Kapelin
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Mallotus

G. Cuvier, 1829
Spesies:
M. villosus
Nama binomial
Mallotus villosus
Müller, 1776


Kapelin atau lode (Mallotus villosus) adalah jenis ikan sepiring yang berasal dari keluarga Osmeridae (ikan yang biasa di sebut ikan sepiring).[1] Capelin pernah menjadi makanan utama di Atlantik Utara.[1] Saat populasi ikan kapelin berkurang, peningkatan penduduk di kawasan itu menurun secara drastis.[1] Kapelin memiliki mulut besar dengan rahang bawah yang lebar di bagian bawah mata.[2] Kapelin jantan memiliki tubuh besar daripada kapelin betina. Kapelin jantan juga memiliki sirip pada dubur dengan bentuk cembung.[2]

Habitat

sunting

Pada umumnya, kapelin berenang mendekati permukaan perairan hingga kedalaman 200 m dan berenang berkelompok dalam jumlah yang sangat besar.[3] Kapelin hidup di laut lepas. Capelin ditemukan dalam beberapa wilayah perairan di dunia, yaitu:[3]

Warna dan ukuran

sunting

Kapelin berwarna hijau transparan, seperti zaitun pada kepalanya, tetapi sisi-sisinya berwarna keperakan, dan perut berwarna putih.[2] Pada umumnya, kapelin memiliki panjang sekitar 6,5-7,5 inci, walaupun ada juga yang berukuran 9 inci.[2]

Perilaku

sunting

Perkawinan

sunting

Kapelin melakukan proses perkawinan (pemijahan) antara bulan Maret dan Oktober yang terjadi beberapa kali.[3] Pemijahan dilakukan oleh seekor kapelin betina dan dua ekor kapelin jantan.[3] Pada umumnya, pemijahan terjadi pada temperatur 430C-500C dan lebih aktif di malam hari.[3]

Bertelur

sunting

Setelah melakukan perkawinan, kapelin betina bertelur pada laut dangkal di atas kerikil halus atau di pantai.[3] Mereka menetas dalam waktu sekitar 15 hari pada suhu 100C.[3] Setiap kapelin betina menghasilkan antara 3.000 dan 56.000 telur.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ a b c (Inggris) Capelin[pranala nonaktif permanen], www7.taosnet.com. Diakses pada 9 Juni 2010.
  2. ^ a b c d (Inggris) Capelin Mallotus villosus (Müller) 1777, www.gma.org. Diakses pada 9 Juni 2010.
  3. ^ a b c d e f g h (Inggris) Shultz, Ken.(2004). Field Guide to Saltwater Fish. Canada. John Wiley & Sons, Inc. Page 51

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ikan

 375. Gjøsæter, H. (1998). "The population biology and exploitation of capelin (Mallotus villosus) in the Barents Sea". Sarsia. 83 (6): 453–496. doi:10

Tobiko

satu butirnya. Sebagai perbandingan, tobiko lebih besar dari ikan masago (capelin roe), tetapi lebih kecil dari ikura (salmon roe). Tobiko yang dijual di

Laut Okhotsk

polip, dan berbagai jenis ikan. Salmon, herring, pollack, flounder, cod, capelin, dan smelts (atau frostfish), serta kepiting dan udang, semuanyakomersial

Anoplopoma fimbria

makan ikan secara oportunistik, termasuk ikan pollock Alaska, eulachon, capelin, herring, sandlance, cod Pasifik, serta menangkap cumi-cumi, euphausiids

Squalidae

dari dirinya. Beberapa mangsanya antara lain ikan haring, makerel, dan capelin. Dalam kasus khusus, mereka mungkin mengonsumsi ubur-ubur dan cumi-cumi

Kehidupan liar di Islandia

ikan kod, ikan haddock, ikan kakap laut, ikan plaice, ikan haring, ikan capelin, dan ikan biru whiting. Anjing laut pelabuhan dan anjing laut abu-abu berkembang

Pasar Van der Capellen

minuman dengan menggunakan uang. Alat pembayaran yang sah di pasar van der capelin ini ialah berupa koin. Koin tersebut terbuat dari kayu yang memiliki cap

Lumba-lumba sisi-putih pasifik

utama lumba-lumba ini terdiri dari ikan pelagis seperti herring, mackerel, capelin, serta cumi-cumi dan krustasea. Mereka berburu secara kooperatif dalam