Allopecia areata

Alopesia areata (Bahasa Latin: alopecia areata) merupakan penyakit kurap pada daerah yang berbulu, seperti: kulit, janggut, alis, bulu mata dan rambut tubuh lainnya yang menyebabkan Hilang/berkurangnya rambut pada tempat yang biasaanya berambut.[1]

Jenis Alopesi

sunting

Adapun jenis-jenis dari Penyakit Alopesi, yaitu:[2][3]

  • alopesi areata: biasanya terdapat pada kepala atau dagu (jenggot), berbentuk bulat atau lonjong, dengan sebab yang belum diketahui;
  • alopesi kakheksia (Ing: cachexia): terjadi pada anak-anak dengan yang mengalami gizi buruk;
  • alopesi seborea: disebabkan oleh gangguan kelenjar palit, ditandai dengar adanya sisik-sisik berwarna kekuningan, berminyak, kulit hiperemi dan gatal.

Referensi

sunting
  1. ^ Asst. Assoc. Dr. Ercan Arca Prof. Dr. Kemenangan jelaga, gata School of Medicine Department of Dermatology, alopecia areata di etiopatogenesis dan klinis diagnosis, Dermatos. 2003, halaman 83-89.
  2. ^ Uludag University School of Medicine Department of Dermatology dibuat pada 15-11-2007 mengenai penyakit Kulit,
  3. ^ Profesor Dr. Merenda Oguz, Universitas Istanbul Fakultas Kedokteran Departemen Dermatology, alopecia areata dalam pengobatan PUVA, Dermatos. 2003, halaman 103-106.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Vitiligo

vitiligo juga ataupun penyakit autoimun lainnya, seperti hipertiroidisme, alopesi, dan anemia pernisiosa . Vitiligo bukan termasuk penyakit yang menular

May Calamawy

York City. Calamawy didiagnosis mengidap penyakit autoimun alopesi pada usia 22 tahun. Alopesinya dimasukkan ke dalam alur cerita karakternya, Dena Hassan

Klobetasol propionat

ini juga digunakan untuk mengobati beberapa penyakit autoimun termasuk alopesi, lichen planus (nodul kulit auto imun), dan mikosis fungoides (limfoma