Pembunuhan Ermanto Usman
Peta
Lokasi6°15′03″S 106°57′22″E / 6.2508433°S 106.9561140°E / -6.2508433; 106.9561140
Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat
Tanggal02 Maret 2026 (2026-03-02)
Sekitar pukul 03.00 – 04.00 WIB (UTC+07:00)
SasaranErmanto Usman dan Pasmilawati
Jenis serangan
Pembunuhan, penganiayaan, perampokan (diduga)
SenjataBenda tumpul
Tewas1 (Ermanto Usman)
Luka1 (Pasmilawati)
KorbanErmanto Usman dan Pasmilawati
PelakuOrang Tak Dikenal (OTK)
Jml.  pelaku
Diduga lebih dari satu orang
MotifMasih didalami (diduga perampokan atau terkait aktivitas aktivis korban)
PenyelidikanPolres Metro Bekasi Kota, Polda Metro Jaya (Subdit Jatanras & Resmob)

Pada 2 Maret 2026 dini hari, Ermanto Usman (65), seorang pensiunan PT Jakarta International Container Terminal (JICT), ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat.[1]

Istrinya, Pasmilawati (60), ditemukan dalam kondisi kritis di lokasi yang sama dan kemudian menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Primaya Bekasi.[2]

Kepolisian menyatakan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan belum menyimpulkan secara final apakah peristiwa itu merupakan perampokan disertai kekerasan atau pembunuhan berencana.[3]

Latar belakang korban

sunting

Ermanto Usman
Ermanto Usman dalam acara “MADILOG” tahun 2025.
Lahir(1961-07-22)22 Juli 1961
Bayang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Indonesia
Meninggal2 Maret 2026(2026-03-02) (umur 64)
Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
Nama lain
  • EU
  • Datuk Rajo Gandam
PekerjaanAktivis buruh, mantan Ketua Serikat Pekerja JICT
Dikenal atasAktivisme buruh pelabuhan, pengungkapan dugaan korupsi perpanjangan kontrak JICT

Ermanto Usman merupakan pensiunan PT Jakarta International Container Terminal (JICT), anak perusahaan Pelindo II.[4] Semasa aktif bekerja, ia menjabat sebagai ketua serikat pekerja dan dikenal vokal dalam menyuarakan isu-isu ketenagakerjaan serta tata kelola pelabuhan.[5] Ia disebut pernah dua kali diberhentikan dari pekerjaannya, namun keputusan tersebut dibatalkan oleh Menteri Perhubungan saat itu.[6]

Setelah pensiun sekitar sembilan tahun sebelum kejadian, ia menjabat sebagai Ketua Paguyuban Pensiunan JICT dan tetap aktif menyuarakan pandangan melalui berbagai forum, termasuk siniar. Pada 15 Desember 2025, ia tampil dalam siniar “MADILOG” Forum Keadilan TV membahas dugaan penyimpangan perpanjangan kontrak JICT dengan perusahaan berbasis Hong Kong, Hutchison Port Holdings, yang dilakukan oleh PT Pelindo II.

Dalam pernyataannya, ia merujuk hasil audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2018 yang menyebut adanya potensi kerugian negara sebesar 360 juta dolar AS atau sekitar Rp4,08 triliun akibat kekurangan upfront fee dalam perpanjangan kontrak yang ditandatangani pada 5 Agustus 2014.[7] Audit tersebut sebelumnya diserahkan ke DPR pada 13 Juni 2017 dan memuat temuan terkait prosedur perpanjangan kontrak, termasuk tidak dimasukkannya rencana tersebut dalam dokumen RJPP dan RKAP, tidak adanya permohonan izin konsesi kepada Menteri Perhubungan, serta penunjukan mitra tanpa mekanisme pemilihan yang semestinya.[8]

Kasus tersebut sempat dibahas dalam Panitia Khusus DPR RI periode 2014–2019. Dalam siniar tersebut, Ermanto juga menyampaikan bahwa pansus DPR mengeluarkan tujuh rekomendasi, termasuk pembatalan kontrak, yang menurutnya tidak dijalankan hingga akhir masa bakti DPR periode tersebut.[9]

Kronologi kejadian

sunting

Peristiwa terungkap saat anak bungsu korban, yang tinggal serumah, terbangun untuk sahur sekitar pukul 04.00–04.15 WIB dan merasa curiga karena tidak dibangunkan seperti biasanya. Ia turun ke lantai bawah dan mendapati rumah dalam keadaan gelap. Pintu kamar orang tuanya terkunci dan tidak ada jawaban saat dipanggil.[10]

Upaya membuka pintu tidak berhasil. Keluarga dan tetangga kemudian membantu memecahkan kaca jendela kamar yang menghadap garasi untuk membuka akses. Kedua korban ditemukan tergeletak bersimbah darah. Ermanto berada di atas kasur, sedangkan Pasmilawati tergeletak di lantai kamar. Seorang tetangga menyatakan mendengar rintihan dari dalam kamar sebelum evakuasi.

Keduanya segera dibawa ke Rumah Sakit Primaya Bekasi. Ermanto dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 06.00 WIB, sementara istrinya menjalani perawatan intensif.

Pemeriksaan awal medis menunjukkan adanya luka akibat benda tumpul di bagian kepala. Seorang tetangga yang membantu evakuasi menyatakan tidak melihat adanya luka sayatan atau tusukan.

Temuan di tempat kejadian perkara

sunting

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan dugaan pelaku masuk melalui jendela. Di pagar depan rumah yang berbatasan dengan lahan kosong ditemukan jejak kaki. Polisi menduga pelaku memanjat pagar kompleks setinggi sekitar dua meter untuk menghindari pantauan.

Sejumlah kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi telah diamankan.[11] Namun, salah satu tetangga menyatakan kamera pengawas di rumahnya tidak merekam aktivitas mencurigakan pada waktu kejadian.[12]

Direktorat Polisi Satwa menurunkan anjing pelacak (K-9) yang menyisir hingga ke kawasan Jalan Raya Kalimalang. Jejak sempat terhenti di sebuah bangunan bekas tempat pencucian motor yang kini digunakan sebagai penampungan barang rongsokan. Polisi memeriksa tiga orang pegawai di lokasi tersebut, namun belum ditemukan indikasi keterlibatan.[13]

Barang yang dilaporkan hilang

sunting

Keluarga melaporkan hilangnya dua kunci mobil, kunci rumah dan kamar, telepon genggam kedua korban, dompet, serta gelang emas milik Pasmilawati. Meski demikian, kendaraan korban tetap berada di rumah, sementara brankas dan sejumlah dokumen penting dilaporkan tidak disentuh.[14]

Kondisi kamar korban yang terkunci serta hilangnya kunci menjadi salah satu fokus pendalaman penyidik. Pintu kamar disebut biasanya tidak dikunci saat tidur.

Tanggapan keluarga dan tokoh publik

sunting

Anak korban menyatakan meyakini peristiwa tersebut bukan sekadar perampokan, melainkan pembunuhan yang terencana.[15] Keluarga juga menyoroti kondisi lantai dua rumah yang tetap dalam keadaan rapi dan steril, meskipun salah satu anak berada di sana saat kejadian dan tidak mendengar kegaduhan.[16]

Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, meminta aparat penegak hukum tidak terburu-buru menyimpulkan motif sebagai perampokan semata dan mendorong penyelidikan mendalam, termasuk kemungkinan adanya pihak lain di balik peristiwa tersebut.[17] Pernyataan tersebut disampaikan kepada media dan bukan merupakan kesimpulan resmi penyidik.[18]

Penyelidikan

sunting

Penyelidikan dilakukan oleh Polres Metro Bekasi Kota dengan dukungan Subdirektorat Reserse Mobile (Resmob) dan Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya.[19] Kepolisian menyatakan masih mendalami motif, jumlah pelaku, serta kemungkinan keterkaitan dengan latar belakang aktivitas korban.

Hingga laporan media terakhir pada awal Maret 2026, pelaku belum diumumkan dan kasus masih dalam proses penyelidikan.[20]

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Pria di Bekasi Ditemukan Tewas di Kamarnya, Istrinya Kritis". Tempo. 2 Maret 2026 | 16.52 WIB. Diakses tanggal 2026-03-06.
  2. ^ "Istri Aktivis Pelabuhan Korban Penusukan Masih Kritis". Tempo. 6 Maret 2026 | 10.40 WIB. Diakses tanggal 2026-03-06.
  3. ^ rhama.purnajati@kompas.com, Rhama Purna Jati- (2026-03-03). "Police Suspect Ermanto Usman Was the Victim of a Robbery". Kompas.id. Diakses tanggal 2026-03-06.
  4. ^ Indira, Rachma. "Sosok Korban Pembunuhan di Jatibening Bekasi: Pensiunan JICT". detiknews. Diakses tanggal 2026-03-06.
  5. ^ Rapika, Nurpini Aulia (2026-03-03). "Tewas di Rumahnya, Ermanto Usman Dikenal sebagai Aktivis Buruh JICT yang Vokal". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-03-06.
  6. ^ "Keluarga Bongkar Sosok Ermanto Usman Pensiunan JICT Tewas di Bekasi, Ada 5 Kejanggalan Diungkap". Tribunjakarta.com. Diakses tanggal 2026-03-06.
  7. ^ "Sosok Ermanto Usman, Korban Tewas saat Sahur di Bekasi: Pernah Bongkar Dugaan Korupsi Rp4 Triliun". Tribun Video. Diakses tanggal 2026-03-06.
  8. ^ "Siapa Sosok Ermanto Usman yang Diduga Dibunuh Perampok di Bekasi?". nasional. Diakses tanggal 2026-03-06.
  9. ^ "Siapa Ermanto Usman? Mantan Pegawai JICT yang Tewas Mengenaskan di Bekasi". suara.com. Diakses tanggal 2026-03-06.
  10. ^ BeritaSatu.com. "Misteri Kematian Eks Pimpinan Serikat JICT, Keluarga Ungkap Fakta Baru". beritasatu.com. Diakses tanggal 2026-03-06.
  11. ^ "Misteri Ermanto Usman Tewas di Bekasi, Polisi Akui Kesulitan karena Tidak Ada CCTV dan Minim Saksi". Wartakotalive.com. Diakses tanggal 2026-03-06.
  12. ^ Amin, Irfan. "Tetangga Sebut Pembunuh Aktivis Ermanto Usman Tak Terpantau CCTV". tirto.id. Diakses tanggal 2026-03-06.
  13. ^ "Polda Metro Kerahkan Tim Elite, Buru Pelaku Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman". suara.com. Diakses tanggal 2026-03-06.
  14. ^ Rapika, Nurpini Aulia (2026-03-03). "Anak Ermanto Usman Yakin Ayahnya Dibunuh karena Punya Pekerjaan Berisiko". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-03-06.
  15. ^ "Keluarga Bantah Rumah Korban Penusukan di Bekasi Kemalingan". Tempo. 3 Maret 2026 | 11.00 WIB. Diakses tanggal 2026-03-06.
  16. ^ "Polisi Diminta Usut Tuntas Kematian Aktivis Pelabuhan". Tempo. 6 Maret 2026 | 09.06 WIB. Diakses tanggal 2026-03-06.
  17. ^ Kurniawan, Febryan Kevin Candra (2026-03-05). "Rieke Dorong Polisi Ungkap Otak Pembunuhan Ermanto Usman: Peristiwa Keji di Bulan Ramadhan". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-03-06.
  18. ^ Mulya, Fath Putra (2026-03-06). "LPSK siap lindungi keluarga korban kasus perampokan di Bekasi". ANTARA News. Diakses tanggal 2026-03-06.
  19. ^ Mumpuni, Ayu. "Bareskrim Buru Penyerang Eks Pegawai JICT Ermanto Usman Bekasi". tirto.id. Diakses tanggal 2026-03-06.
  20. ^ BeritaSatu.com. "Misteri Tewasnya Ermanto Usman di Bekasi, Polisi Masih Kumpulkan Bukti". beritasatu.com. Diakses tanggal 2026-03-06.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pelindo

tahun. Adapun nilai kontrak investasi ini sebesar US$ 423 Juta dengan upfront payment sebesar US$ 243 Juta (sebelum pengembalian aset JICT 2). Skemanya

Hudson Williams

December 3, 2025 – via Instagram. Whittock, Jesse (June 5, 2025). "Bell Upfront: Elliot Page-Produced Comedy, Tom Green And Jared Keeso Shows & U.S. Acquisitions

Daftar buku terlaris

has sold more than 20 million copies." (27 October 2010) New York Times Upfront Diarsipkan 2013-11-05 di Wayback Machine. on The Adventures of Huckleberry

Seychelles

island nation of Nauru so concerned about climate change?". New York Times Upfront. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-10. Diakses tanggal 2012-06-25

Good Will Hunting

pub saat film tersebut dirilis. Adegan interior Harvard Bar difilmkan di Upfront Bar and Grill di Front St. E. di Toronto. The Tasty, di sudut JFK dan Brattle

Boomerang (saluran televisi)

aksi-petualangan di bawah banner Boomeraction. Pada 4 Februari 2014, dalam presentasi upfront Turner, diumumkan bahwa Boomerang akan menjadi jaringan yang didukung iklan

Connor Storrie

Diakses tanggal January 20, 2026. Whittock, Jesse (June 5, 2025). "Bell Upfront: Elliot Page-Produced Comedy, Tom Green And Jared Keeso Shows & U.S. Acquisitions

We Bare Bears

Network's Big New Play, 'We Bare Bears' (EXCLUSIVE)". "Cartoon Network Unveils Upfront Slate For 2014–15". Deadline Hollywood. Penske Media Corporation. 10 Maret