Benhadad, (Ben Hadad, Ben-hadad dalam versi Jewish Publication Society of America, atau Benadad dalam versi Douay-Rheims; bahasa Ibrani: בֶּן-הֲדַד‎, putra Hadad;[1] bahasa Latin: Benadad), adalah nama yang merujuk kepada:

  • Raja-raja Aram Damaskus. Hadad adalah nama dewa penting orang Aram.
  • Secara khusus, sejumlah raja Aram-Damaskus yang disebut dalam sejarah dan Kitab suci:
    • Ben-Hadad I, raja Aram Damaskus antara tahun 885 SM dan 865 SM. Membuat aliansi dengan raja Asa dari Kerajaan Yehuda serta menguasai sebagian besar Israel Utara.[2]
    • Hadadezer (Ben-Hadad II), putra Ben-Hadad I, raja Aram Damaskus pada "pertempuran Karkar" (Qarqar) melawan raja Asyur, Shalmaneser III pada tahun 853 SM. Juga dikenal sebagai Adad-Idri (dalam catatan Asyur) dan mungkin sama dengan Bar-Hadad II (catatan Aram); Ben-Hadad II (catatan Ibrani). Kematiannya dinubuatkan oleh nabi Elisa bin Safat yang mengurapi penggantinya, Hazael. Sekembalinya Hazael dari Elisa, ia membunuh Ben-Hadad.[3] Ada yang menempatkan kematiannya sekitar tahun 890 SM dan pemerintahannya selama 30 tahun.[4]
    • Ben-Hadad III, raja Aram Damaskus, putra raja Hazael. Penobatannya disebut dalam Alkitab pada 2 Raja–raja 13:3, 24. Raja Yoas mengalahkannya dalam pertempuran di Afek dan merebut kembali tanah-tanah yang diambil raja Aram dalam pemerintahan raja Yoahas. Diperkirakan memerintah dari tahun 796 SM sampai 792 SM, meskipun ada banyak perbedaan pendapat di kalangan arkeolog mengenai lamanya ia memerintah.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Hitchcock, Roswell D. Hitchcock's Bible Names Dictionary.
  2. ^ 1 Raja–raja 15:18
  3. ^ 2 Raja–raja 8:7–15
  4. ^ Smith, William. Smith's Bible Dictionary.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Hazael

Palestina. Sebelum menjadi raja, ia adalah pegawai istana raja Benhadad (yaitu "Benhadad II") yang kemudian dibunuhnya dan digantikannya. Ia memerintah

Ilyasa

Ilyasa' mengatakan bahwa Benhadad akan meninggal dan Hazael akan menjadi raja. Saat kembali, Hazael mengatakan pada Benhadad kalau dia akan sembuh. Besoknya

Samaria

pasukannya, dibandingkan dengan pasukan Benhadad, tidak lebih daripada "segelintir anak kecil." Pada masa Yoram, Benhadad kembali mengepung Samaria. Namun tepat

Elisa

digagalkan. Setelah Benhadad diberitahu mengenai kemampuan nabi Elisa untuk mengetahui rencana rahasia raja itu atas kuasa Tuhan, Benhadad mengirim pasukan

Asa (raja Yehuda)

menyerahkannya kepada pegawainya. Kemudian raja Asa mengutus mereka kepada Benhadad bin Tabrimon bin Hezion, raja Aram yang diam di Damsyik, dengan membawa

Yoahas (raja Israel)

menyerahkan kerajaan Israel untuk ditindas oleh Hazael, raja Aram, dan Benhadad, anak Hazael. Yoahas minta belas kasihan TUHAN, maka Kerajaan Israel dibebaskan

Yoas (raja Israel)

bin Yoahas adalah raja ke-13 Kerajaan Israel (Samaria) yang mengalahkan Benhadad, raja Aram. Ayahnya adalah raja Yoahas, yang menjadi raja atas Israel dari

Hamat

kerajaan ini. Irhuleni dari Hamat dan Im-idri raja Aram (Bar-Hadad atau Benhadad di Alkitab) dan raja Ahab dari Israel memimpin koalisi kota-kota Suriah