Sariwangi
Jenis produkTeh
PemilikSavoria (2026-sekarang)
NegaraIndonesia
Diluncurkan1973; 53 tahun lalu (1973)
PasarIndonesia
Pemilik sebelumnyaUnilever Indonesia (1989-2026)
JargonTeh Berkualitas Pilihan Indonesia
Situs webSitus resmi

Sariwangi (dalam logonya ditulis SariWangi) adalah merek teh Indonesia yang saat ini dimiliki oleh Savoria Kreasi Rasa. Sariwangi adalah merek teh Indonesia pertama yang dikemas dalam kantong (biasanya disebut "teh celup"). Cara praktis menyajikan teh ini menjadi akrab dikalangan konsumen Indonesia, dan dengan akuisisi merek ini oleh Unilever pada tahun 1989 (mulai 2026 diakuisisi oleh Djarum dibawah divisi makanan dan minuman Savoria Kreasi Rasa), Sariwangi tetap menjadi merek teh terbesar di Indonesia.[1]

Sejarah

sunting

Johan Alexander Supit, seorang warga asal Tondano, Sulawesi Utara, mendirikan PT Sariwangi pada tahun 1964. Ia menggunakan pengalaman bekerja sebelumnya di perusahaan teh lain seperti Peek, Frean & Co. Ltd dan Joseph Tetley & Company untuk mendirikan perusahaan eksportir teh sendiri.[2] Dari perusahaan inilah Johan memperoleh teknologi untuk mengemas teh dalam kantong, yang dianggap tidak lazim di Indonesia pada saat itu. Pada tahun 1972, kemasan baru ini segera menjadi sukses, dan selama hampir dua dasawarsa, Sariwangi mendominasi pasar teh Indonesia.[3]

Akuisisi oleh Djarum

sunting

Grup Djarum melalui anak usahanya PT Savoria Kreasi Rasa telah menyepakati pembelian unit bisnis teh merek Sariwangi dari PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Transaksi pembelian bisnis teh Sariwangi ini memiliki nilai kesepakatan sebesar Rp 1,5 triliun, yang disetujui kedua belah pihak melalui penandatanganan Perjanjian Pengalihan Bisnis (Business Transfer Agreement/BTA). Transaksi akan ditargetkan rampung pada 2 Maret 2026 sesuai jadwal yang disepakati secara tertulis.

Penilaian independen atas unit usaha teh Sariwangi dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Suwendho Rinaldy & Rekan, yang menetapkan nilai pasar sekitar Rp 1,48 triliun.[4]

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Jenjang kehormatan dalam Gereja Katolik

book|last1=Noonan|title=Church Visible|page=194} } Kode Kanon Gereja Timur. Washington, DC: CLSA. 1990. hlm. 58- 59. ISBN 978-0943616889. Paul VI (1965). Ad Purpuratorum

Mizuho Financial Group

Japan's Top Equity Firm". Bloomberg.com. 19 October 2016. IR Presentation at “CLSA Japan Forum 2005” Diarsipkan 2006-10-12 di Wayback Machine. 7 March 2005

Patanjali Ayurved

sebagian besar rempah-rempah di India dari Himalaya dari Nepal. Menurut CLSA dan HSBC, Patanjali adalah perusahaan FMCG dengan perkembangan paling pesat

J.P. Morgan & Co.

Chartered CCIB UniCredit CIB VTB Capital APAC BOC International CITIC Securities CLSA CSC Financial Mitsubishi UFJ Securities Mizuho Securities NH Investment &

JPMorgan Chase

Chartered CCIB UniCredit CIB VTB Capital APAC BOC International CITIC Securities CLSA CSC Financial Mitsubishi UFJ Securities Mizuho Securities NH Investment &

Barclays Capital

Chartered CCIB UniCredit CIB VTB Capital APAC BOC International CITIC Securities CLSA CSC Financial Mitsubishi UFJ Securities Mizuho Securities NH Investment &

Morgan Stanley

Chartered CCIB UniCredit CIB VTB Capital APAC BOC International CITIC Securities CLSA CSC Financial Mitsubishi UFJ Securities Mizuho Securities NH Investment &

Fakultas Hukum Universitas Jember

Berkala (SIB) Civil Law Community (CLC) Criminal Law Student Association (CLSA) Ikatan Mahasiswa Hukum Tata Negara (IMA-HTN) Himpunan Mahasiswa Prodi MIH