📑 Table of Contents

High Resolution Imaging Science Experiment (disingkat : HiRISE) adalah instrumen kamera beresolusi tinggi pada wahana Mars Reconnaissance Orbiter (MRO), yang telah mengorbit dan mengamati Mars sejak tahun 2006. Instrumen ini memiliki massa 65 kg (143 lb) dan biaya pembangunan sekitar US$40 juta. HiRISE dikembangkan oleh Ball Aerospace & Technologies Corp. di bawah arahan Lunar and Planetary Laboratory, Universitas Arizona. Perangkat ini menggunakan teleskop reflektor dengan bukaan 0,5 m (19,7 in), yang merupakan teleskop optik terbesar yang pernah dikirim pada penjelajahan antariksa dalam. Resolusinya mencapai 0,3 m/piksel (1 ft/piksel), sehingga mampu mendeteksi objek dengan ukuran kurang dari satu meter. HiRISE telah merekam citra beberapa wahana penjelajah Mars di permukaan, termasuk Opportunity dan Curiosity.[1]

Tujuan

sunting

HiRISE dirancang untuk memperoleh citra permukaan Mars dengan ketelitian melampaui instrumen pendahulunya.[2][3] Citra yang dihasilkan digunakan untuk karakterisasi kawah muda, kipas aluvial, fitur aliran kental, dan daerah bertekstur pitted yang mengandung breksi klastik. Data ini dimanfaatkan untuk analisis umur fitur geologi, pemilihan lokasi pendaratan misi, serta kajian bentuk lahan seperti saluran dan lembah kuno, struktur vulkanik, kemungkinan cekungan danau atau samudra purba, dan lapangan bukit pasir seperti Hagal dan Nili Patera.[4] HiRISE dapat memotret lokasi yang diajukan oleh publik melalui program HiWish. Citra hasil pemotretan tersedia secara daring untuk dilihat, diunduh, atau dianalisis menggunakan perangkat lunak HiView, sehingga kamera ini dikenal sebagai “The People’s Camera”.[5]

Desain

sunting

HiRISE menggunakan cermin utama berdiameter 0,5 meter dan kamera CCD berkapasitas tinggi. Resolusi sudutnya mencapai 1 mikroradian, setara dengan 0,3 meter pada ketinggian orbit 300 km. Instrumen ini memotret dalam tiga pita spektral: 400–600 nm (biru–hijau), 550–850 nm (merah), dan 800–1.000 nm (inframerah dekat). Massa total instrumen adalah 64,2 kg.[6][7]

Citra merah memiliki lebar 20.048 piksel (sekitar 6 km pada ketinggian 300 km), sedangkan citra biru–hijau dan inframerah dekat memiliki lebar 4.048 piksel (sekitar 1,2 km). Perekaman dilakukan oleh 14 sensor CCD berukuran 2048 × 128 piksel. Pembacaan dilakukan seiring gerak orbit, sehingga tinggi citra hanya dibatasi oleh kapasitas memori onboard sebesar 28 Gbit (3,5 GB). Ukuran maksimum citra merah terkompresi 8 bit sekitar 20.000 × 126.000 piksel (2.520 megapiksel), sementara citra pada pita lain mencapai 4.000 × 126.000 piksel (504 megapiksel). Citra tunggal yang tidak terkompresi dapat mencapai 28 Gbit, tetapi citra yang dikirim biasanya berukuran sekitar 11,2 Gbit. Data dipublikasikan dengan format JPEG 2000. HiRISE mampu menghasilkan pasangan citra stereo, memungkinkan penentuan topografi dengan ketelitian sekitar 0,25 meter.[8][9]

Referensi

sunting
  1. ^ "Mars Orbiter Photographs Old NASA Lander". Voice of America (dalam bahasa Inggris). 2012-02-08. Diakses tanggal 2025-11-14.
  2. ^ Ebben, Thomas H.; Bergstrom, James; Spuhler, Peter; Delamere, Alan; Gallagher, Dennis (2007-09-13). "Mission to Mars: the HiRISE camera on-board MRO". SPIE Proceedings. 6690. SPIE: 66900B. doi:10.1117/12.739930.
  3. ^ Delamere, A., Becker, I., Bergstrom, J., Burkepile, J., Day, J., Dorn, D., Gallagher, D., Hamp, C., Lasco, J., Meiers, B., Sievers, A., Streetman, S., Tarr, S., Tommeraasen, M., & Volmer, P. (2003, July). MRO High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE): Instrument development. Paper presented at the 6th International Conference on Mars. Ball Aerospace & Technologies Corporation/University of Arizona. Diakses secara daring dari https://marsoweb.nas.nasa.gov/HiRISE/papers/6th_int_mars_conf/Delamere_HiRISE_InstDev.pdf
  4. ^ "HiRISE | High Resolution Imaging Science Experiment". hirise.lpl.arizona.edu. Diakses tanggal 2025-11-14.
  5. ^ "HiRISE: The People's Camera". marsoweb.nas.nasa.gov. Diakses tanggal 2025-11-14.
  6. ^ "HiRISE Instrument Parameters". marsoweb.nas.nasa.gov. Diakses tanggal 2025-11-14.
  7. ^ "Mission to Mars : the HiRISE camera on-board MRO". Proceedings of SPIE, the International Society for Optical Engineering. ISSN 0277-786X.
  8. ^ Gallagher, Dennis; Bergstrom, Jim; Day, Joe; Martin, Bryan; Reed, Timothy; Spuhler, Peter; Streetman, Scott; Tommeraasen, Mark (2005-08-18). "Overview of the optical design and performance of the high resolution science imaging experiment (HiRISE)". SPIE Proceedings. 5874. SPIE: 58740K. doi:10.1117/12.618539.
  9. ^ Smith, J., & Jones, A. (t.t.). Fact sheet: Icons of exploration. Center for Earth and Planetary Studies, Smithsonian National Air and Space Museum. Diakses secara daring dari https://web.archive.org/web/20130621134946/http://airandspace.si.edu/research/ceps/cepsicons/highlights/fact_sheet_front.pdf

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ford Motor Company

untuk menggunakan teknologi terbaru. Ford bekerjasama dengan Coulomb Technologies dalam penyediaan 5000 stasiun pengisian listrik untuk Ford Blue Oval

Petualangan Tintin

contoh, dalam edisi bahasa Prancis namanya bisa disingkat menjadi Profesor TT (Professeur Tryphon Tournesol), dalam edisi bahasa Indonesia, Profesor CC

.cm

Internet untuk Kamerun. "Department of Information and Communication Technologies Infrastructure and Access Networks". minpostel.gov.cm (dalam bahasa Inggris

Saus keju

hlm. 447. ISBN 978-1-4614-1586-2. Diakses tanggal 3 November 2021. Huang, T.T. (1968). Utilization of Butter and Cheese in Canned Vegetables. University

Sintesis gen buatan

2025-11-01. From Genes to Genomes: Concepts and Applications of DNA Technology. (t.t). School of Advanced Study, University of London. Diakses secara daring dari

Radio melalui serat

hand over. ROF untuk daerah terpencil CS yang memakai Tuneable Transmitter (TT) dan Tuneable Receiver (TR) dapat memperlebar jangkauan gelombang. Selain

Volkswagen

Group lainnya yaitu Jetta, New Beetle, SEAT Toledo, SEAT León, Audi A3, Audi TT, dan Škoda Octavia. Model lain yang dimiliki VW saat itu di antaranya hatchback

Desain wahana antariksa

Pengendalian Putaran. Teknik Kontrol Tiga Sumbu. Telemetri, pelacakan, dan perintah (TT&C) digunakan untuk komunikasi antara wahana antariksa dan sistem darat. Fungsi