Sebuah Napier Lion di Museum Motor Brooklands

Mesin W12 adalah sebuah mesin pembakaran dalam yang memiliki 12 silinder dengan konfigurasi W. Mesin W12 diproduksi dengan 2 konfigurasi. Satu konfigurasinya dengan menggunakan 4 baris silinder yang masing-masing barisnya berisi 3 silinder yang digabungkan ke dalam 2 cabang silinder (2 buah blok Mesin VR6), dan dihubungkan ke satu crankshaft - seperti pada Volkswagen Group W12.[1] Lainnya menggunakan 3 cabang silinder yang masing-masing cabangnya berisi 4 silinder yang dihubungkan ke satu crankshaft[1] seperti pada Napier Lion.

Grup Volkswagen W12

sunting
Mesin W12 Grup Volkswagen dari Volkswagen Phaeton W12

Pada acara Tokyo Motor Show 2001, Grup Volkswagen menunjukkan prototipe dari mesin Volkswagen Nardo W12 Coupé, sebuah mesin W12 berpenggerak roda belakang untuk mobil super berkapasitas 6.0L yang dapat mengeluarkan tenaga 600 tenaga kuda (447 kW; 608 PS). Minggu sebelumnya, mesin ini memecahkan rekor ketahanan dunia 24 jam dengan rata-rata kecepatan 29.524 kilometer per jam (18.345,36 mph), menempuh jarak sejauh 70.857 kilometer (44.028,5 mi). Tapi akhirnya mesin ini tidak jadi diproduksi.

Volkswagen Group sekarang memproduksi mesin W12 dengan membentuk mesin VR6 sudut lancip 15° pada sudut 72°.[1] Sudut lancip pada tiap set silindernya hanya membutuhkan 2 overhead camshaft untuk menjalankan setiap pasang dari cabang silinder, jadi totalnya hanya dibutuhkan 4 buah. Karena sedikit aneh ini, maka mesin ini bisa disebut mesin "WR12". Desain mesin ini berbeda total dengan mesin W18 yang pernah dibuat untuk mobil konsep Bugatti 1998-1999.

Audi A8 2011 memakai mesin terbaru W12 berkapasitas 6.3 liter dengan tenaga 500 PS.

Keuntungan dari mesin W12 adalah lebih ringkas sehingga Audi mampu membuat sedan berpenggerak 4 roda dengan mesin W12. Mesin V12 konvensional tidak dapat digunakan Audi, karena mereka hanya bisa membuat sedan berpenggerak roda belakang saja, hal ini terjadi karena sudah tidak ada lagi ruang kosong di mesin untuk meletakkan diferensial dan beberapa komponen lainnya. Malahan, Audi A8L W12 6.0L ini ukurannya sedikit lebih kecil daripada Audi A8 yang memakai mesin 4.2L. [2]

Mesin Volkswagen W12 ini dipakai di beberapa mobil mewah mereka:

Referensi

sunting
  1. ^ a b c Wan, Mark. "Volkswagen's VR6 and W-engines - W12". AutoZine.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-01-26. Diakses tanggal 31 December 2009.
  2. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-10-30. Diakses tanggal 2011-06-13.
  3. ^ "Audi A8L details". WorldCarFans.com. Audi of America. 2004-01-12. Diakses tanggal 2009-08-26.
  4. ^ "Continental Flying Spur specification". BentleyMotors.com. Bentley Motors Limited. Diakses tanggal 2 September 2009.
  5. ^ "Continental Flying Spur Speed specification". BentleyMotors.com. Bentley Motors Limited. Diakses tanggal 2 September 2009.
  6. ^ "Volkswagen Phaeton - in depth". WorldCarFans.com. Volkswagen AG. 2002-03-01. Diakses tanggal 2009-08-26.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Mercedes W13

warna tradisional mereka, yaitu perak, setelah mobil terdahulu, W11 dan W12 berwarna merah dalam rangka mendukung gerakan Black Lives Matter, sementara

Audi

dimodifikasi. Untuk versi sedan paling mewahnya, Audi A8L W12 Audi memilih untuk menggunakan Mesin W12 milik Grup Volkswagen daripada memakai Mesin V12 yang

Volkswagen Touareg

dan sport/utility tahunan untuk 2004 majalah Motor Trend. Produksi Touareg W12 terbatas 500 unit saja. Dan 330 di antaranya ditujukan ke Arab Saudi, dan

Garuda Indonesia Penerbangan 152

pendekatan SPI ke landasan pacu 05 Medan dan terbang pada arah 360° di Airway 585/w12. Setelah turun ke 3.000 kaki, kru diperintahkan berbelok ke kiri 240° untuk

Bentley Bentayga

konstruksi unibody dan full-time all-wheel drive serta Volkswagen Mesin bi-turbo W12 dan platform MLB Group, yang terakhir digunakan bersama Audi Q7 generasi

Blok silinder

dengan jumlah silindernya misalnya saja Mesin W8 difunakan pada VW Passat, W12 Pada Mesin VW Phaeton, Toureg, Bentley Continental GT. Puncak Perkembangan

Lewis Hamilton

W08 EQ Power+ F1 W09 EQ Power+ F1 W10 EQ Power+ F1 W11 EQ Performance F1 W12 E Performance F1 W13 Divisi mesin Mercedes AMG High Performance Powertrains

Bentley Flying Spur (2005)

Continental Flying Spur, Continental Flying Spur Speed, Flying Spur, Flying Spur W12 Mulliner BENTLEY Continental Flying Spur Speed – 2009 Test drive and review