Audit Internal adalah suatu fungsi penilaian independen yang dibuat dalam suatu organisasi dengan tujuan menguji dan mengevaluasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan organisasi.[1] Tujuan audit internal adalah untuk membantu manajemen organisasi dalam memberikan pertanggungjawaban yang efektif.[2]

Referensi

sunting
  1. ^ Hiro Tugiman (2001). Standar Profesional Audit Internal. Kanisius. ISBN 9794979848.
  2. ^ Boynton, William C.; Johnson, Raymond N.; Kell, Walter G. (2001). Yati Sumiharti (ed.). Modern Auditing Jilid 1 [Modern Auditing, seventh edition]. Erlangga. ISBN 9796887088.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Audit

atau compliance audit, audit laporan keuangan atau financial statement audit, dan audit investigatif atau special audit. Istilah audit berasal dari bahasa

Kantor Pelayanan Pengawasan Internal Perserikatan Bangsa-Bangsa

tanggung jawab pengawasan internalnya di menghormati sumber daya dan staf Organisasi.” Secara khusus, kegiatan meliputi audit internal, investigasi, pemantauan

Surya Sanjaya

Forensic Audit Senior CIAS : Certified Internal Auditor Senior CCFE : Certified Corporate Fraud Examiner CPLA : Certified Certified Profesional Legal Audit Untuk

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia

dan akuntabilitas internal sebelum audit eksternal dilakukan. Sementara itu, di kancah global, mereka berinteraksi dengan lembaga audit tertinggi dari berbagai

Danantara

& Governance, Mohamad Al‑Arief Stakeholders Management, Rohan Hafas Internal Audit, Ahmad Hidayat Human Resources, Sanjay Bharwani Chief Economist, Reza Yamora Siregar

Audit keuangan

Audit Keuangan atau lebih tepat disebut sebagai Audit laporan keuangan pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan publik mengenai penilaian atas laporan

Dudy Purwagandhi

Department Head di perusahaan yang sama. Ia juga pernah menjabat sebagai Internal Audit di PT Dua Samudera Perkasa dari 2007 sampai 2008. Dari 2008 sampai 2009

Ogi Prastomiyono

termasuk Kepala Divisi Kepatuhan, Group Head Compliance, dan Kepala Audit Internal. Dari tahun 2003 hingga 2005, ia menjabat sebagai Direktur Bank Syariah