Teks sandi Beale yang pertama. Teks sandi Beale terdiri dari tiga teks berisi angka-angka, yang konon berisi tempat penyimpanan emas dan perak seharga Rp 300 miliar, dan sampai sekarang belum terpecahkan.

Dalam kriptografi, teks tersandi (ciphertext) adalah teks hasil dari sebuah enkripsi. Lawan dari teks tersandi adalah teks terang (plaintext), yang merupakan masukan dari sebuah enkripsi. Proses pengubahan teks terang menjadi teks tersandi disebut enkripsi, sedangkan proses sebaliknya disebut dekripsi. Teks tersandi tidak dapat dibaca begitu saja. Untuk membaca teks tersandi, seseorang perlu mengetahui kunci dan algoritme yang digunakan dalam enkripsi teks tersebut. Cara kedua adalah melakukan kriptoanalisis, yaitu memecahkan sandi metode-metode tertentu.

Lihat pula

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

RSA

mengetahui N dan e, yang telah diumumkan oleh Alice. Bob kemudian menghitung ciphertext c yang terkait pada n: c = n e mod N {\displaystyle c=n^{e}\mod {N}} Perhitungan

Steganografi

tradisional, yang menghasilkan ciphertext. Kemudian, covertext dimodifikasi dalam beberapa cara sehingga berisi ciphertext, yang menghasilkan stegotext

Enkripsi ujung ke ujung

pengirim dan penerima yang dapat membaca ciphertextTemplat:SHORTDESC:Model enkripsi di mana hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca ciphertext

Keamanan komputasi awan

sistem seperti itu, dekripsi ciphertext hanya mungkin jika himpunan atribut kunci pengguna sesuai dengan atribut ciphertext. Di CP-ABE, enkripsi mengontrol

Sandi Vigenère

hasil pengurangan Ci dengan Ki minus Dengan: Ci = nilai desimal karakter ciphertext ke-i Pi = nilai desimal karakter plaintext ke-i Ki = nilai desimal karakter

Kunci (kriptografi)

algoritma ketika mengubah teks terang (plaintext) menjadi teks tersandi (ciphertext) ataupun proses sebaliknya (disebut dekripsi). Teks tersandi dapat diubah

Mesin Enigma

dan lampu Z mungkin menyala, sehingga Z akan menjadi huruf pertama dari ciphertext. Operator selanjutnya akan menekan N, lalu X dengan cara yang sama, dan

Sandi Caesar

yang berselisih angka tertentu dalam alfabet. Contoh ini menggunakan geseran tiga, sehingga huruf B di plaintext menjadi E di teks tersandi (ciphertext).