Tiga jenis chelicera: (A) pisau lipat, (B) gunting, dan (C) Chela tiga segmen.[1]

Chelicera (/kəˈlɪsər/) adalah bagian dari anggota mulut artropoda yang dapat ditemukan pada anggota-anggota subfilum Chelicerata, yaitu sebuah kelompok artropoda yang mencakup arachnida, belangkas dan laba-laba laut. Umumnya dirujuk sebagai sebuah "rahang", chelicera dapat berbentuk mirip taring yang terartikulasi, atau mirip sejenis capit.[2] Beberapa chelicera, seperti yang dapat ditemukan pada hampir semua jenis laba-laba, berongga dan mengandung (atau terhubung dengan) kantong bisa, yang dapat digunakan untuk menyuntik bisa kepada mangsa atau suatu ancaman. Kalajengking palsu dan Opiliones memiliki struktur tambahan pada chelicera mereka, yang digunakan sebagai alat perawatan diri (papila pada kalajengking palsu, gigi chelicera pada Opiliones).[3]

Referensi

sunting
  1. ^ Rainer F. Foelix (1996). Biology of Spiders (Edisi 2nd). Oxford University Press. ISBN 0-19-509594-4.
  2. ^ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ Engel, Roberta (May 2012). "Novel discovery of lamellar papillae on the grooming organ in Synsphyronus (Garypidae: Pseudoscorpiones)". Arthropod Structure & Development. 41 (3): 265–269. doi:10.1016/j.asd.2012.02.004. PMID 22410577. Diakses tanggal 5 September 2020.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Laba-laba

sampai empat pasang mata. Selain sepasang rahang bertaring besar (disebut chelicera), terdapat pula sepasang atau beberapa alat bantu mulut serupa tangan

Kepiting

sedangkan bagian bawahnya memiliki lima pasang kaki berjalan dan sepasang chelicera seperti penjepit. Mulutnya berada di bagian bawah prosoma, di antara pangkal

Eurypterida

termasuk ke dalam kelas Chelicerata yang mempunyai alat mulut berupa chelicera yang terdiri dari dua segmen. Nama Eurypterida berasal dari kata bahasa

Chelicerata

Chelicerata ini dikenal karena anggotanya mempunya alat mulut berupa chelicera yang terdiri dari dua segmen. Berbeda dengan kelompok serangga, kaki seribu

Jaekelopterus

(pteron), yang berarti "sayap". Bedasarkan sisa-sisa fosil terisolasi dari chelicera besar dari Formasi Klerf, Jerman, J. rhenaniae di prediksi dapat mencapai

Tetragnathidae

dideskripsikan oleh Anton Menge pada 1866. Laba-laba ini memiliki tubuh, kaki dan chelicera yang memanjang, serta membangun jaring bulat kecil dengan pusat yang memiliki

Gigitan laba-laba

Gigitan laba-laba Chelicera seekor Aname atra (laba-laba nemesiid) sebuah mygalomorph Spesialisasi Kedokteran gawat darurat Komplikasi Envenomasi Penyebab

Pterygotus

terbesar dari semua eurypterida. Sisa-sisa fosil terisolasi dari sebuah chelicera besar (alat gerak frontal) menyarankan bahwa spesies yang terbesar yang