Mei 1948 dengan terbentuknya negara Israel "untuk melindungi penduduk Israel dan melawan segala bentuk terorisme yang mengancam kehidupan sehari-hari". IDF menggantikan Haganah (khususnya, cabang operasionalnya, Palmach) sebagai militer permanen dari negara Yahudi ini. Ke dalamnya juga bergabung unsur-unsur sebelumnya dari Brigade Yahudi yang berperang di bawah bendera Britania pada masa Perang Dunia II. Setelah dibentuknya IDF, dua organisasi bawah tanah Yahudi, Etzel dan Lehi bergabung dengan IDF dalam suatu konfederasi longgar, tetapi diizinkan beroperasi secara independen di sejumlah sektor hingga akhir Perang Arab-Israel 1948. Sesudah itu, kedua organisasi ini dibubarkan, dan anggota-anggotanya diintegrasikan ke dalam IDF. IDF modern terbentuk pada periode antara 1949 hingga 1956 melalui pengalaman yang diperoleh dari konflik-konflik regional conflicts dengan tetangga-tetangga Arab mereka.

Dari 1956 hingga 1966, IDF menghadapi lebih sedikit konflik dan menggunakan waktu ini untuk membeli perlengkapan baru dan berubah dari sebuah militer pemula menjadi sebuah kekuatan tempur yang profesional. Pada masa ini pula konon Israel mengembangkan kemampuan nuklir mereka.

Setelah masa damai selama satu dasawarsa, IDF menghadapi serangkaian peperangan dengan tetangga-tetangganya.

Tinjauan umum

sunting

Dinas dan jumlah tenaga

sunting

Dinas biasa

sunting
Pasukan dinas militer Israel

Laki-laki dan perempuan Yahudi dan Druze yang berusia di atas 18 tahun dikenai wajib dinas militer nasional, meskipun pengecualian dapat diberikan atas alasan-alasan agama, fisik maupun psikologis (lihat Profil 21). Laki-laki dalam komunitas Haredi dapat memilih untuk dikecualikan sementara mereka belajar di Yeshiva, sebuah praktik yang menjadi sumber ketegangan,[4] meskipun sebagian program yeshiva seperti Hesder menyediakan kesempatan untuk berdinas.

Laki-laki berdinas di IDF selama tiga tahun, sementara perempuan dua tahun atau kadang-kadang kurang dari dua tahun. Kadang-kadang IDF dapat meminta perempuan yang menjadi relawan untuk posisi-posisi tempur untuk berdinas selama tiga tahun karena tentara-tentara tempur harus menjalani periode latihan yang lama. Perempuan dalam posisi tempur juga dituntut untuk berdinas sebagai perwira cadangan selama beberapa tahun setelah mereka diberhentikan dari dinas biasa, sebelum mereka menikah atau hamil.

Dinas cadangan

sunting

Setelah dinas biasa, kaum laki-laki dapat dipanggil untuk menjalani dinas cadangan hingga satu bulan setiap tahunnya, sampai mencapai usia 43-45 tahun (perwira cadangan dapat menjadi relawan setelah usia ini), dan dapat dipanggil untuk tugas aktif dengan segera pada saat-saat krisis. Pada umumnya, dinas cadangan dilaksanakan dalam satuan yang sama selama bertahun-tahun, dan sering kali satuan yang sama seperti pada dinas aktif dan dengan orang-orang yang sama. Banyak tentara yang telah berdinas bersama-sama dalam dinas aktif tetap bertemu dalam tugas cadangan selama bertahun-tahun setelah mereka dibebastugaskan, sehingga tugas cadangan menjadi suatu pengalaman ikatan bersama antara sesama laki-laki yang kuat dalam masyarakat Israel. Sebuah lelucon Israel terkenal menyebut warga sipil sebagai tentara yang sedang cuti selama 11 bulan.

Meskipun tetap siap untuk dipanggil pada masa-masa krisis, kebanyakan laki-laki Israel, dan praktis semua kaum perempuan, tidak benar-benar melakukan dinas cadangan pada suatu tahun tertentu. Satuan-satuan mereka tidak selalu memanggil semua perwira cadangan mereka setiap tahunnya, dan berbagai pengecualian dapat diberikan bila seseorang dipanggil untuk menjalani dinas cadangan biasa. Bagi para perwira cadangan yang dipanggil pada masa krisis praktis tidak ada pengecualian, tetapi pengalaman memperlihatkan bahwa dalam kasus-kasus demikian (yang paling mutakhir, Operasi Perisai Pertahanan pada 2002) pengecualian jarang diminta atau diberikan; satuan-satuan ini biasanya mencapai tingkat rekrutmen melampaui satuan yang diawaki mereka yang berdinas penuh waktu.

Baru-baru ini diusulkan sebuah rancangan undang-undang untuk memperbaiki dinas cadangan, mengurangi maksimum usia dinas hingga 40 tahun, menjadikannya semata-mata sebagai pasukan darurat, serta banyak lagi perubahan lainnya terhadap struktur yang ada sekarang (meskipun Departemen Pertahanan dapat menunda bagian manapun dari undang-undang itu setiap saat karena alasan-alasan keamanan). Namun, ambang usia bagi banyak perwira cadangan yang posisinya tidak didaftarkan, akan dipatok pada 49 tahun. Undang-undang ini akan mulai diberlakukan pada 13 Maret 2008.

Dinas Penjaga Perbatasan

sunting

Beberapa tentara IDF menjalani wajib dinas militer mereka di Mishmar Ha Gvool (Magav) atau Polisi Perbatasan Israel. Begitu pasukan-pasukan itu menyelesaikan latihan tempur IDF mereka, mereka menjalani latihan tambahan kontra-terorisme dan Penjaga Perbatasan. Mereka kemudian ditempatkan pada salah satu dari satuan-satuan Penjaga Perbatasan di sekeliling negara.

Satuan-satuan Penjaga Perbatasan berperang berdampingan dengan satuan-satuan tempur IDF. Mereka juga bertanggung jawab atas keamanan daerah-daerah perkotaan yang padat, seperti misalnya Kota Yerusalem.

Banyak perwira di Penjaga Perbatasan yang berasal dari satuan-satuan tempur IDF. Sementara Penjaga Perbatasan tetap mempertahankan struktur komando mereka, di lapangan mereka hampir tidak dapat dibedakan dari satuan-satuan IDF reguler.

Minoritas di IDF

sunting

Orang-orang Arab Druze dan Circassian, seperti orang-orang Yahudi Israel, dikenai wajib militer di IDF. Mulanya, mereka dimasukkan dalam satuan khusus yang dinamai "Satuan Minoritas", yang masih ada hingga sekarang, dalam bentuk batalyon patroli Harev, tetapi sejak 1980-an, tentara-tentara Druze telah semakin gencar memprotes praktik ini, yang mereka anggap sebagai suatu bentuk segeregasi dan tidak memberikan akses untuk berdinas di satuan-satuan yang lebih bergengsi. Militer telah semakin banyak menerima tentara Druze ke dalam satuan-satuan tempur biasa dan memberikan mereka akses ke pangkat-pangkat yang lebih tinggi, yang sebelumnya tidak diberikan kepada mereka. Pada tahun-tahun belakangan, beberapa perwira Druze telah mencapai pangkat-pangkat di IDF bahkan hingga Mayor Jenderal, dan banyak yang memperoleh bintang-bintang kehormatan. Namun, beberapa orang Druze masih mengeluhkan diskriminasi dan khususnya tidak dilibatkan dalam Angkatan Udara, meskipun pembatasan resmi dengan alasan keamanan untuk tingkat rendah bagi Druze telah cukup lama dihapuskan. Penerbang Druze pertama lulus pendidikan terbangnya pada 2005, tetapi namanya dirahasiakan karena ia adalah anggota Angkatan Udara, dan merupakan cucu dari seorang Druze Suriah yang membelot dari pertempuran di Ramat Yohanan pada masa perang kemerdekaan, di mana sekitar 1000 tentara dan perwira Druze membelot dan bergabung dengan Israel.

Lihat pula

sunting

Artikel terkait IDF

sunting

Artikel umum terkait

sunting

Rujukan dan catatan kaki

sunting
  1. ^ a b International Institute for Strategic Studies (15 February 2023). The Military Balance 2023. London: Routledge. hlm. 331. ISBN 9781032508955. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 March 2023. Diakses tanggal 18 October 2023.
  2. ^ a b "Trends in Military Expenditure 2024" (PDF). Stockholm International Peace Research Institute. April 2025. Diakses tanggal 28 April 2025.
  3. ^ Israel after Begin. Gregory S. Mahler. Albany: State University of New York Press. 1990. ISBN 0-585-05507-6. OCLC 42855088. Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)
  4. ^ Rosenthal 2003:51

Bacaan lebih lanjut

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sikh

Maret 2005. Diakses tanggal 29 Mei 2006. ; "Sikh Reht Maryada: Sikh Code of Conduct and Conventions". Shiromani Gurdwara Parbandhak Committee. Diarsipkan

Ahmed Al-Kaf

complaint to FIFA for referee's conduct in Bahrain game". "Furious At The Leadership Of Referee Ahmed Al Kaf, PSSI Sends A Letter Of Protest To FIFA And AFC"

Eksperimen Albert kecil

dari Journal of Experimental Psychology. American Psychological Association (2010). Ethical Principles of Psychologists and Code of Conduct. Bartlett, T

Eri Radityawara Hidayat

Radityawara Hidayat (2010). Sapta Marga: The Indonesian Armed Forces’ code of conduct and its implementation in the post-new order era. In Jeff Stouffer

Hukuman fisik di sekolah

Afrika dan Asia. Contohnya lihat Student/Parent Information Guide and Code of Conduct 2008-2009 Diarsipkan 2009-08-24 di Wayback Machine., Alexander City

Watch Duty

bahasa Inggris). 2025-01-12. Diakses tanggal 2025-11-06. "Watch Duty Code of Conduct". www.watchduty.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-06

Skandal penyadapan Australia-Indonesia

Understanding on a code of conduct between the Republic of Indonesia and Australia in implementation of the agreement between the Republic of Indonesia and

Daftar kunjungan kenegaraan Joko Widodo

Diakses tanggal 12 October 2018. "Indonesia's Foreign Minister Calls for Code of Conduct in South China Sea". Jakarta Globe. 27 April 2015. Diakses tanggal