Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023) |
| Jenis kabel | Fibre-optic |
|---|---|
| Mulai dibangun | 2013 |
| Selesai dibangun | 2015 |
| Kapasitas maksimum | 100 gbit/dtk |
| Pembangun | SubPartners |
| Titik pendaratan | Jakarta, Indonesia Port Hedland, Western Australia, Changi Singapura |
| Jangkauan | Singapura, Indonesia, Australia |
| Pemilik | Indosat, SingTel, Optus |
Sistem kabel APX-West (bahasa Inggris: APX-West cable system) adalah proyek kabel komunikasi bawah laut sepanjang 4700 km yang menghubungkan Australia, Indonesia, dan Singapura.[1] Kabel ini merupakan proyek pembangunan antara Indosat (Indonesia) dengan Subpartners dari Australia.[1] Mulai diresmikan pada tahun 2013, proyek kabel ini diprediksi selesai pada tahun 2014, tapi karena berbagai hal diundur menjadi kuartal kedua 2015.[1]
Kabel ini dilengkapi dengan teknologi sirkuit optik sebanyak empat buah yang ditaksir dapat mengantar paket komunikasi data sebesar 32 terabit per detik.[2] Selain itu, APX-West juga dilengkapi dengan 54 repeater dan kabel optik bertipe D+ Ultra-Long Haul.[2] Tiap pasang kabel fiber optik memiliki gelombang sebanyak 80 dengan masing-masing gelombang berkapasitas 100 gigabit per detik.[2] Kabel ini terhubung melalui stasiun komunikasi di NEXTDC P1 di Perth (Australia), Ancol Jakarta (Indonesia), dan Changi (Singapura).[2]
Rujukan
sunting- ^ a b c "Indosat Ikut Kabel Laut Australia-Singapura". Detik. 10/10/2013.
- ^ a b c d (Inggris) SubPartners. "APX-West".