📑 Table of Contents
1660
MileniumMilenium ke-2
Abad
Dasawarsa 
Tahun

1660 (MDCLX) adalah tahun kabisat yang diawali hari Kamis dalam kalender Gregorian dan tahun kabisat yang diawali hari Minggu dalam kalender Julian, tahun ke-1660 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-660 pada Milenium ke-2, tahun ke-60 pada Abad ke-17, dan tahun ke- 1 pada dekade 1660-an. Mulai awal tahun 1660, kalender Gregorian terhitung 10 hari setelah kalender Julian, yang tetap digunakan di sejumlah negara tertentu sampai tahun 1923.

Peristiwa

sunting
  • Arung Palakka dan sekitar 10 000 orang Bugis dari Bone memberontak, tetapi dituntas kerajaan Gowa.
  • Agustus-Desember: kerajaan Gowa dan VOC menandatangani suatu perjanjian perdamaian.

Kelahiran

sunting

Kematian

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin

Gowa, yang berperang melawan Perusahaan Hindia Timur Belanda pada tahun 1660-an. Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terletak di perbatasan Makassar

Rakyatullah dari Banjar

Ri'ayatullah adalah Sultan Banjar yang memerintah Kesultanan Banjar antara tahun 1660 sampai tahun 1663, sebagai pengganti sementara Sultan Saidullah dari Banjar

Hasanuddin dari Gowa

Hasanuddin memandang bahwa cara yang demikian itu adalah kezaliman. Pada tahun 1660, VOC Belanda menyerang Makassar, tetapi belum berhasil menundukkan Kesultanan

Daftar Sultan Brunei

(1619–1649) Abdul Jalilul Jabbar (1649–1652) Muhammad Ali (1652–1660) Abdul Hakkul Mubin (1660–1673) Muhyiddin (1673–1690) Nasruddin (1690–1705) Hussin Kamaluddin

Saidullah dari Banjar

memerintah Kesultanan Banjar sejak tahun 1645 hingga kematiannya pada tahun 1660. Ia memerintah menggantikan ayahnya, Inayatullah dari Banjar. Jika dihitung

Kerajaan Inggris

(tahun 1603–1707) yang sempat diselingi interegnum dari tahun 1649 sampai 1660. Sebenarnya semua kepala negara Inggris pasca-1066 adalah orang-orang keturunan

1660-an

1660-an Masehi adalah dasawarsa pada Milenium ke-2 dan Abad ke-17 yang dimulai dari tanggal 1 Januari 1660 hingga tanggal 31 Desember 1669. 1660: Untung

Brunei Darussalam

Akbar (1598 - 1659) Sultan Abdul Jalilul Jabbar (1659 - 1660) Sultan Haji Muhammad Ali (1660 - 1661) Sultan Abdul Hakkul Mubin (1661 - 1673) Sultan Muhyiddin