Ammit (/ˈæmɪt/; bahasa Mesir: ꜥm-mwt, "pemakan kematian";[1] kadang-kadang Ammut atau Ahemait) adalah dewi mesir kuno yang di kenal juga sebagai Dewi Penghakiman bagi manusia yang tidak memiliki hati yang seimbang dalam segi kebenaran. Di antara gelarnya ialah Pemakan Kematian, Pemakan Hati, dan Dewi Kematian.[2] Dewi Ammit di gambarkan bertubuh setengah Singa, setengah Kudanil dan berkepala Buaya.[3]

Selain mengambil wujud bagai gabungan ketiga hewan buas kuno tersebut, ia juga dikenal sebagai seorang dewi yang mewakili pemakaman, dengan gelar Pemakan Orang-orang Mati, Pemakan Jantung-jantung, dan Kematian yang Agung.

Dewi tersebut hidup di dekat timbangan keadilan dalam alam baka kepercayaan Mesir, yaitu Duat. Dalam Hall of Two Truths, Anubis menimbang jantung seseorang terhadap bulu Ma'at, dewi kebenaran yang terlihat seperti bulu burung unta yang umumnya tampak di dalam hiasan kepala Ma'at

Bila jantung tersebut dihakimi tidak murni, maka tugas Ammit pula untuk memakannya. Orang yang jantungnya dimakan oleh Ammit tidak diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanannya ke Osiris dan keabadian. Seketika dimakan, jiwanya akan menjadi selamanya tersesat, yang juga dianggap "kematian kali kedua".

Ammit juga dipercaya untuk menjaga di tepi sebuah danau penuh dengan api, di mana jantung-jantung yang tidak layak dibuang ke danau tersebut untuk dihancurkan. Beberapa peneliti juga percaya bahwa identitas Ammit sendiri mengusung konsep yang sama dengan kehancuran. Maka dari itu Ammit justru ditakuti ketimbang disembah oleh orang-orang Mesir kuno.

Penggambaran

sunting

Ammit biasanya digambarkan dengan kepala buaya, kaki depan dan tubuh bagian atas singa (terkadang juga digambarkan sebagai tubuh bagian atas macan tutul atau harimau), dan kaki belakang dan tubuh bagian bawah kuda nil. Kombinasi dari ketiga pemangsa mematikan ini menunjukkan bahwa tidak ada jiwa jahat yang dapat lolos dari pemusnahan Ammit.[4] Ammit juga digambarkan dengan dewa-dewa Mesir lainnya yang menimbang hati seseorang setelah mereka meninggal, dan disinilah nasib seseorang diputuskan.[5] Jika seseorang dianggap jahat, Ammit akan menghancurkan hati dan orang tersebut dimusnahkan.[4]

Budaya populer

sunting

Saba Mubarak memerankan Ammit dalam serial televisi Marvel Cinematic Universe (MCU) Moon Knight (2022).[6]

Dalam serial Rick Riordan, The Kane Chronicles, Ammit juga digambarkan.

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Erman, Adolf; Grapow, Hermann (1926-1961) Wörterbuch der ägyptischen Sprache, Berlin: Akademie-Verlag, volume 1, page 184.9
  2. ^ Hart, George (2005). The Routledge Dictionary of Egyptian Gods and Goddesses, Second Edition. Routledge. ISBN 978-0-203-02362-4.
  3. ^ INDOZONE (2 April 2022). "Mitologi Ammit, Dewi Penghakiman Mesir Kuno yang Siap Melahap Jantung Manusia". indozone.id. Diakses tanggal 24 September 2022.
  4. ^ a b Hart, George; George, Hart (April 8, 1986). A Dictionary of Egyptian Gods and Goddesses (dalam bahasa English) (Edisi 1st). Taylor & Francis Group. hlm. 3–4. ISBN 9780203136447. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  5. ^ Bunson, Margaret (2012). "Judgment Halls of Osiris". Encyclopedia of Ancient Egypt (dalam bahasa English) (Edisi 3rd). Facts On File. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  6. ^ "Who Voices Ammit In Moon Knight's Final Episode?". ScreenRant (dalam bahasa American English). 2022-05-04. Diakses tanggal 2022-05-10.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Neraka

jantung yang timbangannya lebih berat dari bulu tersebut akan dimangsa oleh Ammit. Jiwa yang lebih ringan dari bulu akan lulus ujian terpenting ini, dan akan

Daftar dewa-dewi Mesir

Aken Aker Ammit Amun (juga disebut Amen atau Amon) Amunet Anhur - dewa perang Anubis (juga disebut Yinepu) Anuket - dewi Sungai Nil Apophis (juga disebut

Kitab Para Arwah

tidak seimbang dengan Maat, maka hewan buas menakutkan lainnya yang disebut Ammit, sang Pelahap, siap untuk menelannya dan menyebabkan alam baka mendiang

Penghukuman kekal

hatinya lebih berat daripada bulu, maka hati tersebut akan dimakan oleh dewi Ammit. Zoroastrianisme mengembangkan konsep eskatologis Penghakiman Terakhir yang

Duat

yang timbangannya lebih berat dari bulu tersebut ditolak dan dimangsa oleh Ammit, penghancur jiwa, karena orang-orang ini ditolak keberadaannya setelah kematian

Ketertarikan pada kematian

Banyak dari dewa-dewi mereka yang berhubungan dengan kematian, seperti: Ammit, pemakan jiwa-jiwa yang tidak layak; Anubis, penjaga Nekropolis dan penyimpan

Penghakiman ilahi

Osiris, penguasa dunia bawah, diapit Isis dan Nephthys di sisi kanan, dan Ammit menanti di samping timbangan untuk menelan mereka yang jantungnya lebih

Lautan api

dalam neraka, di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam. Ammit Gehenna Lake of Fire (lagu) Lake of Fire (film) Purgatori Wahyu kepada Yohanes: