📑 Table of Contents
1880
MileniumMilenium ke-2
Abad
Dasawarsa 
Tahun

1880 (MDCCCLXXX) adalah tahun kabisat yang diawali hari Kamis dalam kalender Gregorian dan tahun kabisat yang diawali hari Selasa dalam kalender Julian, tahun ke-1880 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-880 pada Milenium ke-2, tahun ke-80 pada Abad ke-19, dan tahun ke- 1 pada dekade 1880-an. Mulai awal tahun 1880, kalender Gregorian terhitung 12 hari setelah kalender Julian, yang tetap digunakan di sejumlah negara tertentu sampai tahun 1923.

Peristiwa

sunting

Kelahiran

sunting

Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

1880-an

1880-an Masehi adalah dasawarsa pada Milenium ke-2 dan Abad ke-19 yang dimulai dari tanggal 1 Januari 1880 hingga tanggal 31 Desember 1889. 1883: Gunung

Cut Nyak Dhien

Gelar Pahlawan Nasional Indonesia itu oleh Presiden Soekarno. Pada tahun 1880, Cut Nyak Dhien menikah dengan Teuku Umar, setelah sebelumnya ia dijanjikan

Adrien-Jean Le Mayeur

Adrien-Jean Le Mayeur de Merpres (9 Februari 1880 – 31 Mei 1958) ialah seorang pelukis dari Ixelles-Elsene, Belgia. Ia tiba di Singaraja, Bali dengan perahu

W. C. Fields

William Claude Dukenfield (29 Januari 1880 – 25 Desember 1946) yang lebih dikenal sebagai W. C. Fields, adalah seorang pelawak, pemeran, juggler, dan penulis

Hindia Belanda

Istilah "Indonesia" mulai digunakan untuk tempat geografis setelah tahun 1880. Pada awal abad 20, para cendekiawan lokal mulai mengembangkan gagasan Indonesia

Konvensi Nasional Greenback 1880

Konvensi Nasional Greenback 1880 diadakan di Chicago mulai tanggal 9 hingga tanggal 11 Juni 1880. Tujuan penyelenggaraannya untuk memilih calon presiden

Hamengkubuwana VIII

Sri Sultan Hamengkubuwana VIII (3 Maret 1880 – 22 Oktober 1939, lahir dengan nama Gusti Raden Mas Sujadi) adalah salah seorang raja di Kesultanan Yogyakarta

Manchester City F.C.

Stadion Etihad, Manchester. Pertandingan pertama dimainkan pada bulan November 1880. Pada saat itu masih bernama St Mark's (West Gorton). Pada tahun 1887 berubah