Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia
Nama resmi
ITB AAS Indonesia
JenisPerguruan Tinggi Swasta
Didirikan31 Januari 2020
RektorDr. Darmanto, M.M.Spd
Alamat
Jl. Slamet Riyadi No.361, Windan, Makamhaji, Kartasura
, , ,
57161
,
BahasaBahasa Indonesia
Warna 
Situs webitbaas.ac.id

Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia (disingkat ITB AAS Indonesia) merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Perguruan tinggi ini dikelola oleh Yayasan Amaliyah Ilmi Surakarta.

Sejarah

sunting

Pada mulanya Yayasan Bentara Indonesia Surakarta mendirikan Akademi Akuntansi dan Perpajakan Bentara Indonesia dengan izin operasional Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI Jawa Tengah No.1092/K/18/Kop.VI/1984 tanggal 4 Juni 1984. Lokasi kampus ini terletak di Jl. Letjen Sutoyo No.43, Cengklik, Nusukan, Banjarsari, Surakarta. Saat itu, hanya ada 6 orang dosen yang mengajar 40 mahasiswa. Pada tanggal 24 Mei 2007, Akademi Akuntansi dan Perpajakan Bentara Indonesia secara resmi berubah nama menjadi Akademi Akuntansi Surakarta (AAS) melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No.68/D/O/2007. Selain perubahan nama, pengelolaan perguruan tinggi ini juga beralih di bawah naungan Yayasan Amaliyah Ilmi Surakarta. AAS berubah bentuk menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AAS pada tanggal 22 April 2014 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.04/E/O/2014.[1]

Pada tanggal 31 Januari 2020, Institut Teknologi Bisnis (ITB) AAS Indonesia resmi berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.192/M/2020 sebagai peralihan bentuk dari STIE AAS.[2]

Pimpinan

sunting

Unsur pimpinan ITB AAS Indonesia terdiri dari:[3]

  • Rektor: Dr. Darmanto, M.M.
    • Wakil Rektor I: Maya Widyana Dewi, S.E., M.M.
    • Wakil Rektor II: Dr. Suprihati, S.E., M.M.
    • Wakil Rektor III: Abdul Haris Romdhoni, S.E., M.E.I.

Akreditasi

sunting

STIE AAS sebelum berubah bentuk menjadi ITB AAS Indonesia telah resmi dinyatakan sebagai institusi perguruan tinggi terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melalui Surat Keputusan No.217/SK/BAN-PT/Akred/PT/X/2018 yang berlaku sejak 15 Oktober 2018 hingga 15 Oktober 2023.[4]

Program studi

sunting

ITB AAS Indonesia memiliki 5 program studi sebagai berikut:[2]

Jenjang Program Studi Akreditasi
BAN-PT
D3 Akuntansi B (Baik)
D3 Manajemen Pajak B (Baik)
S1 Akuntansi B (Baik)
S1 Ekonomi Syariah B (Baik)
S1 Informatika

Referensi

sunting
  1. ^ "Buku Panduan Akademik STIE AAS Tahun 2017/2018" (PDF). stie-aas.ac.id. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2019-07-11. Diakses tanggal 15 Agustus 2020.
  2. ^ a b "Profil Perguruan Tinggi ITB AAS Indonesia". pddikti.kemdikbud.go.id. Diakses tanggal 15 Agustus 2020.
  3. ^ "Identitas Perguruan Tinggi ITB AAS Indonesia". info.kopertis6.or.id. Diakses tanggal 15 Agustus 2020.
  4. ^ "Identitas Perguruan Tinggi STIE AAS". info.kopertis6.or.id. Diakses tanggal 15 Agustus 2020.

Pranala luar

sunting

Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Aas Rolani

dengan nama panggung Aas Rolani adalah penyanyi dan seniman tarling wanita yang berasal dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Aas Rolani merupakan istri

AAS

Lihat entri aas atau AAS di kamus bebas Wikikamus. Aas atau AAS dapat merujuk kepada: Alcatel Alenia Space: sebuah perusahaan kedirgantaraan, sekarang

AN/AAS-38

Lockheed Martin AN/AAS-38 "Nitehawk" adalah FLIR (Forward looking infrared) & laser pengindera & tracker sistem pod untuk digunakan dengan amunisi dipandu

Lars Aas

Lars Thorlaksøn Aas (26 Februari 1879 – 24 Februari 1964) adalah seorang pemain anggar dan pemain anggar Norwegia. Ia berkompetisi di tiga ajang di Olimpiade

Kepolisian Daerah Banten

Polri 2025: Kombes Hendra Wirawan Resmi Ditunjuk jadi Wakapolda Banten Arbi, Aas (19 November 2016). Wanda (ed.). "Polresta Serang Terbentuk". Radar Banten

Aas Paas

Aas Paas adalah sebuah film romansa Bollywood tahun 1981 garapan J. Om Prakash. Film tersebut dibintangi oleh Dharmendra, Hema Malini dan Prem Chopra

Paus Pius XII

1952, pp. 542-546 AAS, 1946, pp. 349-354 AAS, 1956, hal. 357. AAS, 1950, hal. 657 AAS 1954 313 AAS 1957 272 AAS, 1943, hal. 297. AAS, 1943, hal. 305. Pius

Doa Rosario

memerlukan kehidupan Kristiani yang menonjol dalam seni berdoa. (No. 32: AAS 93 (2001), 288) Doa Rosario adalah doa renungan yang sangat indah. Tanpa