Pelataran pesawat (Airbus A320)

Pelataran pesawat (bahasa Inggris: apron) adalah bagian dari bandar udara yang digunakan sebagai tempat parkir pesawat terbang. Selain untuk parkir, pelataran pesawat digunakan untuk mengisi bahan bakar, menurunkan penumpang, dan mengisi penumpang pesawat terbang. Pelataran pesawat berada pada sisi udara (air side) yang langsung bersinggungan dengan bangunan terminal, dan juga dihubungkan dengan jalan rayap (taxiway) yang menuju ke landas pacu.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bandar Udara Juwata, Tarakan

bandar udara pertama di Indonesia yang menerapkan sistem Bandara Hijau pada apron pada saat pengisian bahan bakar avtur. Bandara Juwata pertama kali dibangun

Safari Dharma Raya

juga mengoperasikan kurir serta bus untuk keperluan khusus, termasuk bus apron bandar udara di sejumlah bandara internasional di Indonesia, serta bus untuk

Markah daerah pergerakan pesawat udara

dituliskan atau digambarkan pada permukaan landas pacu, landas ancang dan apron. Markah merupakan sesuatu yang berbeda dengan rambu. Secara garis besar

MasterChef Indonesia (musim 13)

sebelumnya hadir sebagai tamu pada salah satu episode babak galeri. Penggunaan apron putih dengan nama kontestan diterapkan pada babak Bootcamp. Terdapat saudara

Bandar Udara Internasional Radin Inten II

2010-2011 dimulai perluasan apron agar bandara ini dapat dimasuki pesawat Boeing 737-800 dan Boeing 737-900ER secara penuh. Apron Bandara Radin Inten II yang

Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto

memiliki ukuran landasan pacu 2.250 m x 45 m, taxiway berukuran 173 m x 23 m, apron 300 m x 123 m Maskapai penerbangan menurut tujuannya disusun sebagai berikut:

Bandar Udara Depati Amir

perubahan fisik, baik wilayah Terminal penumpang, fasilitas Landasan pacu, apron, maupun ruang udara. Terminal penumpang terus mengalami perluasan. Landasan

Bandar udara

antisipasi ramainya lalu lintas. Apron atau tempat parkir pesawat yang dekat dengan terminal building, Konstruksi apron umumnya beton bertulang, karena