Simbol palu dan arit
Lambang palu, arit dan bintang dari Partai Komunis Indonesia (1914-1966)
Lambang palu arit dari Partai Komunis Tiongkok (1996–sekarang)
Lambang palu, arit dan kuas dari Partai Buruh Korea (1949–sekarang)
Sebuah palu dan arit di lambang Tanda Perang Patriotik, seperti yang ditampilkan di Museum Sejarah Negara, Moskwa, Rusia

Palu dan arit atau palu dan sabit (Unicode: U+262D ) adalah simbol komunis yang melambangkan solidaritas kaum proletar antara pekerja pertanian dan industri. Simbol ini pertama kali diadopsi selama Revolusi Rusia di akhir Perang Dunia I, palu melambangkan kaum buruh dan arit melambangkan kaum petani.

Setelah Perang Dunia I (di mana Rusia menarik diri pada 1917) dan Perang Saudara Rusia, palu dan arit menjadi lebih banyak digunakan sebagai simbol buruh di Uni Soviet dan persatuan proletar internasional. Simbol ini digunakan oleh banyak gerakan komunis di seluruh dunia, beberapa di antaranya dengan variasi lokal. Palu dan arit masih menjadi hal yang umum di negara-negara yang mendeklarasikan diri sebagai negara sosialis, seperti Tiongkok, Kuba, Korea Utara, Laos, dan Vietnam, serta beberapa negara bekas republik Soviet setelah pembubaran Uni Soviet, seperti Belarus dan Rusia. Beberapa negara telah memberlakukan larangan terhadap simbol-simbol komunis, di mana tampilan palu dan arit dilarang.

Di Indonesia, penggunaan simbol palu arit telah dinyatakan terlarang bersama dengan paham komunisme sendiri sejak 1966, sebagaimana telah diatur dalam Undang Undang No. 27 tahun 1999 dan Ketetapan MPRS (TAP MPRS) Nomor XXV/MPRS/1966 tahun 1966, yang secara resmi menyatakan pelarangan terhadap paham komunisme dan Marxisme-Leninisme, serta pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI) setelah pecahnya Peristiwa 30 September.

Sejarah

sunting
Koin peso Chili menggunakan simbol palu dan arit antara tahun 1894 dan 1940

Simbolisme buruh

sunting

Alat-alat pertanian dan pertukangan sejak lama telah digunakan sebagai simbol perjuangan para proletar.

Kombinasi palu dan arit melambangkan gabungan petani dan pekerja konstruksi. Sebuah contoh penggunaan sebelum dijadikan instrumen politik Uni Soviet dapat ditemukan pada mata uang Chili yang beredar sejak tahun 1894.[1]

Contoh alternatif adalah kombinasi palu dan bajak, dengan makna yang sama (persatuan buruh dan tani). Di Irlandia, simbol bajak masih digunakan. Bendera Bajak Berbintang pada awalnya digunakan oleh Tentara Warga Irlandia, sebuah milisi buruh republikan sosialis. James Connolly, salah satu pendiri Tentara Warga Irlandia bersama dengan Jack White, mengatakan bahwa signifikansi bendera itu ialah Irlandia yang merdeka akan mengendalikan nasibnya sendiri dari bajak sampai bintang-bintang. Sebuah pedang dihunuskan pada bajak untuk melambangkan akhir perang dengan pendirian Sosialis Internasional. Bendera ini dicanangkan pada tahun 1914 dan dikibarkan oleh Tentara Warga Irlandia selama Pemberontakan Paskah tahun 1916.

Bajak Berbintang dari tahun 1914 dan dikibarkan saat Pemberontakan Paskah

Penciptaan

sunting

Pada tahun 1917, Vladimir Lenin dan Anatoly Lunacharsky menggelar kompetisi untuk membuat lambang Uni Soviet. Desain terpilih ialah sebuah palu dan sebuah arit di atas bola dunia dengan sinar matahari di belakang, dikelilingi gandum di bawah bintang bersudut lima, dengan tulisan "Proletar seluruh dunia, bersatulah!" dalam enam bahasa (Rusia, Ukraina, Belarusia, Georgia, Armenia and Azerbaijan). Lambang tersebut aslinya memiliki pedang, tetapi Lenin sangat menentangnya karena tidak menyukai konotasi kekerasan.[2] Perancang terpilih ialah Yevgeny Ivanovich Kamzolkin (1885–1957).[3][4] Pada tanggal 6 Juli 1923, sesi ke-2 dari Komite Eksekutif Sentral Uni Soviet menggunakan lambang tersebut.

Arti

sunting

Pada saat penciptaan, palu dan arit berdiri untuk aliansi pekerja-petani, dengan palu simbol tradisional proletariat industri (yang mendominasi proletariat Rusia) dan arit simbol tradisional untuk kaum tani, tetapi maknanya telah sejak diperluas menjadi simbol yang dapat dikenali secara global untuk Marxisme, partai komunis, atau negara sosialis.

Penggunaan saat ini

sunting
Logo CPGB

Negara pasca-Soviet

sunting

Dua subjek federal Federasi Rusia pasca-Soviet menggunakan palu dan arit dalam simbol mereka: Oblast Vladimir memilikinya di benderanya dan Oblast Bryansk memilikinya di bendera dan lambangnya, yang juga merupakan elemen sentral dari benderanya. Selain itu, kota Oryol Rusia juga menggunakan palu dan arit di benderanya.

Bekas maskapai penerbangan nasional Soviet (sekarang Rusia), Aeroflot yang saat ini masih menggunakan palu dan arit dalam simbolnya.

Palu dan arit dapat ditemukan sebagai logo di sebagian besar topi ushanka, biasanya topi bergaya Soviet.

Pemerintah "de facto" Transnistria menggunakan (dengan sedikit modifikasi) bendera dan lambang bekas SSR Moldavia, yang mencakup palu dan arit. Bendera juga dapat muncul tanpa palu dan arit dalam beberapa keadaan, misalnya pada Plat nomor kendaraan yang dikeluarkan oleh Transnistrian.

Partai Komunis

sunting

Tiga dari lima partai Komunis yang berkuasa saat ini menggunakan palu arit sebagai simbol partai: Partai Komunis Tiongkok, Partai Komunis Vietnam dan Partai Revolusi Rakyat Laos. Di Laos dan Vietnam, bendera partai palu arit sering terlihat berkibar berdampingan dengan bendera nasional masing-masing.

Galeri

sunting

Bendera

sunting

Eropa

sunting

Asia

sunting

Afrika

sunting

Amerika

sunting

Logo

sunting

Eropa

sunting

Lihat pula

sunting

Catatan kaki

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Chilean peso design, 1894". Diakses tanggal 7 May 2018.
  2. ^ "The Hammer and Sickle: The Role of Symbolism and Rituals in the Russian Revolution". Diakses tanggal 3 August 2014.
  3. ^ "The Spectre of Hammer and Sickle"]". International People's Tribunal 1965. 2015-09-14. Diarsipkan dari asli tanggal 14 September 2015. Diakses tanggal 2015-11-06.
  4. ^ "International Gallery of Contemporary Artists". Diarsipkan dari asli tanggal 16 August 2016. Diakses tanggal 2015-11-06.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sabit

Sabit, arit, atau celurit adalah alat pertanian berupa pisau melengkung menyerupai bulan sabit. Meskipun bentuknya sama, secara bahasa "arit" dan "sabit"

Bendera Uni Soviet

atas paduan bendera merah polos dengan simbol palu arit dan bintang merah di sisi kiri atasnya. Palu arit melambangkan buruh dan petani, sedangkan bintang

Dewi Sri

blonyo, kadang-kadang lengkap dengan peralatan pertanian seperti ani-ani atau arit kecil dan sejumput padi. Sering pula diberi sesajen kecil untuk persembahan

Partai Golongan Karya

"Partai Demokrat Antek Pendjajah: Golkar Perubahan Dari Gerindra, Palu Arit ala PKI dan PRD, Ada Jepang dibalik PKS, Jepang juga bikin PKB" Leo Suryadinata

Bali

empat dengan mata pisau lurus. Blakas Keris Tombak Tiuk Taji Kandik Caluk Arit Udud Gelewang Trisula Panah Penampad Garot Tulud Kis-Kis Anggapan Berang

Partai Komunis Indonesia

nasionalis, agama dan komunis. Pengemudi becak di Bandung memakai bendera palu arit sebagai hiasan di becaknya. Juga sebagai identitas ideologi warga. Anggota

Fase bulan

pada posisi 45 derajat. Pada fase ini bulan berbentuk seperti sabit atau arit. Fase kuartal pertama terjadi pada hari ke delapan ketika bulan berada pada

Sakera

Kedengarannya sederhana tetapi nyatanya bisa membuat Belanda kewalahan. Pengguna arit yang dilakukan inilah yang menimbulkan stigma kekerasan di kalangan masyarakat