172 Days
Poster rilis teatrikal
SutradaraHadrah Daeng Ratu
Produser
SkenarioArchie Hekagery
Berdasarkan
172 Days
oleh Nadzira Shafa
Pemeran
Penata musikTya Subiakto
SinematograferAdrian Sugiono
EditorAline Jusria
Perusahaan
produksi
Tanggal rilis
  • 23 November 2023 (2023-11-23) (Indonesia)
  • 4 April 2024 (2024-04-04) (Netflix)
Durasi103 menit
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia

172 Days adalah film drama Indonesia tahun 2023 yang disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu berdasarkan novel berjudul sama karya Nadzira Shafa. Film produksi Starvision Plus ini dibintangi oleh Yasmin Napper dan Bryan Domani. 172 Days tayang perdana di bioskop pada tanggal 23 November 2023.[1]

Sinopsis

sunting

Film 172 Days mengisahkan tentang perjalanan cinta dan hijrah Zira dan Ameer. Zira adalah seorang gadis yang lahir dan besar di lingkungan yang jauh dari agama Islam. Ia sering bergaul dengan teman-teman yang suka berpesta, minum minuman keras, dan mengonsumsi narkoba.

Seorang perempuan bernama Nadzira Shafa memutuskan untuk berhijrah dan ingin menjalani kehidupan yang lebih baik. Dari proses hijrahnya tersebut, Nadzira Shafa mulai banyak mempelajari tentang ilmu agama serta kerap kali hadir dalam suatu majlis pengajian. Pada suatu hari di tempat pengajiannya tersebut, Nadzira Shafa menjumpai seorang ustaz yang bernama Ameer Azzikra.

Perubahan Zira yang drastis ini menarik perhatian Ameer. Ameer adalah putra dari mendiang Ustaz Arifin Ilham, seorang ulama dan pendakwah yang sangat terkenal di Indonesia. Ameer adalah seorang pemuda yang taat beragama dan memiliki akhlak yang mulia.

Ameer pun mulai mendekati Zira. Ia mengajak Zira untuk ta'aruf dan menikah. Zira pun menerima ajakan Ameer dan mereka pun menikah.Kehidupan pernikahan Zira dan Ameer sangat bahagia. Mereka saling mencintai dan saling mendukung. Ameer selalu membimbing Zira untuk menjadi seorang Muslimah yang baik.

Namun, kebahagiaan mereka tidak bertahan lama. Ameer yang menderita penyakit kritis harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Zira pun setia mendampingi Ameer selama masa-masa sulitnya. Akhirnya, Ameer mengembuskan napas terakhirnya di usia yang masih sangat muda, 22 tahun. Kepergian Ameer meninggalkan duka yang mendalam bagi Zira.

Meskipun begitu, Zira tetap tabah dan ikhlas menerima kepergian Ameer. Ia meyakini bahwa Ameer telah pergi ke tempat yang lebih baik. [2]

Pemeran

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Film 172 Days Kapan Tayang di Bioskop? Ini Jadwal Tayang Film Kisah Cinta Nadzira Shafa dan Alm Ameer Azzikra". Jatim Network.
  2. ^ "Sinopsis Film 172 Days: Kisah Cinta Islami yang Menggetarkan Hati". AyoBadung.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Komando Resor Militer 172

Militer 172/Praja Wira Yakthi atau Korem 172/PWY adalah sebuah Komando Resor Militer yang berada di bawah komando dari Kodam XVII/Cenderawasih. Korem 172/PWY

170-an

(166-180) 172 - Tahun terakhir (tahun kelima) dari era Jianning dan mulainya era Xiping di Dinasti Han di Cina. 172 - Montanisme berkembang. 172 - Ke Bineng

Kota Tebing Tinggi

dengan luas wilayah 38,44 km². Pada tahun 2020 memiliki penduduk sebanyak 172.838 jiwa, dengan kepadatan 4.496 jiwa/km², dan pada pertengahan tahun 2024

Daftar kecamatan dan kelurahan di Indonesia

Provinsi Bengkulu terdiri dari 9 kabupaten, 1 kotamadya, 128 kecamatan, 172 kelurahan, dan 1.341 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya diperkirakan

Kabupaten Enrekang

memiliki luas wilayah 1.786,01 km² dan jumlah penduduk tahun 2021 sebanyak 225.172 jiwa. Sejak abad XIV, daerah ini disebut Massenrempulu yang artinya meminggir

Daftar kecamatan dan kelurahan di Bengkulu

Provinsi Bengkulu terdiri dari 9 kabupaten, 1 kotamadya, 128 kecamatan, 172 kelurahan, dan 1.341 desa. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya diperkirakan

Hong Kong

Beliefs and Practices. Sussex Academic Press. hlm. 263. ISBN 978-1-84519-172-6. Xi, Xu; Ingham, Mike (2003). City Voices: Hong Kong writing in English

Yasmin Napper

"Biodata dan Agama Yasmin Napper, Aktris Cantik yang Viral Berkat Film 172 Days". Okezone Celebrity. Diakses tanggal 14 Juni 2024. Tasya Mutiara, Adinda