Penalaran oportunistik (bahasa Inggris: opportunistic reasoning) adalah sebuah metode pemilihan strategi inferensi logis yang sesuai dalam aplikasi kecerdasan buatan.
Metode penalaran tertentu dapat digunakan untuk menarik kesimpulan dari sekumpulan fakta yang diberikan dalam sebuah basis pengetahuan, contohnya perantaian maju (forward chaining) versus perantaian mundur (backward chaining). Namun, dalam penalaran oportunistik, potongan-potongan pengetahuan dapat diterapkan baik secara maju maupun mundur, pada "waktu yang paling tepat".[1]
Sistem penalaran oportunistik dapat menggabungkan elemen penalaran maju dan mundur. Sistem ini berguna ketika jumlah inferensi yang mungkin sangat besar dan sistem penalaran harus responsif terhadap data baru yang mungkin diketahui.[2]
Penalaran oportunistik telah digunakan dalam aplikasi seperti sistem sistem papan tulis (blackboard systems) dan aplikasi medis.[3]
Referensi
sunting- Marin D. Simina et al. "Opportunistic Reasoning: A Design Perspective" dalam Proceedings of the Seventeenth Annual Conference of Cognitive Science disunting oleh Johanna D. Moore, 1995 ISBN 0-8058-2159-7, halaman 78
Catatan
sunting- ^ Blackboard systems oleh I. Craig, 1995 ISBN 1-56750-029-3 halaman 84
- ^ Fundamentals of expert systems technology oleh Samuel J. Biondo 1990 ISBN 0-89391-701-X halaman 69
- ^ Roy Turner, "Opportunistic use of schemata" dalam Tenth Annual Conference of the Cognitive Science Society 1988 ISBN 0-8058-0436-6 halaman 165