1590
MileniumMilenium ke-2
Abad
Dasawarsa 
Tahun

1590 (MDXC) adalah tahun biasa yang diawali hari Senin dalam kalender Gregorian dan tahun biasa yang diawali hari Kamis dalam kalender Julian, tahun ke-1590 dalam sebutan Masehi (CE) dan Anno Domini (AD), tahun ke-590 pada Milenium ke-2, tahun ke-90 pada Abad ke-16, dan tahun ke- 1 pada dekade 1590-an. Mulai awal tahun 1590, kalender Gregorian terhitung 10 hari setelah kalender Julian, yang tetap digunakan di sejumlah negara tertentu sampai tahun 1923.

Peristiwa

sunting

1 Juli - Guru Patimpus Sembiring Pelawi membuka kawasan hutan dan membangun sebuah kampung yang menjadi asal-usul Kota Medan.

Kematian

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pengepungan Odawara (1590)

Odawara (小田原征伐code: ja is deprecated , Odawara seibatsu) terjadi pada tahun 1590, dan merupakan dalam misi Toyotomi Hideyoshi untuk menghilangkan klan Hojo

Kota Medan

Sungai Deli dan Sungai Babura. Hari jadi Kota Medan ditetapkan pada 1 Juli 1590. Selanjutnya pada tahun 1632, Medan dijadikan pusat pemerintahan Kesultanan

Perang Utsmaniyah-Safawiyah (1578-1590)

Perang Utsmaniyah-Safawiyah (1578–1590) adalah salah satu konflik yang melibatkan dua musuh bebuyutan di kawasan Timur Tengah, yaitu Kesultanan Utsmaniyah

1590-an

1590-an Masehi adalah dasawarsa pada Milenium ke-2 dan Abad ke-16 yang dimulai dari tanggal 1 Januari 1590 hingga tanggal 31 Desember 1599. Wikimedia Commons

Konklaf 1590

Pada tahun 1590, terjadi dua kali konklaf: Konklaf September 1590, yang memilih Paus Urbanus VII Konklaf Oktober–Desember 1590, yang memilih Paus Gregorius

Ahmed I

(Bahasa Turki Utsmani: احمد اول Aḥmed-i evvel, Bahasa Turki:I.Ahmet) (18 April 1590 – 22 November 1617) adalah Sultan Turki Usmani dari 1603 hingga kematiannya

Guru Patimpus

Patimpus Sembiring Pelawi (lahir di Aji Jahe, Taneh Karo, ca 1540–1 Juli 1590) adalah pendiri Kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia, yang diambil dari

Senapati dari Mataram

bahwa Mataram kelak akan dipimpin keturunan kakak perempuannya. Pada tahun 1590 gabungan pasukan Mataram, Pajang, Pati, dan Demak bergerak menyerang Madiun