Ilustrasi berbagai contoh baluster, dalam Buku Pegangan Ornamen, karya Franz S. Meyer

Langkan adalah palang atau batang berbentuk vertikal, bujur sangkar, atau yang meliuk seperti mesin bubut - yang sering ditemukan pada tangga, parapet, dan bentuk arsitektur lainnya. Dalam konstruksi furnitur dikenal dengan istilah spindle.

Bahan umum yang digunakan dalam konstruksinya adalah kayu dan batu jarang menggunakan logam atau keramik. Sekelompok baluster yang menyangga susuran tangga, koping, atau detail ornamen dikenal sebagai "susur langkan" (balustrade).[1][2]

Galeri

sunting

Catatan

sunting
  1. ^  Satu atau lebih kalimat sebelum ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publikChisholm, Hugh, ed. (1911). "Baluster" . Encyclopædia Britannica. Vol. 3 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 297. ;
  2. ^ "A row of balusters surmounted by a rail or coping" 1644. OED; "AskOxford". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2007-09-29. Diakses tanggal 2007-06-26.

Referensi

sunting
  • Rudolf Wittkower, 1974. "The Renaissance baluster and Palladio" in Palladio and English Palladianism (London: Thames and Hudson)

Pranala luar

sunting
  • Media terkait Balusters di Wikimedia Commons
  • Definisi kamus langkan di Wikikamus

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Gereja Santo Cornelius, Madiun

bukaan melengkung. Balkon di sisi barat berdinding pelengkung dan dibatasi baluster yang ditopang empat rangka beton berbentuk pedestal, dan dihiasi ornamen

Surau Lubuk Bauk

atap berdenah silang dengan gonjong di empat sisinya. Terdapat semacam baluster di antara atap lantai satu dan lantai dua. Pada bagian puncak, terdapat

Menara Lonceng Katedral Santa Sofia

terdapat galeri terbuka di atas pilar berukir, dikelilingi pagar langkan dari baluster berukir. Pada tingkat ketiga terdapat jendela-jendela bundar, dan pada

Masjid Moti (Benteng Lahore)

Makrana, Rajasthan. Fasadnya menampilkan lengkungan berpuncak serta pilar baluster dengan bentuk yang halus dan elegan. Masjid ini memiliki tiga kubah bertumpuk

Masjid Raya Ganting

melintang yang tersusun atas panil-panil kosong. Adapun parapet berupa deretan baluster dengan hiasan kubah bawang, yang kemungkinan dipengaruhi arsitektur Mughal