📑 Table of Contents
Efialtes (kiri) bersama raksasa lainnya.

Dalam mitologi Yunani, Aloadai adalah Otos dan Efialtes (atau Efialtis), anak dari Ifimedia dan Poseidon.[1] Mereka adalah raksasa yang kuat dan agresif. Badan mereka tumbuh sepanjang sembilan jari setiap satu bulan.[2] Mereka memiliki tinggi sembilan depa pada usia sembilan tahun.[3][4]

Dalam mitologi

sunting

Otos dan Efialtes sangat kuat sampai-sampai tak ada dewa yang bisa melukai mereka. Suatu malam, ketika mereka sedang tidur, Gaia membisikkan sesuatu pada mereka. Gaia memberi tahu mereka bahwa merekalah yang seharusnya berkuasa di Olimpus. Sejak itu, Mereka berusaha menyerang Olimpus dengan cara menumpuk-numpuk gunung sampai setinggi Gunung Olimpus, lalu menyuruh para dewa untuk menyerah. Mereka juga meminta Artemis dan Hera menjadi istri mereka. Para dewa melawan tetapi tak dapat mengalahkan mereka. Para Aoladai bahkan mampu menangkap Ares dan mengurungnya dalam kendi selama tiga belas bulan. Artemis lalu berubah wujud menjadi seekor rusa dan berlari di antara para Aloadai. Mereka saling melempar tombak yang kemudian mengenai badan masing-masing dan akhirnya saling membunuh.

Referensi

sunting
  1. ^ Odyssey, xi
  2. ^ Hyginus Fabulae 28.
  3. ^ Kerényi, 1951:154.
  4. ^ Schmitz, Leonhard (1867). "Aloeidae". Dalam William Smith (ed.). Dictionary of Greek and Roman Biography and Mythology. Vol. 1. Boston: Little, Brown and Company. hlm. 132–133.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ares

pernah melukai tubuh Ares. Selain itu, Ares juga pernah dikalahkan oleh Aloadai, sepasang raksasa. Ares memiliki tombak berujung perunggu dan seperangkat

Artemis

sebagai beruang, yaitu rasi bintang Ursa Minor dan Ursa Major. Gigant Aloadai (Oto dan Efialtes) adalah putra Poseidon. Mereka sangat kuat sampai-sampai

Apollo (mitologi)

getahnya mengalir seperti air mata. Dalam suatu cerita, Apollo membunuh Aloadai ketika mereka berusaha menyerang Gunung Olimpus. Selama musim dingin, Apollo