Acetobacter adalah sebuah genus bakteri gram negatif berbentuk elips hingga batang. Ia memiliki kemampuan mengubah etanol (alkohol) menjadi asam asetat (asam cuka) dengan bantuan udara.[1] Ada beberapa bakteri dari golongan lain yang mampu menghasilkan asam asetat dalam kondisi tertentu, tetapi semua anggota genus Acetobacter dikenal memiliki kemampuan ini.

Bakteri-bakteri Acetobacter dikenal penting secara komersial, antara lain karena

  • dapat digunakan dalam produksi cuka (dengan sengaja mengubah etanol pada anggur menjadi asam asetat
  • namun dapat juga merusak anggur, dengan menghasilkan asam asetat atau etil asetat, yang merusak rasa anggur tersebut.

Pertumbuhan Acetobacter pada anggur dapat dicegah dengan sanitasi yang efektif, pemisahan udara dari anggur secara sempurna, maupun penggunaan secukupnya sulfur dioksida sebagai pengawet pada anggur.

Di laboratorium, Acetobacter dikenali dengan mudah dengan pertumbuhan koloninya di medium yang mengandung 7% etanol, dan ditambahi kalsium karbonat secukupnya untuk memburamkan medium sebagian. Ketika koloni tersebut membentuk asam asetat yang cukup, kalsium karbonat kemudian melarut sehingga terbentuk daerah bening yang jelas pada medium.

Referensi

sunting
  1. ^ Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill dictionary of biology. McGraw-Hill Company. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  • Madigan M; Martinko J (editors). (2005). Brock Biology of Microorganisms (Edisi 11th ed.). Prentice Hall. ISBN 0-13-144329-1. ; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Acetobacter xylinum

Acetobacter xylinum merupakan bakteri gram negatif yang bersifat aerob obligat. Acetobacter xylinum memiliki ukuran sekitar 2 mikron dengan sel berbentuk

Kombucha

fermentasi larutan teh dan gula dengan menggunakan starter mikroba kombucha (Acetobacter Xylinum dan beberapa jenis khamir) dan di fermentasi selama 8-12 hari

Fermentasi

bakteri gram negatif berbentuk batang yang termasuk dalam genus Acetobacter yakni acetobacter aceti. Bakteri asam asetat memiliki bersifat asam toleran, tumbuh

Asam asetat

daripada oksidator etanol seperti Acetobacter. Namun, bakteri Clostridium lebih peka terhadap asam daripada Acetobacter. Bahkan strain Clostridium yang

Ragi

Amylomyces, Endomycopsis, Saccharomyces, Hansenula anomala,, Lactobacillus, Acetobacter, dan sebagainya. Berbagai jenis ragi yang digunakan di berbagai negara

Nata de coco

karena Filipina pernah menjadi koloni Spanyol. Bibit nata adalah bakteri Acetobacter xylinum yang akan dapat membentuk serat nata jika ditumbuhkan dalam air

Tepache

Bakteri yang terkandung dalam tepache seperti Lactobacillus, Leuconostoc, Acetobacter dan Lactococcus, dan jamur alami seperti Saccharomyces, Gibberella, Zygosaccharomyces

Kefir

Lactococcus lactis subsp. lactis Lactococcus lactis subsp. cremoris Acetobacter sp. Bacillus sp. Bacillus subtilis Enterococci durans E. coli Kluyveromyces