BOINC
PengembangUniversity of California, Berkeley
Rilis awal10 April 2002; 24 tahun lalu (2002-04-10)
Templat:Kotak info perangkat lunak/simple
Ditulis dalamC++ (klien/server)
PHP (proyek CMS)
Java (klien Android)
Sistem operasiWindows
macOS
Linux
Android
JenisKomputasi grid dan Komputasi sukarela
LisensiLGPL[1]
Situs webboinc.berkeley.edu
Repositori

Berkeley Open Infrastructure for Network Computing disingkat BOINC adalah sebuah infrastruktur komputasi terdistribusi yang awalnya dikembangkan untuk mendukung proyek SETI@home, tetapi kemudian belakangan digunakan juga untuk mendukung proyek-proyek lainnya. Perangkat lunak BOINC dikembangkan menjadi perangkat lunak bebas. Kode sumbernya juga bisa dilihat oleh siapapun secara bebas. Sekarang ini, BOINC dikembangkan oleh sebuah tim Universitas California, Berkeley yang dipimpin oleh David P. Anderson, yang sekaligus direktur proyek SETI@home. Sebagai sebuah superkomputer virtual, sampai dengan Agustus 2010, BOINC telah memiliki lebih dari dua juta pengguna (300 ribu aktif), dengan lebih dari 5,5 juta komputer (520.000 aktif) dari 272 negara di seluruh dunia. BOINC memiliki kecepatan perhitungan 5.421,641 TFLOPS. [1] Bandingkan dengan superkomputer tercepat di dunia saat ini, Blue Gene/L dari IBM yang memiliki 65.536 prosesor yang mampu menghitung sebanyak 135.5 TFLOPS.

SETI@home

sunting

SETI@home merupakan proyek yang paling dikenal secara luas yang menggunakan platform BOINC. Per Agustus 2010, dari keseluruhan total kredit BOINC, sebanyak 28,11% pengguna BOINC diseluruh dunia menjalankan kalkulasi proyek SETI@home, diikuti oleh 15,49% menjalankan MilkyWay@home, 10,17% menjalankan World Community Grid. Kesuksesan SETI@home yang diluncurkan pada tahun 1999 menjadi salah satu jaringan komputasi terbesar yang pernah dibangun, makin memperjelas bahwa teknologi komputasi terdistribusi dapat digunakan di banyak proyek-proyek sains yang sangat tergantung pada perhitungan-perhitungan. Selain memakai CPU komputer, beberapa proyek BOINC juga dapat memanfaatkan GPU dari kartu grafis untuk melakukan perhitungan. Untuk perhitungan tertentu, GPU dapat memproses perhitungan jauh lebih cepat dari cpu. Karena itu, beberapa proyek baru BOINC yang juga mengandalkan gpu selain cpu seperti MilkyWay@home, Collatz Conjecture, DNETC@home dan lain-lain dengan cepat menempati peringkat atas dari total penyumbang kredit terbesar BOINC.

BOINC dikembangkan sedemikian rupa sehingga dapat digunakan oleh para peneliti dari berbagai bidang ilmu seperti biologi molekul, klimatologi dan astrofisika. BOINC secara garis besar, bekerja apabila komputer pribadi seseorang berada dalam kondisi "tidak dipakai" (idle). Dengan demikian BOINC meningkatkan utilitas komputer pribadi tersebut dengan melakukan perhitungan dan analisis data dari berbagai proyek. Walaupun hanya bekerja pada waktu kosong, BOINC juga dapat diset agar selalu bekerja di sepanjang waktu.

BOINC didanai oleh Yayasan Ilmu Pengetahuan Nasional yang berkedudukan di Amerika Serikat. BOINC juga pernah mendapatkan penghargaan SCI/0221529, SCI/0438443 dan SCI/0506411.

Kontributor

sunting
Ilustrasi Gambar BOINC

Hampir semua proyek yang dijalankan oleh BOINC adalah nonprofit dan tergantung kepada kontributornya. Kontributor menjalankan klien BOINC secara sukarela. Amerika Serikat merupakan negara dengan kontributor kredit BOINC terbesar yaitu sebanyak 33%, disusul oleh Jerman (11,56%), Britania Raya (5,4%) dan Jepang (5,16%). Indonesia berada di posisi ke-70 yang hanya menyumbang sebesar 0,02%.

Dari seluruh pengguna BOINC di seluruh dunia. sebanyak 88,6% berjalan di atas sistem operasi Windows, disusul oleh Linux (7%) dan Mac OS (4%). Dari segi perbandingan merek mikroprosesor, 63% proyek BOINC dijalankan dengan prosesor Intel, disusul oleh AMD (32,6%).

Cara kerja

sunting
Logo BOINC Manager (klien BOINC)

BOINC terdiri dari server dan klien. Perangkat lunak bagi BOINC dapat diunduh dari situs webnya. Server berfungsi hanya sebagai koordinator. Server mencatat modul (diistilahkan dengan work unit) mana saja yang sudah selesai, modul mana saja yang sedang diproses, kemudian diproses di komputer mana saja. Karena suatu klien BOINC selalu berhubungan dengan server, komunikasi Internet sangat dibutuhkan oleh suatu klien. Ketika suatu klien baru dijalankan, program klien akan melakukan komunikasi dengan server untuk menginformasikan bahwa klien tersebut siap menjalankan proses. Server kemudian akan memutuskan modul mana yang belum diproses, kemudian modul tersebut dikirim ke klien tersebut. Apabila suatu modul selesai diproses, klien kemudian akan mengirimkan hasilnya ke server. Suatu hasil dinyatakan benar (valid), apabila modul tersebut selesai diproses oleh sejumlah klien dan hasilnya sama satu sama lain. Proses ini akan dijalankan secara terus-menerus sampai proyek tersebut dikatakan selesai. Pengguna BOINC dapat memilih proyek mana saja yang ingin dikerjakan. Ada berbagai macam proyek BOINC yang sekarang aktif seperti SETI@home yang melakukan analisis gelombang Fourier untuk mententukan apakah gelombang tersebut termasuk kandidat transmisi gelombang radio dari angkasa luar atau tidak. Kemudian ada peramalan iklim yang melakukan analisis terhadap kemungkinan perubahan iklim pada tahun-tahun kedepan.

Struktur server

sunting

Server yang menjalankan BOINC dapat dijalankan di satu atau lebih mesin. Server BOINC dijalankan pada komputer dengan sistem operasi Linux dan menggunakan Apache, PHP dan MySQL sebagai sistem web dan basisdata-nya.

Server BOINC juga memiliki fitur-fitur seperti:

  • homogeneous redundancy (mengirim work unit hanya ke komputer dengan platform yang sama, misalnya: Win XP SP2 saja)
  • work unit trickling (mengirim informasi ke server sebelum work unit selesai)
  • locality scheduling (mengirim work unit ke komputer yang telah memiliki file yang dibutuhkan)

Proyek-proyek yang menggunakan BOINC

sunting

Proyek aktif

sunting

Proyek dalam pengembangan

sunting

Proyek yang sudah selesai

sunting

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Komputasi terdistribusi

based on OCaml. PYRO — Python Remote Objects BOINC — Berkeley Open Infrastructure for Network Computing GLOBUS — Home of the Globus Toolkit The International

Komputasi awan sosial

komputasi awan sosial yang paling terkenal digunakan di Berkeley Open Infrastructure for Network Computing (BOINC), membuat dan menggunakan layanan grid komputasi

AQUA@home

Systems dan dijalankan di platform perangkat lunak Berkeley Open Infrastructure for Network Computing (BOINC). Proyek ini ditutup pada bulan Agustus 2011

Space Sciences Laboratory

hasil riset dari laboratorium ini antara lain adalah Berkeley Open Infrastructure for Network Computing (BOINC) yaitu suatu infrastruktur komputasi terdistribusi

Software-defined networking

memungkinkan network administrators untuk memprogram pusat kontrol jaringan melalui sebuah controller tampa akses fisik ke switches. IEEE 802.1aq OpenStack Referensi

Graph database

Parallel) computing framework on top of HDFS (Hadoop Distributed File System) for massive scientific computations such as matrix, graph and network algorithms

Apache Mesos

dikembangkan di University of California, Berkeley. Apache Mesos dimulai sebagai proyek penelitian di Lab RAD UC Berkeley oleh mahasiswa PhD: Benjamin Hindman

Daftar proyek komputasi terdistribusi

mencapai 434.312 tahun 27 hari 8 menit 30 menit 7 detik. Berkeley Open Infrastructure for Network Computing (BOINC) adalah sebuah infrastruktur komputasi terdistribusi