614
MileniumMilenium ke-1
Abad
Dasawarsa 
Tahun


614 dalam kalender lain
Kalender Gregorian614
DCXIV
Kalender Bahá'í−1230 – −1229
Kalender Bali535–536
Kalender Bengali21
Kalender Berber1564
Kalender Buddha1158
Kalender Burma−24
Kalender Tionghoa癸酉(Ayam Air)
3310 atau 1164
    — sampai —
甲戌年 (Anjing Kayu)
3311 atau 1165
Kalender Koptik330–331
Kalender Etiopia606–607
Kalender Ibrani4374–4375
Kalender Hindu
 - Vikram Samvat670–671
 - Shaka Samvat536–537
 - Kali Yuga3715–3716
Kalender Holosen10614
Kalender Iran8 BP – 7 BP
Kalender Islam8 SH – 7 SH
Kalender JepangN/A
Kalender Jawa504–505
Kalender Julian614
DCXIV
Kalender Korea2947
Kalender Nanakshahi−854
Suriyakhati1157

614 (DCXIV) adalah tahun biasa yang diawali hari Selasa dalam kalender Julian, tahun ke-614 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-614 pada Milenium ke-1, tahun ke-14 pada Abad ke-7, dan tahun ke- 5 pada dekade 610-an. Mulai awal tahun 614, kalender Gregorian terhitung 3 hari setelah kalender Julian, yang merupakan kalender dominan pada saat itu.

Peristiwa

sunting


Kelahiran

sunting


Kematian

sunting

Lihat pula

sunting

Pranala luar

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Batalyon Infanteri 614

Batalyon Infanteri 614/Raja Pandita atau Yonif 614/RJP adalah Batalyon Infanteri di bawah komando Brigif Raider 24/Bulungan Cakti, Kodam VI/Mulawarman

Mush'ab bin Umair

berasal dari kabilah Bani Abdu Dar dari suku Quraisy. Ia memeluk Islam pada 614 dan merupakan duta pertama Islam di Madinah hingga mengislamkan banyak penduduknya

Aisyah

Aisyah binti Abi Bakar (bahasa Arab : عائشة بنت أبي بكر, sekitar 613/614 – Juli 678 Masehi) adalah seorang komandan, politikus, ahli hadis dan istri ketiga

Kenaikan Yesus Kristus

anugerah"). Gereja ini dihancurkan oleh tentara Persia Sasaniyah pada tahun 614. Kemudian dibangun kembali, dihancurkan, dan dibangun lagi oleh tentara Perang

Banten

ialah suku Jawa sebanyak 1.699.115 jiwa (16,03%) dan Betawi sebanyak 1.365.614 (12,88%). Suku Badui Dalam merupakan suku asli Sunda Banten yang masih menjaga

R-Han 122

Dirgantara Indonesia (PT DI) Indonesia dengan kecepatan maksimum Mach 2,95 (3.614 km/h) dan jangkauan maksimum 32 km. Ia digunakan terutama oleh Tentara Nasional

Komando Daerah Militer VI/Mulawarman

Kodim 0915/Tana Tidung Brigif 24/Bulungan Cakti Yonif 613/Raja Alam Yonif 614/Raja Pandita Brigif TP 32/Mangkalihat Yonif TP 879/Rangkok Cakti Yonif TP

Najasyi

translit. An-Najāshī) dan penguasa Kerajaan Aksum yang memerintah dari tahun 614–630 M. Para ulama sepakat bahwa Najashi memberi perlindungan kepada para