Aineias Mengunsi dari Troya yang Terbakar, Federico Barocci, 1598 Galleria Borghese, Roma

Aeneis (pengucapan Latin: [ajˈneːis]) adalah wiracarita dalam bahasa Latin yang dikarang oleh Vergilius dari tahun 29 sampai 19 SM. Wiracarita ini mengisahkan legenda Aineias (bahasa Yunani: Αἰνείας, Aineías; bahasa Latin: Aeneas), pahlawan Troya yang hijrah ke Italia dan menjadi leluhur orang Romawi Kuno. Wiracarita ini terdiri atas sekitar 10.000 baris syair dalam mertrik puisi heksameter daktilis (enam baris sebait, tiap baris lazimnya memuat satu suku kata berbunyi panjang diikuti dua suku kata berbunyi pendek), dan termuat dalam dua belas buku. Enam buku pertama mengisahkan perjalanan Aineias dari Troya ke Italia, dan selebihnya mengisahkan kemenangan bangsa Troya dalam perang melawan bangsa Latin.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Tumbuhan paku

lycopodineis, et descriptionibus novarum et rariorum specierum: cum tabulis aeneis quinque. Kiliae: Impensis Bibliopolii novi academici. Berry, Chris (2009)

Daftar dewa-dewi Romawi

1.32.9; Paulus apud Festus, hlm. 27; Servius Danielis, keterangan untuk Aeneis 5.54; Lactantius Placidus, keterangan untuk Statius, Theb. 4.459–60. Livius

Alba Longa

Aineias, putra Venus, yang dijelaskan dalam wiracarita Vergilius berjudul Aeneis. Menurut Livius, keluarga ningrat Romawi seperti Yulia, Servilia, Quintia

Amata

dari anak tunggal mereka, Lavinia. Dalam wiracarita Vergilius berjudul Aeneis, dia bunuh diri selama konflik antara Aineias dan Turnus tentang siapa di

Kleopatra

Burstein 2004, hlm. 30 menulis bahwasanya Verjilius, dalam wiracarita Aeneis gubahannya, menggambarkan perlawanan terhadap Kleopatra dalam Pertempuran

Perang Troya

juga: Kesejarahan Ilias Sumber sastrawi Ilias Lingkup sastra wiracarita Aeneis, Buku 2 Ifigeneia en Aulidi Filoktetes Ayas Troiades Ta Met Homeron Baca

Latinus

Perang Troya, yaitu Odisseus dan Aineias. Meskipun kemunculannya dalam Aeneis tidak dapat disesuaikan dengan perannya dalam mitologi Yunani, kedua gambar

Amanuensis

mengulik kekayaan sastrawi yang terkandung di dalam Parwa Pratala wiracarita Aeneis guna membahasakan penglihatan-penglihatan gaib Edmundus, rekannya sesama