Burebista Dacia
Peta yang menggambarkan perluasan wilayah terbesar Kerajaan Dacia di bawah pemerintahan Raja Burebista sekitar 50 SM.
Kerajaan Dacia

168 SM–106 M
Naga Dacia
Naga Dacia
Dacia pada masa pemerintahan Burebista, 82 SM.
Dacia pada masa pemerintahan Burebista, 82 SM.
StatusKingdom
Ibu kotaCosteşti (awalnya)[butuh rujukan] Sarmizegetusa
Bahasa yang umum digunakanBahasa Dacia
Agama
Mitologi Trakia
PemerintahanMonarki
Raja 
• 82-44 SM
Burebista
• 87-106 M
Decebal
High Priest 
Aristocracy 
Era SejarahZaman Klasik
• Didirikan
168 SM
84–88 M
101–106 M
• Dibubarkan
106 M
Mata uangKoson, Denarius.
Didahului oleh
Digantikan oleh
Bangsa Dacia
Getai
Suku Trakia
Dacia Romawi
Bangsa Dacia Merdeka
Sunting kotak info
Sunting kotak info • Lihat • Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Dalam geografi kuno, terutama dalam catatan Romawi, Dacia adalah wilayah di Eropa Tengah bagian timur yang dihuni oleh bangsa Dacia. Wilayah ini terletak di tengah Pegunungan Carpathia, dan berbatasan dengan Sungai Donau, Laut Hitam, Sungai Dniester dan Sungai Tisza. Wilayah Dacia kini merupakan wilayah Rumania dan Moldova modern, dan juga beberapa wilayah di Bulgaria, Serbia, Hungaria dan Ukraina.

Kerajaan Dacia berdiri disini dari tahun 82 SM hingga penaklukan oleh Romawi tahun 106. Ibu kota Dacia, Sarmizegetusa, dihancurkan oleh Romawi, tetapi nama kota tersebut digunakan lagi untuk kota baru (Ulpia Traiana Sarmizegetusa) yang dibangun sebagai ibu kota provinsi Dacia di Romawi.

Referensi

sunting

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Orang Dacia

Bangsa Dacia (Latin: Daci, Yunani: Dákai) adalah penghuni wilayah Dacia, yaitu wilayah Rumania dan Moldova modern. Mereka menuturkan bahasa Dacia, yang

Massagetae

kebudayaan Skithia yang lebih luas. Bangsa Massagetae naik ke tampuk kekuasaan antara abad ke-8 dan ke-7 SM, mengusir bangsa Skithia dari Asia Tengah ke Stepa

Rumania

anggota Uni Eropa dengan populasi terpadat keenam. Sejarah mencatat bahwa bangsa Dacia, Kekaisaran Romawi, Kekaisaran Bulgaria, Kerajaan Hungaria, dan Kesultanan

Orang-orang Indo-Arya

Bangsa Indo-Arya mengacu pada dua arti menurut pembagian waktu, yaitu bangsa Indo-Arya Kuno dan Indo-Arya Modern. Bangsa Indo-Arya Kuno adalah penggembala

30-an

Maret 37 - Caligula memasuki kota Roma sebagai Kaisar Romawi Penduduk asli Dacia memberontak melawan kaum Sarmatia dari Iazyges yang telah memperbudak mereka

Dinasti Flavia

Domitianus kalah total melawan Raja Decebalus di dalam perang melawan Bangsa Dacia. Selain itu, Kekaisaran memperkuat pertahanan di perbatasan dengan memperluas

Hak revolusi

Tentara Romawi bertempur melawan bangsa Dacia, adegan pertempuran di kedalaman dangkal dengan kuda dan pemain terompet.

Visigoth

penting di Eropa barat selama dua setengah abad. Suku Goth bermukim di Dacia sampai 376, ketika salah satu pemimpin mereka, Fritigern, memohon kepada