1830
MileniumMilenium ke-2
Abad
Dasawarsa 
Tahun

1830 (MDCCCXXX) adalah tahun biasa yang diawali hari Jumat dalam kalender Gregorian dan tahun biasa yang diawali hari Rabu dalam kalender Julian, tahun ke-1830 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-830 pada Milenium ke-2, tahun ke-30 pada Abad ke-19, dan tahun ke- 1 pada dekade 1830-an. Mulai awal tahun 1830, kalender Gregorian terhitung 12 hari setelah kalender Julian, yang tetap digunakan di sejumlah negara tertentu sampai tahun 1923. Dalam sejarah Eropa tahun ini diketahui sebagai tahun yang banyak kerusuhan seperti, Revolusi Juli, Revolusi Belgia dan Pemberontakan November yang masing-masing terjadi di Prancis, Negara dataran rendah dan Polandia.

Peristiwa

sunting

Lihat pula

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Perang Jawa (1825–1830)

yang berlangsung di bagian tengah dan timur Jawa antara tahun 1825 hingga 1830. Perang ini mempertemukan para perlawanan Jawa yang dipimpin oleh Pangeran

Paus Pius VIII

November 1830) adalah kepala Gereja Katolik dan penguasa Negara Kepausan dari tanggal 31 Maret 1829 hingga kematiannya pada bulan November 1830. Masa kepausannya

Keresidenan Bagelen

Keresidenan ini dibentuk pada 27 September 1830, setelah kekalahan penduduk Jawa pada Perang Jawa dari tahun 1825 hingga 1830, yang berakibat daerah ini dianeksasi

Monarki Juli

Juli 1830, dengan Revolusi Juli 1830, dan berakhir pada 23 Februari 1848, dengan Revolusi 1848 . Ini menandai akhir dari Restorasi Bourbon (1814–1830). Itu

1830-an

1830-an Masehi adalah dasawarsa pada Milenium ke-2 dan Abad ke-19 yang dimulai dari tanggal 1 Januari 1830 hingga tanggal 31 Desember 1839. Wikimedia Commons

Diponegoro

Hamengkubuwana III ini memegang peranan penting dalam Perang Jawa tahun 1825 hingga 1830. Setelah kalah dan tertangkap, ia diasingkan ke Manado dan Makassar, dan

Poker

kapal-kapal perjudian di Sungai Mississippi dan sekitar New Orleans pada tahun 1830-an membantu menyebarluaskan permainan ini. Salah satu deskripsi awal poker

Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat

berlangsung selama lima tahun lamanya hingga tertangkapnya Diponegoro pada tahun 1830. Perang tersebut sebenarnya membuat Belanda kewalahan hingga akhirnya pada