Kano dari kayu dan kanvas ini mencerminkan kano peninggalan di Amerika Utara.

Kano atau wangkang adalah sebuah perahu kecil dan sempit, yang biasanya digerakkan dengan tenaga manusia, namun ada juga yang menggunakan layar. Bentuk kano umumnya lancip pada kedua ujungnya dan terbuka di bagian atasnya, tetapi bagian ini dapat diberi tutup.

Kano yang menggunakan tenaga manusia digerakkan dengan Kayuh. Jumlah pengayuhnya tergantung pada ukuran kanonya sendiri (umumnya dua). Para pengayuh duduk menghadap ke arah tujuan perjalanan. Mereka duduk di pada pendukung yang ada di badan perahu, atau berlutut langsung di badan perahu tersebut. Hal ini membedakan cara mengayuh kano dengan dayung olahraga dayung; dalam dayung para pengayuh duduk membelakangi tujuan perahunya. Kayuh kano dapat bersisi tunggal atau bersisi dua.

Sejarah Singkat Kano

sunting

Kano telah digunakan sejak zaman kuno oleh berbagai peradaban untuk transportasi dan perdagangan. Pada abad ke-19, kano mulai populer sebagai alat rekreasi di Eropa dan Amerika Utara. Kini, kano menjadi cabang olahraga resmi di Olimpiade sejak 1936.[1]

Galeri gambar

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ Liputan6.com (2024-11-08). "Mengenal Kano: Olahraga Air yang Menantang dan Menyenangkan". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-03-09. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Panglima Wangkang

Panglima Wangkang bergelar Kiay (Kiai) Mas Demang bin Pambakal Kendet (lahir: Marabahan 1812) adalah salah seorang panglima perang dalam Perang Banjar

Adam dari Banjar

kontrak lama kapan datang wangkang di Bandjar seperti wangkang jang sudah biasa dari dahulunja masuk melainkan satu wangkang maka geburmin trada terima

Suku Dayak Bakumpai

Kapuas, Katingan, Kotawaringin Timur,dan Kota Palangka Raya. Panglima Wangkang, panglima Dayak di Barito Kuala dalam Perang Banjar. Panglima Batur, Pahlawan

Sejarah Bangka

Pendapat lain mengatakan nama pulau Bangka berasal dari kata waka atau wangkang yang berarti jung kapal Tiongkok, yang banyak pecah dan tengelam disekitar

Daftar kata serapan dari bahasa Tionghoa dalam bahasa Indonesia

*d₂ləŋ (terj. har. 'perahu'). Yang berasal dari bahasa Tionghoa adalah kata wangkang. Namun kata terakhir ini sebenarnya merupakan kata serapan dari bahasa

Daftar tokoh Dayak

Y Lahajir, Guru Besar Antropologi UGM Panglima Batur, pejuang Panglima Wangkang, pejuang Tumenggung Surapati, pejuang Bulan Jihad, ada juga yang meyakini

Ngabe Anom Soekah

Panglima Wangkang menyerang kekuatan pasukan Belanda di Banjarmasin pada tahun 1870. Peristiwa ini dikenal dengan Perang Wangkang. Wangkang membangun

Sejarah Kalimantan

1867 : Pemberontakan Tagab Koendi di Sampit. 1870 : Pemberontakan Panglima Wangkang. 1872 : Syarif Yusuf Alkadrie menjadi Sultan Pontianak V sampai tahun 1895