Tiga macam sinyal video analog yang dipakai di seluruh dunia: NTSC, PAL, SECAM

Video adalah media yang merekam dan menampilkan gambar bergerak baik berwarna, ataupun hitam putih dengan tambahan suara/audio. Proses ini menciptakan pengalaman audio visual yang memungkinkan penonton melihat dan mendengar konten multimedia, seperti film, acara televisi, klip daring, dan banyak lagi. Teknologi video melibatkan proses perekaman dan reproduksi gambar bergerak dengan menggunakan perangkat elektronik seperti kamera dan pemutar video.

Video biasa digunakan sebagai media hiburan, edukasi, informasi, komunikasi atau hanya sekadar dokumentasi.

Sejarah dan Perkembangan Teknologi Video

sunting

Sejarah video dimulai pada pertengahan abad ke-20 dengan penemuan teknologi perekaman video analog. Pada tahun 1950-an, terdapat perkembangan dan penemuan teknologi perekam pita video (video tape recorder; VTR) yaitu alat utama untuk merekam dan memutar program televisi. Teknologi ini memungkinkan penyimpanan gambar bergerak dengan cara yang lebih efisien dibandingkan film tradisional, meskipun kualitasnya terbatas pada saat itu.[1] Perkembangan lebih lanjut terjadi dengan munculnya video digital pada akhir 1990-an yang menawarkan resolusi dan efisiensi lebih tinggi.[2]

Era Digital dan Pengaliran Video

sunting

Dalam era digital, video telah menjadi salah satu bentuk media yang paling dominan. Platform seperti YouTube dan Vimeo memungkinkan pengguna untuk mengunggah, menonton, dan membagikan video dengan mudah. Video juga menjadi alat penting dalam pendidikan, dengan banyak institusi yang menggunakan video untuk menyampaikan materi pelajaran secara interaktif.[3] Teknologi aliran memungkinkan video ditonton secara langsung tanpa perlu mengunduhnya terlebih dahulu, memudahkan akses dan meningkatkan kenyamanan pengguna.[4]

Etimologi

sunting

Kata "video" berasal dari kata kerja bahasa Latin video, yang berarti "saya melihat".

Format

sunting

Video analog format encoding

Video analog format elektrik

Video analog format kaset

Video digital format kaset

Disk optik format penyimpanan:

Video digital terpilih format encoding:

  • CCIR 601
  • MPEG-2
  • H.261
  • H.263
  • H.264

Referensi

sunting
  1. ^ Specification for interconnections between video-tape recorders and television receivers for 50 Hz, 625 lines systems, BSI British Standards, diakses tanggal 2024-08-04
  2. ^ Digital Disk Recording. Routledge. 2012-12-11. hlm. 33–56. ISBN 978-0-240-81449-0.
  3. ^ "Online video sharing platforms". Cite Them Right online - MHRA. 2021. doi:10.5040/9781350928008.35.
  4. ^ Nguyen, Toan Van; Do, Dang Quoc Minh; Nguyen, Phuc Duc; Huynh, Thuan Huu; Nguyen, Thuc Dinh (2015-08-30). "Designing a high performance cryptosystem for video streaming application". Science and Technology Development Journal. 18 (3): 200–209. doi:10.32508/stdj.v18i3.836. ISSN 1859-0128.

Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Alfabet fonetik NATO

1920 International Radiotelegraph Convention, Washington, 1927 (pembentukan CCIR) General Radiocommunication and Additional Regulations (Madrid, 1932) Instructions

Frekuensi ultra tinggi

Dengan data sebagaimana tersebut di atas dan dengan menggunakan standar CCIR, besarnya daya pancar dapat dihitung sebagai berikut: Perhitungan Daya Pancar

Frekuensi sangat tinggi

UHF. Sesuai dengan sistem pertelevisian yang dianaut oleh indonesia yaitu CCIR B dan G maka penggunaan frekuensi tersebut telah diatur sebagai berikut:

Jaringan telekomunikasi

Union), Sekretaris umum, IFRB (International Frequency Registration Board), CCIR (Comite Consultatif International des Radiocommunications), dan CCIT (Comite

Persatuan Telekomunikasi Internasional

pada tahun 1927 sebagai International Radio Consultative Committee atau CCIR (dari nama Prancisnya Comité Consultatif international pour la radiocode:

Global Maritime Distress and Safety System

Ship Inspection Checklist Diarsipkan 2010-10-11 di Wayback Machine. FCC "CCIR 493-4 HF Selcall Information Resource". HFLINK. 2010. Diarsipkan dari asli

Uji coba siaran

berbagai efek artistik. Penggunaan standar interkoneksi digital, seperti CCIR 601 dan SMPTE 292M, yang beroperasi tanpa non-linearitas dan masalah lain

XvYCC

warna-warna tengah yang sebelumnya ada di luar batasan pada ruang warna CCIR 601. Ruang warna televisi definisi tinggi yang didefinisikan oleh BT.709